Sampai Kamis Pagi, Korban Tewas 200 Orang Ahmad Lutfi Efendi
<http://berita.liputan6.com/daerah/200910/245955/Sampai.Kamis.Pagi.Korba n.Tewas.200.Orang> 01/10/2009 09:25 Liputan6.com, Jakarta: Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Propinsi Sumatra Barat, jumlah korban meninggal akibat gempa diperkirakan telah mencapai 200 jiwa. Sementara sekitar 100-an orang masih terjebak dalam reruntuhan. Di Solok, dua orang ditemukan meninggal dunia karena tertimpa pohon kelapa saat hendak menyelamatkan diri. Sebagaimana dikutip dari website: http://bnpb.go.id, Kamis (1/10) pagi. Selain itu, gempa bumi yang mengguncang wilayah Sumbar pada Rabu (20/9) sore juga mengakibatkan kebakaran di 10 titik di Padang. Kebakaran terparah terjadi di pusat perbelanjaan Pasar Raya, Jalan Padang. Sedangkan jalur menuju Bukit Tinggi tertutup longsor di tiga titik di daerah Singgalang. Jaringan listrik di beberapa kabupaten maupun kota padam juga padam dan jaringan komunikasi mengalami gangguan. Wakil Presiden Jusuf Kalla telah melakukan rapat koordinasi bersama para menteri terkait. Selanjutnya Wapres menunjuk enam menteri yang dikomandoi oleh Kepala BNPB untuk penanganan gempa tersebut. Pemerintah juga telah menetapkan masa tanggap darurat selama dua bulan [baca: Wapres: Bantuan Akan Diberikan Selama Dua Bulan <http://%20http:/berita.liputan6.com/ibukota/200909/245916/Wapres.Bantua n.Akan.Diberikan.Selama.Dua.Bulan%20> ]. Sebagai dana awal, pemerintah memberikan untuk tanggap darurat sebesar Rp 100 Miliar. Selain itu, TNI AL telah mengirim KRI Dr. Soeharso dan akan merapat siang nanti di Padang untuk membuat rumah sakit apung. TNI AU juga menyiapkan dua unit Hercules dan dua unit pesawat Fokker untuk penanganan bencana [baca: Tiga Menteri Bertolak Ke Lokasi Gempa <http://berita.liputan6.com/sosbud/200910/245951/Tiga.Menteri.Bertolak.K e.Lokasi.Gempa> ].(YUS) http://berita.liputan6.com/daerah/200910/245955/Sampai.Kamis.Pagi.Korban .Tewas.200.Orang The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
<<inline: image001.jpg>>
