Kami datang dengan cinta sampai di jorong Ulu Banda kanagarian Malalak Barat 
kecamatan Malalak Kabupaten Agam,  Dipintu gerbang  SD 06 Hulu Banda yang 
dijadikan posko kami disambut juga dengan penuh cinta  dengan keramahan. senyum 
dan rasa haru

Tentunya mereka sudah membayangkan 3 mobil kami di kabinnya tertutup tenda biru 
yang membubung membawa bantuan. Jam  dipergelangan tangan kiri saya tatap jarum 
jam menunujkan 00.25 itu artinya kami yang berangkat selepas jum'at dari 
Pekanbaru telah berada di hulu banda hari Sabtu dini hari.

Pak wali jorong Armadi dan masyarakat yang berjaga jaga di posko meyambut dan 
menyalami dan menyilahkan mobil kami masuk parkir dihalaman sekolah. Sejenak 
kami mengobrol dengan Pak Armadi tentang kedatangan kami membawa bantuan dari 
kawan-kawan kami serta kawan saya yang menitip. di Jakarta.

Mereka begitu haru dengan wajah sumringah karena selama ini paska gempa dusun 
mereka sangat minim bantuan yang datang karena dusun mereka terisolasi karena 
jalan dari tandikek ke malala lonsor dan tertimbun tanah sementara dari arah 
pariaman terputus akibat gempa.

Pak Armadi bercerita pada kami bahwa kamilah rombongan yang bermobil pertama 
kali datang ke dusun hulu banda karena baru siang tadi jalan terbuka dan 
dibersihkan oleh alat berat dari arah  Tandikek, mereka tidak menduga kalau ada 
mobil yang membawa bantuan datang tengah malam

Saya menjelaskan pada Pak Armadi dan tekun disimak oleh masyarakat yang 
mengelilingi kami bahwa kami sudah punya tekad dari Pekanbaru untuk menembus 
lokasi yang paling sulit dijangkau dan masih minim bantuan dan saya bersyukur 
sinyal XL masih ada di Malalak Barat lalu saya coba email Pak Indra Chatri yang 
sehari hari bertugas sebagai kepala Bapeda Sumbar.

Beliau membalas email saya agar bantuan diserahkan ke dusun atau jorong Hulu 
Banda yang kondisinya masyarakatnya sangat membtuhkan bahan makanan.

Setelah kami berbincang sejenak dan saling mengenal kami dibantu masyarakat 
membuka terpal kabin mobil dan menrunkan barang barang bantuan korban gempa 
yaitu sembako seperti beras, sarden kalengan. Mie Instan, aiar mineral karton, 
gula , biskuit dan susu bayi serta barang-barang kebutuhan sehari hari seperti 
sabun mandi, pasta gigi dan sabun cuci

Tidak lupa juga saya menyerahkan satu unit genset kecil titipan teman saya dan 
kawan2 kantornya di Jakarta.Tidak ada kata yang terucap dari mereka kecuali 
terima kasih yang tulus serta doa mereka panjatkan kepada kawan-kawan saya yang 
telah ikut berbagi rasa dan materi buat mereka yang tertimpa musibah

Ya kami datang dengan cinta, cinta kawan-kawan kami semua yang ikut menyumbang 
buat saudara kami yang sedang di rundung derita, barang yang kami tak seberapa 
tapi cinta yang sangat besar yang kami bawa buat mereka 

Jepe, Hulu Banda jam 02.30 10 Okt 2009 menjelang tidur di  lokal SD 09

Bersambung......
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke