Kemaren (7 Oktober 2009) saya membaca tulisan ini di Facebook Bang Deni Risman,
semoga ada manfaatnya
trims
damsir
Kenapa Hotel Ambacang Roboh dan banyak makan korban?
Bagikan
Kemarin jam 13:30
Catatan Denni Risman: Kenapa Hotel Ambacang Roboh dan banyak makan korban?
7 Oktober 2009
Ambacang atau The Ambacang Hotel yang terletak di Jalan Bundo Kanduang dan
berada di jantung kota padang, tiba-tiba menjadi terkenal. Dia menjadi tontonan
kita setiap hari di televisi, malah ada TV One dan Metro TV menjadikan pusat
lapooran dari sana.
Dia menjadi berita, karena memang pantas diberitakan. Ada ratusan orang
terperangkap (info awalnya) dan ada yang masih hidup di dalamnya (info
berikutnya). Tapi kabar itu terus menjadi kabur, dan semakin menguap seperti
debu. Silih berganti tim sar asing datang dan pergi.
Klub Renang Ambacang
Sebelumnya, saya mau cerita dulu, kenapa saya mengenal begitu dekat Hotel
berbintang tiga tersebut. Sebelum hotel itu berdiri tahun 2004, hotel itu
hanyalah sebuah tempat perbelanjaan, AMbacangan Plaza kemudian diganti tempat
mainan . Dan disana juga ada KFC. DIbelakanga KFC itu ada kolam renang, dengan
panjang 25 meter dan lebar 10 meter. Disana setiap sore,para orangtua mengantar
anaknya lese berenang kepada Mardian 'Andre'. Pelatih renang Padang yang jago
melatih dasar renang. Karena banyaknya yg kursus, akhirnya tahun 2000-an
didirikan klub renang Ambacang Swiming Club, dan pada periode 2002, ketika saya
ikut memasukan anak les berenang disana, saya pun bergabung dengan klub itu dan
kemudian ditunjuk jadi Sekretaris ASC. Pada masa saya jadi pengurus itu, dengan
ketua S. Budi Syukur, klub ini mulai disegani di Padang, dan dikenal di tingkat
nasional. Kami memiliki salah seorang perenang alam Harizal, Sekitar tahun itu
2002, harizal kami ikuti berlomba
di tingkat Asean utk kelompok umur membawa nama Indonesia, dimana saat itu
saya langsung jd pendampingnya. Saat itu dia berhasil menjadi perenang terbaik
di kelompok umur 3, usia 12-13 tahun dengan meraih 4 medali emas. Setiap sore,
mulai pukul 16.30, klub latihan hingga menjelang magrib. Malah kalau mau
bertanding, latihan hingga malam. Kolam ini sangat bagus untuk melatih sprint,
krn kolam pendek 25 meter. Airnya pun bersih, dibanding kolam lain
Dan kolam renang itu, menjadi saksi kelahiran perenang yang kemudian menjadi
salah satu atlit PAL saat ini. Untunglah, ketika gempa terjadi, para atlit klub
selamat. Alhamdulillah
Ketika hotel mulai dibangun tahun 2004, kolam renang ini sempat mau dibongkar.
Alasan pemilik mau dijaidkan lokasi parkir hotel. Tapi karena negoisasi kami
dari para pengurus, akhirnya kolam renang ini tidak jadi dibongkar.
Cagar Budaya
Gedung utama hotel ini adalah bekas gudang dan kantor Pantja Niaga (?). Gedung
peninggalan belanda yang termasuk dalam cagar budaya kota Padang berdasarkan
Perda yang dibuat Walikota Syahrul Ujud sekitar tahun 90-an. Karena itu,
bangunan tersebut sebenarnya tidak boleh dirubah fungsi apalagi dironbak. Pada
jaman Zuiyen Rais jadi walikota -pengganti Syahrul Ujud- Bangunan ini tetap
dipertahankan. Makanya, pemilik bangunan --seorang etnis keturunan tionghoa-
hanya menjadikan bangunan itu sebagai Plaza, tempat belanja.
Tapi ketika jamannya Fauzi Bahar mulai menjabata Walikota untuk periode pertama
2004-2009, izin langsung keluar. Pemilik langsung membangun kamar di bangunan
induk yang mengarah ke SMK 9. Sempat terjadi polemik dari warga kota Padang,
tentang pembangunan hotel yang merusak cagar budaya itu. karena kecerdikan
pemilik, bangunan diluar hanya dirombak atapnya, sementara di belakang langsung
dibangun tiga lantai. jadi kesan awal berdiri, bangunan itu hanya berlantai
dua, tapi di dalam dan belakang sudah berlantai tiga.
Sementara dibelakang, di lantai dua bangunan KFC, yang tadinya untuk
perkantoran, dijadikan tempat ruang pertemuan, biliard dan pijat refleksi
Hotel Tumnbuh
karena terletak di jantung kota. Hotel ini menjadi ramai. karena itu, pemilik
kemudian menambah kamar hotel, dengan menambah satu lantai lagi di bangunan
induk. Sementara di belakang yang leter L, diatas bangunan KFC, diperlebar
bangunannya dengan menjorok ke kolam renang. Caranya dengan memasng pondasi di
atas pelataran kolam renang --kolam renang sendiri tidak diganggu sama sekali
saat pembangunan dibelakang itu--, dan berdirilah kamar-kamar berlantai tiga
--awalnya-- dan kemudian bertambah menjadi lantai 6.
Jadi, pembangunan hotel ini terlihat tidak dirancang dari awal bangunannnya
berlantai berapa dan bentuknya. Dia menjadi hotel tumbuh.
Saya terakhir masuk ke hotel itu tahun 2009, sekitar februari (?) saat workshop
kogami di lantai enam. Melihat lorong dan tangga yang berada di tengah gedung
-penyambung bangunan induk dan bangunan sayap yg berlantai 6 -- saya sempat
mengatakan bagaimana rawannya hotel itu saat evakuasi gempa terjadi. Lorong di
leter L sangat sempit, dan tangga turun berliku.
Kita bisa melihat d CCTV hotel, bagaimana tamu hotel sempat bingung lari ke
arah tangga. karena dari lorong mereka harus mutar ke kanan dan belok lagi ke
kiri untuk bangunan induk. bagi bagunan leter L mereka lurus ke tangga, belok
ke kiri dan belok lagi ke kanan. tapi semuany tetap berada di tengah hotel.
Untuk jalan keluar tangga ada muaranya. Satu ke arah pintu masuk kolam renang
dan satu lagi arah ke dalam hotel. tangga yang agak besar yang berada di lantai
dua itu, tangga awal bangunan hotel.
Jadi kita bisa melihat kenapa hotel itu rebah ke belakang, ke kolam renang,
terutama di bangunan KFC yg di depan Markas Polisi Militer. karena pondasinya
tidak kuat lagi menahan beban gedung yang sudah berlantai enam, karena pondasi
di pelataran kolam renang itu sangat kecil, dan tidak dalam.
Kemudian kenapa korban diperkirakan berada di tangga, atau ditengah bangunan
--atau sambungan bangunan-- karena tangga berada disana. Dan parahnya lagi,
patahan bangunan berada disambungan itu. Maka, bisa diduga, mereka terjepit dan
tertimbun disana.
Begitulah jika kekuasaan dan kekuatan bermain dalam bisnis. faktor keselamatan
tidak lagi diperhitungkan dalam bangunan hotel itu.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---