Assalammu'alaikum Wr,Wb Tiada di nyana ya Pak Emi , ingin mempererat tali Silaturrahim dengan tokoh2 Intelektual minang dengan baik ,malah berbuah baik dengan sebentuk amplop yg kalau di timbang- timbang bisa buat silaturrahim di Padang bagi yg pulang basamo he...he....he.Selamat berbelanja ya bu Emi dan Bapak. Wassalam Dewi Mutiara.
--- On Sun, 9/13/09, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Bibir dan Mulut Kering To: "Sma" <[email protected]>, "Rantau" <[email protected]> Date: Sunday, September 13, 2009, 8:17 AM Bibir dan Mulut Kering Oleh K Suheimi Saya jilat bibir saya untuk membasahinya yang tiba-iba kering. Kering karena puasa dan sejak tadi malam saya harus berjaga utk menolong pasien kemudian selesai sahur shalat malam bersama istri, lalu sesudah subuh ke bandara Sarif kasim, dengan mandala ke jakarta dan terperangkap Macet ditanah abang Atau kering karena harus berceramah dihadapan guru-guru saya dan tokoh-tokoh Nasinal yang penting? Kerna sore itu saya lihat banyak tokoh penting yang saya jadikan guru dan mantan Mapentri seperti Emil Salim azwar Anas Taufiq. Abdullah Yusril iza mahendra Hasan Basri Durin Farid Alfansa Muluk Yanuar Muin. Saafruddin Bahar Maizar Rahman. Irwan Sarkawi. Basrizal koto. Syahrul Ujud Lym kampai ketua LKAAM Basril Jabar Musliar Kasim Boy Feri Lesman. Syahreza arief Miko syar'I bin Sumin Dan dihadapan saya ada Wakil Presiden Pak Yusuf kalla Walaupun sudah saya jilat-jilat bibir ini, namun dia tetap kering, sehingga pidato saya tersedat- sendat. Biasanya bila kering dimulut saya basahi dg minum seteguk air. Namun saat ini tak boleh , beduk belum berbunyi, saya sedang puasa Kerna sukar bicara terpaksa saya bicara pelan dan satu-satu kata di ucapkan. Rupanya makin pelan suara makin lambat yang diucapkan makin di dengar dan makin diperhatikan. Untung suara tak berobah Percaya diri saya kembali muncul saya nikmati. Dan saya berpidato dg mulut dan bibir kering Pas suara azan ceramahpun berakhir , saya rasa pesan dakwah sampai. Judul ceramah saya di istana wakil presiden ini Silaturrahim Selesai berbuka buk Mufida berkata hari ini kita dapat dua pengajian dan peristiwa kejadian manusia. Di Istana ini ada ke harusan menanda tangani sesuatu. Saya dapat amplop tebal, seumur saya sekali ini sayya baru dapat Ampelop yang setebal itu Kami akan pergi ketanah Abang akan cari baju bagus untuk lebaran. Istri saya tersenyum bisa memperpanjang waktu di tanah abang Terima kasih ya Allah engkau telah limpahkan berkah dan karunia ._Mu. Amin Istana wk Presiden 12 Sept 2009 Powered by Telkomsel BlackBerry® --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
