Assalamualaikum Wr. Wb., Saya mengajak dan menghimbau agar kepala pemerintahan daerah (Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Walikota), ulama, tokoh masyarakat, agar mengeluarkan kecaman dan fatwa buat anggota masyarakat yang menambah beban masyarakat dengan cara mencari keuntungan sebesar-besarnya dari kelangkaan barang-barang kebutuhan pokok, seperti BBM, makanan, dsb, terlebih dengan cara memberi dari tempat pelayanan umum lalu menjual kembali kepada mereka yang sangat memerlukan dengan selisih harga yang besar. Mari kita jadikan momentum saat ini untuk membuang sifat-sifat buruk yang ada selama ini. Wass,
Andrinof A Chaniago (47) 2009/10/1 Nofrins Napilus <[email protected]> > Tambahan, bahan bakar bensin dan minyak tanah jg sdh habis stok. Ini genset > di Ktr Bupati mau di matiin krn kebahisan bahan bakar... > > Saya ketemu dg bbrp dokter dtg dr Medan bw ambulan. Mrk malah tanya kita, > siapa yg bisa mrk hubungi di Pariaman ini? Kita kaget jg, krn sama2 br > nyampe... Krn di Posko gak ada yg bisa ditanyain, mrk lalu ke RS aja. Krn > udh gelap, kita jg mau nyusul ke RS. > > Data yg tertulis di papan putih rasanya terlalu kecil dibanding kenyataan > yg ada. Rumah yg rusak yg terlihat oleh kitya dijalan sdh jauh lbh besar dr > data di Posko ini. Blm msk data warga Tandikek dan sungai Limau yg jd > Korban... Toloonnggg... > > Wass, > Nofrins > Pariaman, jam 02.50 pagi > > Sent from my BlackBerry®, supported by THOUSANDS of Tourism Pictures @ > http://www.nofrins.west-sumatra.com > > -----Original Message----- > From: "Nofrins Napilus" <[email protected]> > Date: Thu, 1 Oct 2009 19:42:13 > To: <[email protected]>; <[email protected]>; < > [email protected]> > Kondisi terparah ada antara Sungai Limau dg Pariaman. Di arah ke bukit, > salah satu Desa Tandikek, dr 50 kelrga, tinggal 7 kelrga. Yg lain hilang > tertimbun longsoran bukit. Tp sampai jam 2 pg ini blm ada bantuan apa2. Pd > hal mrk butuh tenda dan selimut. Krn 90% rmh2 mrk gak bisa dihuni lg dg > aman. 50% malah rubuh. Sy call ke salah satu Call Center Bencana di Pdg, mrk > malah blm punya data sm skl. Di Pdg yg kenan bencana banyak pilihan > sedangkan disini mrk mau makan dan masaka apa? Bgmn tidurnya? Rumah2 di > sepanjang jln mayoritas atapnya sdh hampir rata dg tanah. Klo ada bantuan, > baiknya lgs ke Pariaman ini. > Kota Pariaman jam 2 pagi ini spt kota mati. Pasar hancur gak bisa digunakan > lagi. Deket stasiun KA bau bangkai dimana-mana? Krn gak tahu mau nginap dmn, > yg agak terang di Ktr Bupati yg dijadikan Posko Bantuan Bencana. Ada > mahasiswa STSI Pdg Panjng yg ngirim bntuan kesini. Katanya td siang jmlah > korban 20 org yg br diketahui di Kota ini. > > Mohon bantuan dunsanak utk arahkan lgs ke Pariaman dan Sungai Limau. Bsk pg > sy dg 6 org fotografer akan coba liput rumah2 dan pasar yg sdh hampir rata > dg tanah. > > Wass, > Nofrins > Sent from my BlackBerry®, supported by THOUSANDS of Tourism Pictures @ > http://www.nofrins.west-sumatra.com > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
