Pak Saaf yth. Sesuai dengan rencana penyusunan syair: "*PRRI menang dalam perjuangan, kalah dalam pertempuran*" ambo ingin sekali mendapatkan data-data tokoh-tokoh OPR yang selama ini jarang didengar seperti Kapten Bujang Kirai dan Peltu Jayusman. Di buku apo nan mencaritokan peranan tokoh-tokoh OPR tsb. Apakah Pusat sejarah militer bersedia memberikan copy peristiwa operasi militer di SB yang berlangsung 50 tahun yl. untuk penulisan semacam itu. Terutama nama-nama pelaku serta data-data tanggal kejadian !
Salam Abraham Ilyas 64th www.nagari.org 2009/9/21 Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> > > Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta, > > Secara berkebetulan, sewaktu saya ‘kluyuran’ dengan keluarga di toko buku > Gramedia di Pondok Indah Mall, Jakarta,hari Senin tanggal 21 September, saya > menemukan – dan kemudian membeli – buku ‘100 Orang Paling Berpengaruh di > Dunia Sepanjang Sejarah’, karangan Michael H.Hart, terjemahan Ken Ndaru dan > M.Nrul Islam, Penerbit PT Hikmah, Jakarta. Buku ini edisi revisi 1992 dari > buku yang diterbitkan pertama kalinya dalam tahun 1978. Uniknya, pengarang > menempatkan Nabi Muhammad s.a.w sebagai orang paling berpengaruh sepanjang > sejarah, oleh karena beliau bukan saja menjadi Rasul dari suatu agama, > tetapi juga berpengaruh dalam mengisi dan mengembangkan ajarannya, serta > menjadi kepala pemerintahan yang berhasil melaksanakan ajarannya itu. > > Segera terbetik dalam fikiran saya, apakah sudah ada buku tentang seratus > orang yang paling berpengaruh sepanjang sejarah Indonesia, atau lebih kecil > lagi, seratus orang yang paling berpengaruh dalam sejarah Minangkabau ? Jika > sudah ada, siapa pengarangnya dan dimana terbitnya, dan jika belum ada, > mengapa tidak atau belum ditulis dan diterbitkan, sebagai sumbangan untuk > ‘collective memory’ masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat > Minangkabau pada khususnya ? > > Pertanyaan ini timbul secara otomatis dalam fikiran saya, baik oleh karena > disertasi saya di UGM (1996) bertema peranan elite sipil dan elite militer > dalam dinamika proses integrasi nasional di Indonesia, dengan kasus etnik > Minangkabau di Sumatera Barat (1945-1984), maupun oleh karena kepedulian > saya secara pribadi terhadap urgensi menjernihkan rumusan ABS-SBK sejak > tahun 2004, dengan mengingat peranan besar dari Tuanku Imam Bonjol dan Syech > Achmad Chatib al Minangkabauwi sebagai tokoh-tokoh protagonisnya. > > Sekembali ke rumah, secara cepat-cepat dari ingatan saja saya mencoba > menginventarisir nama-nama yang dalam pandangan saya sangat berpengaruh > dalam sejarah Minangkabau, dengan hasil sebagai berikut. > > Adat dan Budaya Minangkabau serta Agama Islam > > 1. Syech Burhanuddin dari Ulakan, pembawa agama Islam ke Minangkabau. > 2. Tuanku Imam Bonjol, memberi fatwa ‘adat basandi syarak, syarak > basandi Kitabullah’. > 3. Syech Achmad Chatib al Minangkabauwi, pemrotes hukum waris adat > Minangkabau. > 4. Prof Dr Hamka, ulama Islam dan pengeritik adat Minangkabau. > 5. Rangkayo Rahmah el Yunusiyah, pendiri Diniyah Putri. > 6. Zainuddin Labay el Yunusi, pendiri Sumatera Thawalib (?). > 7. Haji Datuk Batuah, guru Sumatera Thawalib dan aktivis komunisme di > Sumatera Barat. > 8. Sjech Sulaiman Arrasuli, pendiri Tarbiyah Islamiyah dan penulis > sejarah ABS SBK. > 9. Sjech Mohammad Djamil Djambek, ulama. > 10. Datuk Simaradjo, ketua MTKAAM. > 11. Chaidir Nien Latief SH, ketua umum pertama dari LKAAM, pemrakarsa > seminar ‘Minangkabau di Tepi Jurang” (2003) dan penggerak kereta api wisata > di Sumatera Barat. > 12. Idrus Hakimy Dt Radjo Penghulu, penulis buku-buku adat yang sangat > produktif. > 13. Amir M.S., penulis dan pembela adat Minangkabau. > 