Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Warga dimintak untuak indak masuk rumah dulu, tapi kini sadang hujan labek pulo.
Wassalam fitr tanjuang lk/34/albany ny BNPB: Korban Tewas Sementara 75 Orang http://regional.kompas.com/read/xml/2009/09/30/23160540/bnpb.korban.tewas.sementara.75.orang FIA - GOOGLE MAPS Gempa berkekuatan 7,6 SR mengguncang wilayah Sumatera Barat, Rabu (30/9) pukul 17.16 WIB. Gempa berpusat di 71 km atau 57 km Barat Daya Pariaman. Rabu, 30 September 2009 | 23:16 WIB JAKARTA, KOMPAS.com- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa di Sumatra Barat pada Rabu petang hingga pukul 22.00 WIB sebanyak 75 orang. "Itu data sementara karena pasti jumlahnya masih berkembang. Rinciannya juga belum ada, karena komunikasi masih terhambat," kata Sekretaris Utama BNPB Purnomo Sidik ketika dihubungi dari Jakarta, Rabu (30/9) malam. Kerusakan bangunan dan infrastruktur, kata dia, juga dilaporkan di beberapa daerah, namun belum terinventarisir. Pemerintah, katanya, pada Kamis (1/10) akan memobilisasi bantuan untuk korban bencana. "Besok dua pesawat Hercules dan satu pesawat F50 akan diberangkatkan untuk membawa bantuan dari Departemen Kesehatan, Departemen Sosial, dan BNPB. Lima menteri akan meninjau lokasi untuk melakukan penilaian kebutuhan bantuan," ujarnya. Bantuan yang akan dikirim, kata dia, antara lain berupa tenda, makanan, obat-obatan, rumah sakit lapangan. Gempa tektonik berkekuatan 7,6 pada Skala Richter mengguncang Provinsi Sumatra Barat pada Rabu pukul 17.16 WIB. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa itu berpusat di 0,84 Lintang selatan (LS) dan 99,65 bujur timur (BT), kira-kira 57 km barat laut Pariaman Provinsi Sumatra Barat pada kedalaman 71 km. http://regional.kompas.com/read/xml/2009/09/30/2301260/kerusakan.di.kampung.cina.paling.parah. Kerusakan di Kampung Cina Paling Parah Rabu, 30 September 2009 | 23:01 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Gempa berkekuatan 7,6 SR yang mengguncang Sumatera Barat sekitar pukul 17.16 WIB telah menimbulkan kehancuran luar biasa. Sejumlah bangunan, baik permukiman, gedung perkantoran maupun layanan publik, dilaporkan roboh dan rusak berat. Salah satu daerah yang dikabarkan mengalami kerusakan terparah adalah sebuah kawasan di Kota Padang bernama Kampung Cina. Menurut keterangan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan Rustam Pakaya, gempa telah menghancurkan permukiman di daerah yang dikenal sebagai salah satu pusat bisnis dan tujuan wisata di Kota Padang. "Dari laporan, daerah permukiman paling rusak yakni Kampung Cina, Padang. Kami juga menerima kabar, di Hotel Bumi Minang Padang seseorang yang sedang berdiri lantai 7 sampai terporosok ke tanah. Ada pula yang di hotel lain yang terperosok dari lantai 4. Jadi bisa Anda bayangkan kerusakannya," tutur Rustam saat dihubungi Kompas.com. Ia menambahkan, akibat gempa dahsyat itu, ribuan orang saat ini diperkirakan masih terjebak dalam reruntuhan. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
