Ambo blm ke padang. Kakak yg berangkat siang ini. Bsk ambo ke pekanbaru, baru ke padang, krn kemungkinan logistik dari pekanbaru lbh baik, daripada dari Jkt. Ambo sedang koordinasi dgn Poempida, dll.
Media center memang sangat diperlukan, titik demi titik, jorong demi jorong. Trauma psikologis kini butuh penanganan. Byk yg tlp, menangis, ingin pulang, tdk ada uang, dll. Sy tekankan saja ke yg tlp: kalau merasa tdk bisa membantu dan kalau menambah beban keluarga di kampung, sebaiknya jgn pulang dulu. Teman2 di jaringan NGO juga sudah bergerak. Mrk lebih punya protap yg jelas. Yg kita perlukan skrg adalah informasi, mudah2an hari ini lebih lengkap diterima. Lalu, terjun ke lapangan. Peralatan berat sangat diperlukan, mengingat byk longsor, rumah2 rubuh, dll. Juga tenda2 darurat, wc umum, dll. Berani beda, berani benar, berani pulang! -----Original Message----- From: hoesin hanif <[email protected]> Date: Wed, 30 Sep 2009 18:53:43 To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: Sumbar Pasca Gempa Sanak IJP, Apakah akses bahan bakar untuk kota Padang hanya melalui Teluk Bayur...? Kalau sanak IJP di Padang saat ini, cubolah digagas pembentukan "Media Center Bencana Gempa Padang". Salam ________________________________ From: Indra J Piliang <[email protected]> To: RantauNet <[email protected]> Sent: Thursday, October 1, 2009 8:40:18 AM Subject: [...@ntau-net] Re: Sumbar Pasca Gempa Ya, adik saya semalam tlp, tdk tahu keadaan di luar kawasannya di lubuk buaya. Itupun terbatas di sekitar tokonya yg roboh, krn harus jagain barang2 dagangan. Hujan turun, listrik padam. Pagi ini, kita sudah lihat situasinya. Berani beda, berani benar, berani pulang! ________________________________ From: hoesin hanif <[email protected]> Date: Wed, 30 Sep 2009 17:46:27 -0700 (PDT) To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: Sumbar Pasca Gempa Baru saja saya kontak keponakan di Padang, hujan baru saja reda. Dia tidak tahu keadaan sebenarnya, karena tidak dapat akses media. Hal ini tentunya sebagai akibat listrik mati. Premium tidak bisa diperoleh dan alat transportasi yang dimiliki tidak dapat digunakan. Kita yang di luar kota Padang lebih banyak dapat informasi ketimbang masyarakat kota Padang. HH. ________________________________ From: Hayatun Nismah Rumzy <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, October 1, 2009 6:40:56 AM Subject: [...@ntau-net] Sumbar Pasca Gempa Listrik mati total, hujan turun pula, genteng pada pecah dan nampaknya orang2 berlarian banyak yang tidur dilapangan terbuka. Komunikasi dapat dengan telpon telkom atau flexy. Indosat dan Telkomsel serta yang lain2nya belum dapat dihubungi. Wassalam Bundo Nismah --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
