Korban Gempa Padang di Marunggi Terancam Kelaparan Kamis, 1 Oktober 2009 23:23 WIB | Peristiwa | Umum | Dibaca 902 kali
Karimun, Kepri (ANTARA News) - Ratusan korban gempa di Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar) terancam kelaparan pascagempa berkekuatan 7,6 skala Richter melanda daerah itu Rabu (30/9) sore. Informasi itu diperoleh dari Riyaldi, warga desa Marunggi yang dihubungi Antara via telefon genggam Kamis malam. Dia menggambarkan aktivitas warga pascagempa terhenti total dan diwarnai kepanikan akan terjadinya gempa susulan. "Untuk hari ini mereka masih punya stok makanan, tetapi diperkirakan kelaparan akan mengancam jika bantuan belum juga tiba hingga Jumat pekan ini, terutama anak-anak yang masih lemah dan mudah sakit akibat kehilangan tempat berteduh," kata dia. Menurut dia, gempa dahsyat tersebut telah menghancurkan rumah-rumah penduduk termasuk masjid raya desa itu. "Mereka terpaksa berteduh pada reruntuhan yang rawan jika terjadi gempa susulan," kata dia seraya menambahkan gempa susulan sempat terjadi pada Kamis pagi meski tidak sehebat gempa sebelumnya. Selain itu, suasana semakin mencekam akibat terputusnya aliran listrik dan hujan lebat yang terus mengguyur sejak Rabu malam hingga Kamis sore. Desa Marunggi merupakan desa yang berjarak sekitar sepuluh kilometer dari pantai Pariaman. Meski aktivitas warga lumpuh total, akses transportasi menuju desa tersebut masih bisa dilewati baik dari Kota Pariaman maupun Padang. "Pengamatan saya, daerah pedesaan paling parah diguncang gempa, sementara di pasar Pariaman kondisi rumah masih banyak yang ditempati meski retak-retak. Toko kami di Pariaman hanya rusak ringan, tetapi aktivitas pasar terhenti total," katanya. Dia berharap bantuan tenda dan makanan segera disalurkan bagi warga Desa Marunggi dan sekitarnya, mulai dari Pasar Kurai Taji, Kampung Apar, Palak Aneh, Kampung Sikumbang hingga Tebing Runtuh. "Sekitar 80 persen lebih warga di sana kehilangan tempat tinggal dan terancam kelaparan," katanya.(*) COPYRIGHT (c) 2009 http://www.antaranews.com/berita/1254414194/korban-gempa-padang-di-marun ggi-terancam-kelaparan -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Nofiardi Sent: Friday, October 02, 2009 8:34 AM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] RE: Arahkan bantuan sebagian ke Pariaman Subhanallah, kok buliah ambo mausul : Pariaman & sekitarnyo cukuik parah dibanding Padang. Sanak Indra Piliang mungkin bisa maarahkan bantuan sabagian ka Pariaman. Ndak tabayang baa kaadaan dipelosok2 korong jo kampuang do. Semoga para korban yg meninggal dapat ditemukan & korban luka dapat penanganan segera. Nofiardi 42+ Riau The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