14. Ir Mangaraja Onggang Parlindungan, pendorong penulisan sejarah > Minangkabau modern. > 15. H. Mas’oed Abidin, ulama. > 16. Prof Dr K. Suheimi, penulis masalah-masalah kemanusiaan Minangkabau > yang bernafaskan Islam. > > Kerajaan Pagaruyung > > 17. Adityawarman, pendiri kerajaan Pagaruyung. > 18. Sultan Alam Bagagar Syah, keturunan raja-raja Pagaruyung, yang > memimpin penyerahan Minangkabau kepada pemerintahan Belanda > > Sejarah dan Sastra Minangkabau > > 19. Ali Akbar Navis, pengeritik dan penulis budaya Minangkabau. > 20. Wisran Hadi, pengeritik dan penulis budaya Minangkabau. > 21. Prof Dr Taufik Abdullah, sejarawan senior dan pakar Minangkabau. > 22. DR Taufiq Ismail, penyair dan pendiri Rumah Puisi. > > Militer > > 23. Ibrahim Datuk Tan Malaka,peletak dasar strategi perang gerilya > menghadapi pasukan Belanda. > 24. Chatib Sulaiman, pimpinan BPNK. > 25. Kolonel Ismael Lengah, pendiri TNI dan panglima Divisi Banteng. > 26. Letnan Kolonel Achmad Husein, Panglima KDMST dan proklamator PRRI. > 27. Kolonel Pranoto Reksosamodra, panglima kedua Komando Operasi ’17 > Agustus’ yang mengganti Kolonel Ahmad Yani, yang terkenal kejam terhadap > penduduk. > 28. Mayor Inf Ali Moertopo, ahli strategi yang menyarankan > dimanfaatkannya PKI untuk menghadapi PRRI di Sumatera Barat. > 29. Kapten Budjang Kirai, komandan pasukan OPR Kodam III/17 Agustus. > 30. Peltu Jayusman alias Mamak, Wakil Ketua Biro Khusus PKI Sumatera > Barat, mempengaruhi jajaran Kodam III/17 Agustus. > 31. Mayor CKH Iman Soeparto, SH, yang bersimpati terhadap nasib > penduduk Sumatera Barat dan memimpin gerakan melawan G30S/PKI. > 32. Kapten Inf Wardjono, perwira penerangan Kodam III/17 Agustus yang > bersikap adil terhadap masyarakat Minangkabau selama > 33. Mayor Inf Achmad Syahdin, pendiri LKAAM dan bupati kabupaten Lima > Puluh Kota. > 34. Brigjen TNI Poniman, melindungi rehabilitasi adat Minangkabau dan > agama Islam serta pembentukan LKAAM Sumbar pasca G30S/PKI. > 35. Mayjen TNI Widodo, pelindung Seminar Islam di Minangkabau, dan > Sentratari Tuanku Imam Bonjol. > 36. Jenderal Soeharto, penggagas Gebu Minang. > > Pemerintahan > > 37. Bagindo Azizchan, walikota Padang yang menentang pendudukan Sekutu > dan Belanda. > 38. Presiden Soekarno, yang mencap penumpasan PRRI sebagai ‘Pancasila > Crusade’. > 39. Mantan Wakil Presiden Drs Mohammad Hatta, yang menentang > pemberontakan PRRI. > 40. MR Syafruddin Prawiranegara, Ketua PDRI dan tokoh utama PRRI. > 41. Kaharuddin Datuk Rangkayo Basa, beroposisi terhadap PRRI dan > menjadi gubernur pertama pasca pemberontakan PRRI. > 42. Drs Harun al Rasyid Zein, gubernur pertama pasca G30S/PKI dan > pencetus Strategi Harga Diri. > 43. Ir Azwar Anas, penyelamat PT Semen Padang, gubernur kedua pasca > G30S/PKI, dan penerima Parasamya Purnakarya Nugraha. > 44. Drs Hasan Basri Durin, gubernur ketiga pasca G30S/PKI dan pelopor > pembangunan nagari. > 45. H. Basril Djabbar, pelopor dan tokoh gerakan ‘spin off’ PR Semen > Padang dari PT Semen Gresik. > > Sudah barang tentu daftar tersebut belum lengkap, dan masih terbuka untuk > dikembangkan lebih lanjut. Sebagian biografi tokoh-tokoh tersebut sudah ada > dalam perpusatakaan pribadi saya. > > Jika umur panjang dan badan masih sehat, saya ingin menulis dan menerbitkan > buku sejenis yang ditulis oleh Michael H Hart tersebut. > Dengan ini saya undang para sanak sa palanta untuk melengkapi daftar > tersebut di atas, dan jika memiliki bahannhya, mengirimkannya kepada saya > melalui jalur pribadi: [email protected]. Saya akan mencoba menulisnya > secara berangsur-angsur. > > Atau ada di antara para sanak yang berminat untuk menulisnya ? > > Wassalam, > Saafroedin Bahar(Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
