Assalamualaikum ww Kan samo juo jo urang awak yang belum tentu bisa berbahasa Indonesia dengan baik, jadi harus ikut belajar Bahasa Indonesia selama 12 tahun cuba lihat 6 tahun di SD, 3 tahun di SLTP dan 3 tahun lagi SLTA, sedangkan itu banyak diantara mereka yang nilai bahasa Indonesianya cuma dapat enam, kan seharusnya dapat sepuluh dong kan orang Indonesia asli lagi, iya kan?
Artinya tidak semua orang Arab bisa berbahasa Arab dengan baik apalagi untuk sebuah karya sastra yang tinggi terlebih lagi Alquran yang belum tertandingi itu Suai, kelancangan banyak karena ketidak tahuan atau tidak kenal, lihat saja seorang pemuda yang baru datang dari Bengkulu yang pada suatu hari ikut nonton pertandingan voli antar RW dalam rangka HUTRI melihat seorang bapak yang juga penonton disitu terkena sambaran bola pada tubuhnya lalu sang bapak menahan bola voli itu sehingga pertandingan jadi terhenti, panitia, penonton dan para pemain terdiam semuanya ..... Lalu pemuda Bengkulu itu mendatangi sang bapak dan minta agar bola yang disandranya itu dikembalikan, berhasil lalu pertandingan-pun dapat dilanjutkan kembali dan penonton pun larut dan riuh kembali Salah seorang panitia mendatangi pemuda Bengkulu dan berbisik "kamu kenal ya dengan bapak itu tadi, sang pemuda menggeleng lalu sang panitia ini menerangkan bahwa bapak yang menyandera bola tadi adalah jawara kampung ini Serta merta sang pemuda Bengkulu itu pucat pasi mukanya....... Kita2 ini juga begitu karena belum kenal dengan Tuhan, enak aja tanpa merasa bersalah melanggar hukum2 Allah, enak saja tidak sholat, enak saja menyepelekan Alquran, santai aja korupsi termasuk bergunjing seperti yang ibu Hanifah katakan tadi, iyaa kan? Kalaulah pemuda Bengkulu itu tahu bahwa bapak yang menyandra bola tadi adalah Jawara, lebih2 setelah terlihat akar baharnya menggelang dipergelangan tangan-nya belum lagi 6 cincin batu akiknya gedang2 membungkul dijarinya suok kida, amit2 deh gak bakalan selancang itu dia kepada sang Jawara Kalaulah kita kenal dengan Allah yang maha melihat dan maha perkasa itu tak akan ada-lah anggota dewan kita digelandang KPK, pastilah aman gemah ripah loh jenawi negeri kita ini Dan juga aman tenteram damai-lah kita bertetangga karena masing2 kita takut bergunjing karena Allah maha mendengar apa yang kita perkatakan Itulah dia ma'rifatullah atau mengenal Allah sebagaimana yang baru ibu pelajari dalam surek Alfurqan tadi Eh... bara minik lai urang babuko yooo? Selamat berbuka semoga semua ibadah kita dibulan Ramadhan mulia ini diterima Allah dengan ganjaran yang belipat ganda, mohon maaf ambo kok talongsong dih wasalam abp --- On Sun, 6/9/09, hanifah daman <[email protected]> wrote: From: hanifah daman <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: DOA ANAKKU IJUL To: "[email protected]" <[email protected]> Cc: "[email protected]" <[email protected]> Date: Sunday, 6 September, 2009, 8:18 AM Waalaikum Salam WR WB bpk Arman Yth. Makasih atas penjelasan bapak. Nah uraian bpk tsb lumayan masuk akal. Tapi kan hadis2 tsb turun di Arab? Dimana yang membaca mengerti bahasa A rab? Masak ndak kamangarati mrk apa yg mereka baca ? Ya sih ada yg bisa dicerna langsung ada jg tak bisa di cerna langsung. Nah kalau orang awak yang baca kalau hanya baca pasti tak satupun yang nangkap di kepala. Kebetulan selama ini hanifah masuk level ini. Tacangang cangang hanifah manbaco terjemahan saroman terjemahan surat AlFurqan. Bara barek doso bagunjiang jo mamfitnah. Tp dek ndak tau, ringan sen taraso awak bagunjiang. Tapi mdmang iyo, sasudah mangaji walau indak ngarati apo nan di baco taraso lega parasaan. Kalau ndak salah pernah tabaco di hanifah, pilihan pulo urang nan akan mambaco AlQuran tsb. Mohon maaf kalau hanifah keliru. Wass. Hanifah Arman Bahar wrote: > Assalamualaikum ww > > Tepat sekali apa yang telah > disampaikan pak Suheimi bahwa yang bagus itu membaca dan