Wa’alaikum Salam
Pak Erwin St. Rangkayo Mulia nan ambo hormati
Baiklah pak
Erwin terimo kasih ateh perhatian nya, sayang dunsanak awak nan batanyo ko
indak mambari namonyo, dima tingganya
dan darima asa nagarinyo, dan apo sukunyo. Namun, ambo akan cubo manjawabnyo
samampu ambo, dan kalau kurang tapek kan
lai Angku-angku kito nan lain, ado angku
Dt. Marah Bangso, Angku Dt.Endang, Angku Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah,
angku Dt. Rajo Alam, dan Inyiak Lako,
pertanyaannya adolah sbb:
Bertanya :
Gimana pembagian harta pusako tinggi, apo bisa di bagi2 kauntuak
anak jika orang tua sudah tiado?
Jawab
: Harato pusako tinggi indak buliah dibagi,
jika harato pusako tinggi telah dibagi, dia akan berobah statusnya menjadi
harato pusako randah, dan akirnyo menjadi milik peribadi dan kalaulah jadi
milik pribadi tentu bisa di jual, pada akirnyo harato pusako tinggi akan habis
dan lenyap.
"Pusaka
Tinggi", ini dijual tidak dimakan bali di gadai tidak dimakan sando (sandra).
"Inilah Tiang Agung Minangkabau"
selama ini. Jarang kejadian pusako tinggi menjadi pusako rendah, entah kalau
adat tidak berdiri lagi pada suku yang menguasainya (Hamka, dalam Naim, 1968:29)
Setahu saya laki2 ga dapat warisan apa2 menurut
adat minang sedangkan sekarang posisinya pusako tinggi, gimana solusinya ?
Jawab
: Seperti di jelskan diatas, bahwa harta
pusako tinggi, bukan untuak dibagi2, tetapi hanyalah untuk di ambil hasilnyo
oleh anak-anak yang perempuan. Solusinyo berilah pengertian kepada seluruh
keluarga, tentang pungsi harato pusako tinggi, harta pusako tinggi adalah
sebagai harta komunal, milik bersama, atau harta berjalan yang boleh diambil
hasilnyo sewaktu kita
hidup, kemudian di wariskan pula kepada generasi selanjut dan begitu
seterusnya. Jadi harta pusako tinggi itu, dijual indak dimakan bali, di gadai
indak di mamakan sando (Sandra)
Pertanyaan
; Apakah sebagai mamak di Minangkabau juga
bernafsu pegen dapat warisan?
Jawab : Secara
Normatif tidak begitu, malah harus
sebaliknya seorang mamak harus berusaha melindungi dan memelihara keutuhan
harta
pusako dan kalau bisa malah manambah, sebab kalau harta pusaka tinggi telah
habis, terjual dan
tergadai, maka akan habis dan hilang pulalah pungsi dan kekuatan mamak,
ditengah-tengah anak kemanakan.
Pertanyaan
; Giman solusinya agar ibu saya ga di paksa untuk
tanda tangan perjanjian pembagian warisan yg satu pihak tanpa setuju semua
anak dan kemenakan mereka masing?
Jawab :
Tetaplah pertahankan dengan tidak
memberikan persetujuan untuk menjual atau mengadaikan harta pusaka tinggi
tersebut. Sebab satu orang saja tida setuju maka harta tersubut tidak bisa di
jual atau di gadai.
Dibawah ko ambo tuliskan manfaat tentang harta
pusako, yang harta ini indak buliah di hilang dilanyokkan, “kok di jua indak
dimakn bali,
kok di gadai indak dimakan sando” Ada
beberapa manfaat yang dapat kita lihat dari harta pusaka tinggi ini, antara lai
adalah sbb ;
(1) Harta
pusaka itu adalah sebagai bukti, "asal usul" bahwa seseorang itu
dapat dikatakan keturunan Minang (Etnis Minangkabau) apabila masih ada mempunyai
harta pusaka tinggi. Dalam adat dikatokan, "nan ba pandam ba pakuburan
nan ba sasok bajarami, kok dakek dapek di kakok, kok jauah dapek di
antakan". Seseorang nan indak punyo atau indak lai mempunyai harta
pusaka, berarti indak lai basasok bajarami, tidak ba pandam ba pukuburan, maka
orang atau keluarga yang telah habis harta pusakanya tidaklah lagi
langkap Minangnyo. Indak lai baurek tunggang, indak bapucuak bulek, atau
dengan kato lain kateh indak bapucuak kabawah indak baurek orang tersebut
dapat juga dikatakan "punah" . Punah dalam hal harta pusaka
menurut aturan adat, jika dia meninggal dia dikatakan mati ayam mati
tungau.
