Pertanyaan berikutnya: Apakah ada hubungan dg SEGERA dikeluarkannya Perpu utk 
Ketua KPK oleh SBY kemaren...?

Mohon maaf lahir batin, minal aidzin wal faidzin...:)

Wassalam,
Nofrins 
"Kunjungi PACU JAWI 30 Sep di Batusangkar"


--- On Wed, 9/23/09, Djas Winata <[email protected]> wrote:

From: Djas Winata <[email protected]>
Subject: Re: [Kenangan Milad Emas SMA 1 Bkt] Kutipan catatan wapres
To: [email protected]
Date: Wednesday, September 23, 2009, 9:44 AM






 




    
                  Kalau mambaco Jawaban Wapres JK tentang kasus Bank Century, 
ternyata pak Boediono ikut membiarkan masalah ini terjadi????
Bagaimana pendapat anda???

--- On Tue, 9/22/09, yofia...@yahoo. com <yofia...@yahoo. com> wrote:

From: yofia...@yahoo. com <yofia...@yahoo. com>
Subject: [Kenangan Milad Emas SMA 1 Bkt] Kutipan catatan wapres
To: 
Date: Tuesday, September 22, 2009, 4:21 PM

Kasus Bank Century dan Kesalahan Masa Lalu 

Oleh Jusuf Kalla - 3 September 2009  

Pendapat saya sejak awal solusi terhadap bank-bank bermasalah tidak dengan bail 
out karena sesuai pengalaman tahun 1998 sehingga merugikan negara sampai Rp 600 
triliun dalam bentuk bantuan likuiditas Bank Indonesia
 (BLBI). Hingga kini bahkan sampai 20 tahun mendatang rakyat harus membayar 
dengan bunga dan pokok sebesar Rp 60 triliun melalui APBN. Padahal, seharusnya 
kasus itu menjadi tanggung jawab pengawas bank yang ketat dari Bank Indonesia.

Masak orang merampok bank-nya pemerintah mesti bayar semua hal itu, tidak. 
Karena itu saya bilang tidak ada blanket garranty, yang ada a garranty a 
blanket artinya kalau kau berbuat salah masuk penjara, kita kasih selimut di 
penjara. Karena kalau itu semua dijamin maka ini orang berbuat salah, semua 
rakyat mesti yang bayar, kayak tahun 1998 yang lalu. Yang salah bank-nya yang 
bayar pajak, ini ketidakadilan yang luar biasa, yang bank-nya tenang-tenang di 
luar negeri, nikmati hidupnya. 

Jangan terulang sama sekali kejadian ini. Karena itu pemerintah harus tegas 
untuk tidak akan membill-out apapun bank-bank yang rusak itu karena kita tidak 
mau ada BLBI jilid 2, kita tidak mau masuk dalam sejarah, sudah tahu salah
 mau bikin kesalahan ulang.saya tidak ingin rakyat ini menjadi korban hanya 
karena perbuatan segelintir orang di perbankan, tidak. Bertanggung jawab apa 
yang dibikin masing-masing. Pemerintah tidak usah mengambil alih tanggung jawab 
karena perbuatan beberapa orang. Yang berbuat yang bertanggung jawab. Tidak 
lagi seperti dulu. Silakan berbuat apa saja, merampok bank sendiri dan semua 
yang bayar rakyat semuanya, itu tidak boleh ada lagi, dan dari dulu saya tidak 
mau ada yang seperti itu. Itulah prinsip-prinsip pokok yang harus kita jalankan 
tegas untuk melihat perbankan ini dan ternyata itu tidak ada masalah perbankan 
kita, karena sebanarnya tidak ada masalah yang berat perbankan kita.

Untuk itu saya ingin mengatakan. Bailout BANK CENTURY itu sama sekali di luar 
pengetahuan saya, meskipun ada kesan bahwa MENKEU dan GUBERNUR BI waktu telah 
pernah menyampaikan kepada saya, namun yang mesti diingat, bahwa masalah Bank 
Century itu prosesnya saya tidak
 mengetahui dan tidak dilapori sebelumnya. Tapi dalam penjelasan Menkeu, seakan 
akan saya diberi tahu per tanggal 22 November 2008. jadi kronologis versi 
MENKEU 21 November 2008 diputuskan oleh KKSK, 22 November 2008 saya dilapori , 
23 November 2008 pencairan dana ke Century. Padahal sebetulnya tidak. Saya baru 
dapat laporan tanggal 25 November 2008, setelah kejadian. Kenapa? tanggal 22 
November 2008 itukan hari Sabtu dan saya tidak ke kantor waktu itu. saya 
kunjungan kerja ke Sunda Kelapa dan Cibinong (LIPI).


Saya terima Menkeu IBU ANI dan Gubernur BI (ketika itu) pak Boediono melaporkan 
tentang situasi bank century (tanggal 25 November 2008). Dan saya langsung 
mengatakan masalah Century bukan masalah karena krisis, tapi itu perampokan, 
kriminal. Karena pengendali bank ini merampok dana bank century dengan segala 
cara termasuk obligasi bodong yg dibawa ke luar negeri.
Karena itu maka saya bilang, Ke Boedino, “pak, penyelesaiannya Robert
 tantular harus ditangkap dulu karena kriminal dan perampokan”. Karena itu saya 
minta Gubernur BI Pak Boediono agar ini dilaporkan ke Polisi. Tapi jawaban BI, 
“Ini tidak ada dasar hukumnya.”
Karena itu terpaksa saya bilang, saya langsung instruksikan kapolri saat itu 
juga, saya telpon agar Robert Tantular dan direksi yg bertanggung jawab dalam 2 
jam. Karena kalau lebih dari 2 jam bisa melarikan diri. Harus. Dan syukur Polri 
pas, 2 jam ambil itu. Karena jam 7 malam dia laporkan itu. Jam 4 saya perintah, 
jam 7 pak kapolri bilang “Sudah pak. tangkap 5 orang.” Karena itu sudah aman. 
Itu kronologisnya. 

Saya koreksi kronologis Menkeu bahwa saya tahu setelah kucuran itu. Itu hak, 
LPS terserah, tapi saya tidak tahu sebelumnya. Tapi saya katakan dalam 
pertemuan itu, ini kriminal, ini perampokan, kenapa kita tolerir. Itulah 
kelemahan pengawasan BI di situ. Jadi benar menkeu bahwa ini kelemahan BI 
sebenarnya, yang terpaksa jadi tanggung jawab
 semuanya. Jadi ini bukan masalah krisis. Kenapa terjadi uang dilarikan. Kenapa 
obligasi bodong dibiarkan, menjadi aset bank century, akibatnya seperti itu. 

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

------------ --------- --------- ------


         
        




      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke