Da Indra , Siang ini Pukul 11.00 Wib akan diberangkatkan rombongan Ikatan Keluarga Minang Bekasi yang akan dilepas oleh Walikota Bekasi .
Rombongan terdiri dari tenaga Medis Dokter dan Perawat dari RS Ananda Bekasi kurang lebih 8 orang , Obat - obat an , bahan makanan , pakaian sandang pangan , selimut , peralatan genset dan lain - lain. Mobil yang berangkat Ambulance, Bus dan Truk , serta mobil dapur umum . Pimpinan Rombongan Sardi Effendi 081310865856. Rencana rombongan akan buka Posko Gempa di kapalo koto Pariaman Salam, Nuraini 081315124109 Pada 3 Oktober 2009 08:38, Indra J Piliang <[email protected]> menulis: > > Berani beda, berani benar, berani pulang! > > -----Original Message----- > From: "Indra J Piliang" <[email protected]> > Date: Sat, 3 Oct 2009 01:36:37 > To: Forahmi<[email protected]>; FPK< > [email protected]> > Subject: Laporan Kebutuhan > > Terus terang, ini soal sulit. Tim kecil sy baru sempat melihat, blm bisa > mencatat. Setiap org punya catatan, tetapi catatan mana yg benar, sy blm > yakin. > > 1. Dari Haji Lambau, kawan sy, pengusaha ternak: dia mengatakan beras > habis. Dia usahakan membeli beras ke Solok, pakai truknya. Blm ada kabar. > Masyarakat membutuhkan beras, krn hampir seluruh pasar hancur. Kalau barang2 > kelontong masih mudah ditemukan, dijual di toko2 yg rusak ringan. Selain > beras, tentu semua yg terkait beras dan dapur. Biar makanan tersaji agak > lengkap. Kalau tukang masak, tdk perlu khawatir, krn semua ibu di Minang > bisa memasak. Kompor juga masih bisa dipakai. Mungkin nanti minyak tanah > atau gas yg langka. Makan, makan, dan makan, itu yg diperlukan dlm bbrp hari > ini. > > 2. Dokter dan obat2an. Nah, ini susah2 sulit. Knp? Tdk semua tempat ada yg > luka atau meninggal. Seorg ibu bercerita ke sy bhw ada neneknya yg butuh > bantuan dokter, krn neneknya tdk mungkin dibawa ke kawasan yg ada > puskesmasnya. Tinggal di bukit. Ada juga korban patah tulang pergi ke > tempat2 pengobatan tradisional. Jadi, kalau ada dokter dan obat: HARUS JELI > MENCARI KORBAN. Tdk byk yg benar2 punya informasi spt ini, kecuali kalau > tenda kuning sudah berdiri: korbannya meninggal. > > 3. Relawan. Sy bukan anti relawan. Sampai skrg, ada satu tim relawan yg tlp > sy, mrk ada di balaikota. Bukan apa2: sy khawatir mrk tdk bisa berbuat apa2. > Scr psikologis, mrk tentu butuh penyesuaian diri. Korban gempa beda dgn > tsunami Aceh. Di Aceh, byk mayat harus diangkat. Di Sumbar, puing2pun tdk > bisa diangkat pakai tangan, juga batu2 besar, pohon kelapa, apalagi utk > mengalirkan air sungai yg terbendung longsor. Jadi, lupakan pengalaman Aceh, > krn sy juga dulu kesana. Bayangkan saja kondisi ini: yg luka sedikit, di > areal diluar Padang, semua org bisa bekerja, tetapi tdk tahu mengerjakan > apa. Bagi sy, relawan yg dibutuhkan adalah yg bisa mengorganisasi massa, > menyusun rencana dlm hari2 ke dpn, membuat coretan2 di posko2 mrk, > memberikan kemungkinan2 tugas yg harus dilakukan. Organisatoris lbh tepat > dibutuhkan, ketimbang relawan yg ikhlas bekerja dgn tangan. Kalaupun ada tim > relawan, usahakan memberikan contoh kpd masyarakat yg masih kebingungan: apa > rumah harus dirobohkan? Knp dirobohkan? Apa yg pertama perlu dibangun dulu. > > 4. Insiyur teknik sipil dan arsitek diperlukan. Ya, alumni sekolah2 teknis. > Ini kebutuhan terbesar dlm minggu2 dpn. Menyusun kerangka bangunan, > memprediksikan kebutuhan bahan, mulai membangun. Kebutuhan peralatan > pertukangan, semen, paku, dllnya, ke depan akan semakin meningkat. Juga > alat2 penghancur rmh2 yg rusak berat, tapi masih berdiri tdk bisa dihuni. > Dulu sy bercita2 menjadi insinyur, kini sy bermimpi byk insiyur yg turun ke > lapangan dgn seluruh kegagahan dan peralatan lapangannya. > > 5. Tenda. Ini kebutuhan besar, sebelum pondok2 derita berdiri. Pergilah ke > pedalaman, usahakan jalan kaki dulu, siap2 dgn sepatu bot dan tongkat, > lewati tanah2 berlumpur dan kayu2 malang melintang. Byk jalan2 kabupaten dan > kecamatan yg tertimbun: oleh rumah yg diseret arus longsor, oleh pohon2 > tumbang, oleh batu2 besar. Jangkau rumah2 penduduk yg biasanya berkelompok2, > rumah2 kaum, saling berjauhan. Kmrn, ada helikopter Australia yg keliling2, > lalu singgah di area yg sulit dijangkau, tapi parah. Sy yakin, mrk adalah > pers asing, krn data mrk di pemberitaan luar negeri terbaca lbh akurat, > daripada berita lokal. Jmlh korban yg mrk tulis lbh besar dari yg dlm > negeri, terutama bagi wartawan yg mungkin masih menulis PERNYATAAN, bukan > KENYATAAN. > > 6. Kondisi jalanan sudah mulai penuh kendaraan. Akibatnya, mungkin, adalah > kehausan akan BBM. Akibatnya, mungkin, adalah kendaraan org2 yg benar2 > bekerja utk kemanusiaan, akan harus antri berjam2 bersama dgn kendaraan org2 > yg ingin wisata bencana. Sy kira harus ada pom bensin khusus utk para > petugas lapangan ini yg berbeda dgn pom bensin umum yg macet berjam2 itu. > Kendaraan dari JKT dan Bandung sudah masuk, hari ini kendaraan dari Semarang > dan Surabaya mungkin juga masuk. > > Lubuk Buaya, pagi ini, pukul 8.30. Rombongan JK sudah menuju Pariaman. Sy > memutuskan utk istirahat saja, menunggu kalau ada logistik yg bisa diambil > nanti dari Hercules, daripada harus hadapi penjagaan ekstra ketat yg biasa > dilakukan petugas2 penting lapangan: " kami mengawal wapres", kata mrk, > sambil cekikikan di tlp, spt yg sy saksikan sering sekali dlm setahun ini. > > > Berani beda, berani benar, berani pulang! > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
