Met dan Adi Dunsanak,
 
Rancak bana tu mah ide iko, siapo tahu Uda Fasli bisa juo mambantu mambukakan 
jalan. Krn Surau Tuo iko di Sumbar masih banyak yg lain dan mungkin paralu 
dibantu, selagi ado yang bisa...
 
Email iko yg kito sebar kapatang, juo indak sio-sio, tadi malam ado hamba Allah 
yg telpon dan menyampaikan sangat miris maliek kondisi aset berharga tsb. Dia 
siap membantu perbaikan fasilitas disekitar surau iko. Silahkan baco di 
komentar foto tsb.

Skln utk dunsanak Arman Bahar, kito barusan cek ke Kab. Solok, ternyata Surao 
iko sudah dibawah kontrol badan konservasi nasional, Depbudpar katanya. Jadi 
utk biaya perawatan dan gaji 'garin' nya, sudah dari situ. Tetapi ya baru 
itu... ya lumayanlah... Setidaknya terjawab, kenapa Surau tsb masih bisa 
berdiri baik... Waktu pembuatan Film Dokumenter "Mak Itam & Me", Christine 
Hakim dan Ricky Avenzora juga sempat mampir ke Surau Tuo ini...
 
Sabatuanyo, Surau serupa, ciek lai ado di Riau. Tapi katanya atoknyo alah 
barubah. Jadi utk Sumatera Tengah, inilah surau tertua yg masih ada. Mungkin 
pertanyaan yg belum terjawab berdasarkan masukkan Bung Edi, Inal, Mak Ngah, 
dll., arsitekturnya mirip mesjid Demak, Islam masuk dari pesisir, tapi kenapa 
Surau ini kok ada dilokasi ini...?
 
Semoga bisa kita bantu mempertahankannya. Trims.
 
Wass,
Nofrins
 

--- On Sun, 9/6/09, yumetra fidel amir <[email protected]> wrote:


From: yumetra fidel amir <[email protected]>
Subject: [Wisata Minang] RE: [...@ntau-net] Re: Foto: SURAU TUO 1657 di Kayu 
Jao - Kab. Solok,Sumbar
To: "[email protected]" <[email protected]>
Cc: "[email protected]" <[email protected]>, 
"[email protected]" <[email protected]>, "[email protected]" 
<[email protected]>, "[email protected]" <[email protected]>, 
"[email protected]" <[email protected]>
Date: Sunday, September 6, 2009, 3:34 AM


  



Sanak2 : NOFRINS, INDRA CTRI, RIRI, ASLIM, ANDRINOF, ARIF, dan Tim DKRN 
(Deklarasi Kubang Rantau Net). . . 

Ttg TIGO SARANGKAI : &quot;SilekTuo, Surau2 Tuo, Rumah2 Gadang Tuo&quot;, kok 
awak masuak an sbg tambahan materi Tim DKRN baanyo ?? Mumpung alun bsuo jo 
daFASLI JALAL... Bia mampakayo bahan nan ka didiskusikan jo Baliau. Mohon 
tanggapan basamo.... 
TQ. Met.