memahami akhirnya > melaksanakan ajaran Al Qur'an” > > Dari keterangan pak dotor ini kan jelas terlihat tingkatan2nya dalam membaca >Alquran > itu bak pituah mamak kito dikampuang “ mangaji sajak dari Alif, babilang sajak > dari aso (esa), naiak dijanjang, turun ditanggo, kato dimulai dipangkanyo” > kan ba itu > > Pertama membacanya > Kedua mempelajarinya > Tidak terkecuali dia orang > Arab asli apalagi kita2 yang bukan Arab ini tentu setiap huruf dan kata perlu > kita pelajari entah itu makhrajnya/phoneticnya, stressingnya/panjangpendeknya, > rithmnya/contractual assimilationnya/dengungnya, terlebihlah lagi meaningnya > karena dia-nya kan > bukan bahasa ibu kita > Ketiga memahaminya/tadabur > Keempat aplikasi dalam kehidupan se-hari2, iyakan? > > Hadist yang dirawikan Muslim > dari abu Hurairah “Kepada kaum yanmg suka ber-jemaah di-rumah2 ibadah membaca > Alquran dan mengajarkanya terhadap sesama, akan turunlah kepadanya ketenangan > dan ketenteraman, akan terlimpah kepadanya rahmat dan mereka akan dijaga oleh > malaikat serta Allah akan selalu akan mengingatnya” > > Dari hadist diateh kan jaleh du bahwa > mambaco kuraan baiak mangarati aratino atawapun tido adolah ibadah dan amal > saliah nan mambao rahmat sarato mampaik bagi nan mambaconyo, manyinari hati > nan > mambaconyo > > Ko hadist nan ciek lai > “Hendaklah kamu beri nur rumah tanggamu dengan sholat dan dengan membaca > Alquran (Baihaki dari Anas RA) > > Ibarat main game go eh, itu > baru level satu walau level satu paidah dan ganjaran-nyo indak tangguang2, > sambuah alah hadist yang menerangkan tentang ini > > Lah, masuak kito ka level duo > langsung level tigo sakali dih? > > Hadist Rasulullah yang > diriwayatkan Ibnu Abbas “Siapa2 yang mempelajari Kitabullah, kemudian > diamalkan > isi yang terkandung didalamnya, Allah akan menunjukinya dari kesesatan dan > akan > dipelihara Nya pada hari kiamat dari siksa neraka yang berat” > > Kalau dilevel pertamo baco > sajo dulu, baiak mangarati atau indak mangarati usah ragu dan banyak tanyo, > lapia taruih sampai malaleh bibia jo lidah tu kok lah pinyak ikua dek lamo > duduak sambia tagak pun buliah, makonyo ado urang nan bisa khatam dalam > saminggu, tantu sajo kan bak kecek mamak juo “hapa jalan dek batampuah lanca > kaji dek ba-ulang” sahinggo indak heranlah ambo kakawan Pakistan ambo tu, awak > alun sampai satangah halaman lah tadonga bunyi kareseh inyo mambaliak next > page > > Imam Al Ghazali dalam Ihya’ > ‘Ulumuddin menggambarkan betapa “para sahabat ber-lomba2 dalam iman dan > ikhlas membaca > Alquran sampai khatam, ada yanmgh khatam dalam sehari semalam saja” > > Let us see the next oleh > Bukhari dan Muslim dari Sitti A’isyah RA “Orang yang membaca Alquran lagi pula > ia mahir kelak mendapat tempat dalam syurga bersama dengan para Rasul yang > mulia, dan yang membaca Alquran tapi tidak mahir, membaca terte-gun2 dan agak > berat lidahnya, ia akan mendapat dua pahala” > > So muloi sajo-lah baco walau > masih ter-bata2 usah pikia bana lai dulu ma’na dan aratinyo, lamo lambek > lancar > surang beko tunyo bak kecek mamak diateh “hapa jalan dek batampuah” malakik > “wing” baca mahir tasamek didado, kan > > “Yang bagus” bak kecek pak > dotor, insya Allah nantikan memang kesana perginya alias level dua, simpan > saja > dulu keraguan seperti “kalau cuma” itu, just go ahead, kan hadist diateh lah > cukuik du untuk meyakinkan awak, “please read, read and read again and again” > > Oh great, tinggal beberapa > halaman lagi yaa, insya Allah besok malam ibu bisa khatam, wow… kebahagiaan > hati khatam Alquran masih sedang akan me-lambai2kan tangannya waiting for your > arrival, hurry up honey…we are happy to see you there > > Wasalam & mohon maaf ko > ta-longsong2 ambo > abp > Get your new Email address! Grab the Email name you've always wanted before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