Malah ada pendapat para ahli adat, mangatokan bahwa
apabila satu kaum sudah habis harato pusakonya, mako indak paralu lai ma
angkek seorang panghulu, karena adat itu berdiri di atas pusako, cancang
balandasan lompek basitumpu.
(2) Harta pusaka
tinggi itu, adalah sebagai alat permersatu dalam jurai, kaum atau suku, dan
bagi masyarakat Minang pada umum, sekaligus untuk mengetahui, nan sa asa
sakaturunan menurut jalur adat.
(3) Harta pusaka tinggi itu, adalah sebagai harta cadangan, jika ada dunsanak
kemanakan yang kehidupannya agak susah di perantauan boleh babaliak
kakampung uruihlah harta itu. Oleh karenanya dapat kita bayangkan jika harta
pusaka di Minangkabau di perjual belikan, maka masyarakat Minangkabau akan
sama nasibnya dengan masyarakat daerah-daerah lain, akan tersingkir
dari nagari asalnya sendiri
(4) Harta itu adalah amanah yang harus kita
peliahara dan jaga keutuhannya, dan kita pertanggung jawabkan. Boleh hanya
diambil hasilnya dan tidak untuak dimiliki, maka harta itu jangan sampai hilang
atau lenyap ditangan kita. Karena harta itu bukan milik pribadi, tetapi adalah
milik bersama, maka bersama-sama pula memeliharanya. Kalau kita jual bararti
kita telah menjual sesuatu yang bukan milik kita.
Sakutu
sajo nan dapek ambo sampaikan mohon maaf bilo ado nan indak pado tampeknyo, dan
terimo kasih ateh segalo perhatian.
Jakarat,
9 September 2009
Wasslam,
Azmi
Dt.Bagindo ( 57)
Sekum
LAKM Jakarta
--- Pada Rab, 9/9/09, Erwin Moechtar <[email protected]> menulis:
Dari: Erwin Moechtar <[email protected]>
Judul: Fwd: Cimbuak.net: batanyo tentang adaik dan agamo
Kepada: [email protected]
Cc: [email protected]
Tanggal: Rabu, 9 September, 2009, 8:53 AM
Wa'alaikum salam sanak win11
Email ini saya teruskan ke Bapak Azmi
Dt. Bagindo, mungkin Bapak Datuak bisa memberikan pencerahan kepada
anak kemanakan kita yang belum mengetahui masalah Adat Istiadat.
Mohon Maaf Pak Datuak.
Wassalam
Erwin Moechtar
www.cimbuak.net
---------- Forwarded message ----------
From: win11 <[email protected]>
Date: 2009/9/9
Subject: Cimbuak.net: batanyo tentang adaik dan agamo
To: [email protected]
This is an enquiry e-mail via http://www.cimbuak.net from:
win11 <[email protected]>
Assalamualaikum,,,,sblnya saya mohon maaf krn bertanya ga tau hrs kmn,,,to the
point aja ,say penge bertanya gimana pembagian harta pusako tinggi? apo bisa di
bagi2kan tuak anak2 seumpamo urang tuo alah tiado? sethu saya laki2 ga dapat
warisan apa2 menurut adat minang sedangkan skrng posisinya pusako tinggi,gmn
solusinya ? saya mohon henjelasan krn sya juga pusing selaku anak dari salah
seorang ahli waris,sedang kan paman sya jg ngotot pgen dapat bagian dari tanah
pusako tinggi tu,,,apakah sebagai mamak di minangkbau jg bernafsu pgen dapat
warisan? giman solusinya agar ibu saya ga di paksa tuk tanda tangan perjanjian
pembagian warisan yg satu pihak tanpa setuju semua anak dan kemenakan mereka
masing...terimakasih sebelumnya wassalam....
Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!
http://id.mail.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
[R@ntau-Net] Bls: Fwd: Cimbuak.net: batanyo tentang harato pusako tinggi
azmi abu kasim azmi abu kasim Tue, 08 Sep 2009 23:06:28 -0700
- [...@ntau-net] Bls: Fwd: Cimbuak.net: batany... azmi abu kasim azmi abu kasim
- Bls: [...@ntau-net] Bls: Fwd: Cimbuak.n... fadhil zamir
- Re: Bls: [...@ntau-net] Bls: Fwd: C... Z Chaniago
- Re: Bls: [...@ntau-net] Bls: Fw... fadhil zamir