Riri Mairizal Chaidir wrote: 
> Saya
> rasa pointnya bukan "tahun berapa surau ini didirikan", tapi bagaimana
> melestarikannya, dan bahkan bisa "menghidupkan" daerah sekitarnya. 
>   
> Kalau
> menurut saya, jika itu ditanyakan ke pebisnis pariwisata tentunya dia akan
> berhitung, seberapa "worth" bangunan tersebut untuk dipromosikan. Karena
> di milis ini banyak pakar dan praktisinya, tentu saya tidak dalam posisi 
> untuk berwacana
> "bagaimana caranya". 
>   
> Kalau
> dari sisi pemeritah, itu mungkin saja, asal bisa "mempromosikan" nya
> ke Pemkab (bukan ke Pemprov, krn ini bukan soal policy lagi). Setahu saya,
> pemkab2 di Sumbar memasukkan "pariwisata" sebagai salah satu
> "urusan pilihan" berdasarkan PP38/2007. Pendekatannya bisa dengan
> mengingatkan ini potensial untuk pariwisata dan/ obyek yang harus
> dikonsevasikan 
>   
> Riri 
> Bekasi,
> l, 47 
>   
>   
>   
> -----Original Message----- 
> From: rantau...@googlegro ups.com [mailto:rantau...@googlegro ups.com] On 
> Behalf
> Of edyut...@yahoo. com 
> Sent: Saturday, September 05, 2009 1:46 PM 
> To: rantau...@googlegro ups.com 
> Subject: [...@ntau-net] Re: Foto: SURAU TUO 1657 di Kayu Jao - Kab. 
> Solok,Sumbar 
>   
> Pengaruh aceh lebih banyak di daerah pesisir barat
> sumatra, tp tak terlihat di pedalaman. Abad 16 mmg 1slam telah berkembang di
> Minangkabau, tp belum establish. Padri muncul setelah Abad 18. Saya kira 
> sangat
> sulit mencari sebuah bangunan yg berumur 350 tahun, spt surau di solok tu. 
> Powered by Telkomsel BlackBerry® 
>   
> -----Original Message----- 
> From: Syafrinal Syarien <ssyar...@yahoo. com> 
>   
> Date: Fri, 4 Sep 2009 23:34:26 
> To: <rantau...@googlegro ups.com> 
> Subject: [...@ntau-net] Re: Foto: SURAU TUO 1657 di Kayu
> Jao - Kab. Solok, 
>  Sumbar 
>   
>   
>   
> Tahun 1657 Islam sudah cukup berkembang di Minangkabau. 
> Karena masa keemasan Kesultanan Aceh di era 1607-1636
> yang dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda. Pada masa inilah Aceh mengembangkan
> pengaruhnya sampai ke Palembang. 
> Jadi tak heran kalau di tahun 1657 itu agama Islam sudah
> cukup established di Minangkabau. 
>   
>   
> --- On Fri, 9/4/09, edyut...@yahoo. com
> <edyut...@yahoo. com> wrote: 
>   
> > From: edyut...@yahoo. com <edyut...@yahoo. com> 
> > Subject: [...@ntau-net] Re: Foto: SURAU TUO 1657 di
> Kayu Jao - Kab. Solok, Sumbar 
> > To: rantau...@googlegro ups.com 
> > Date: Friday, September 4, 2009, 10:46 PM 
> >    Bunh Nofrins, kalau 
> > surau sejenis ini masih ada beberapa lagi di Sumbar,
> antar 
> > lain di Limo Kaum, tapi soal taun pembuatannya
> mungkin bukan 
> > pada Abad ke 17 itu. Kalau kita lihat sejarah
> perkembangan 
> > Islam di Minangkabau tahun 1657 rasanya ndak masuk,
> tapi 
> > ndak taulah, sebab sejarah Minangkabau sebelum
> kedatangan 
> > bangs Barat agak kabur. Yang menarik sebetulnya
> surau atau 
> > mesjid di Minangkabau adalah arsitekturnya yang
> sangat 
> > beragam, yang dipengaruhi peradaban dunia. Artinya
> sejarah 
> > perkembangan agama Islam di Minangkabau cukup
> dinamis dan 
> > dialogis. Powered by Telkomsel BlackBerry®From: 
> "Y. Napilus" 
> > Date: Fri, 4 Sep 2009 21:43:15 -0700 (PDT) 
> > To: RantauNet2 
> > Milis<rantau...@googlegro ups.com>; 
> > WSTB<w...@googlegroups. com>; Gebu 
> > Minang<rgm...@yahoogroups. com>; 
> > IPMPP<ip...@yahoogroups. com>; 
> > <minangbandung@ yahoogroups. com>; 
> > <solok-selatan@ yahoogroups. com>; Milis 
> > SMA1Bkt<sma1...@yahoogroups .com>; 
> > MAPPAS<map...@yahoogroups. com>; Milis 
> > Jalan-jalan<jalan_jalan@ yahoogroups. com>; 
> >
> IndoBackPacker<indobackpacker@ yahoogroups. com>; 
> > Indonesia 
> >
> Geographic<indonesia-geographi c...@yahoogroups. com> 
> > Subject: [...@ntau-net] Foto: SURAU TUO 1657 di Kayu 
> > Jao - Kab. Solok, Sumbar 
> > Assww 
> > Adakah yang peduli dg Surau Tuo yg dibangun 
> > tahun 1657 ini, mumpung belum ambruk: 
> > http://west- sumatra.com/ index.php? option=com_ ybggal&Itemid= 27&pdisp= 
> > latest&picid= 5018 
> > Utk ASITA, apakah obyek ini bisa dijadikan salah 
> > satu obyek tujuan wisata..? Agar daerah disekitar
> bisa lebih 
> > hidup dan Pemda memberikan perhatian utk biaya
> perawatannya. 
> > Atau masuk konservasi? Thanks. 
> > Wass,Nofrinswww. west-sumatra. com 
> >        
> >  
> > 
> >   
> > 
> > > 

. 

__,_._,___














      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke