Rina dan Dunsanak RN Dalam perjalan menuju ke Pku saya baca ulasan, pendapat, komentarnya hanya satu kata saja "extra ordinary"
Suara Rina bagian dari suara orang banyak disuatu sisi kita bangga juga dengan alam perubahan demokrasi dimana kita sebebas2nya menentukan pilihan walau ada tekanan dari orang2 yang dekat dan kita cintai dilingkungan keluarga ini sangat luar biasa saya pikir orang tua, suami/istri sanak saudara bisa menentukan pilihan masing2 tanpa ada rasa tertekan satu sama lain Ini membuktikan bahwa ditingkat masyarakat badarai demokrasi itu diimplementasikan dengan sederhana tidak bertele2 realistis dan logis sekarang tinggal elit kita yang seharusnya memberikan contoh yang lebih baik dan bagus lagi berdemokrasi pada masyarakat banyak Terima kasih sharingnya dan saya mohon ijin begitu juga kepada sanak2 yang berkomentar ditulisan saya untuk saya posting juga di notes FB saya sebagai pendapat dari kawan2 dibawah tulisan itu nanti Wass-Jepe Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: "rinapermadi" <[email protected]> Date: Tue, 20 Oct 2009 09:26:37 To: <[email protected]> Subject: RE: Bls: [...@ntau-net] "Saya suka JK" by : Jepe Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh, Sidang palanta nan budiman, Saya yang bagian rakyat badarai ini juga ingin mengucapkan selamat jalan sekaligus selamat datang untuk Pak JK yang saya kagumi. Selamat jalan dari keterkungkungan di lingkungan yang menghambat gerak cepat Bapak. Selamat datang di dunia rakyat badarai yang saya yakin Bapak ingin berbuat banyak sekali. Saya yakin di kepala bapak seakan mau pecah dengan rencana-rencana kemanusiaan, pencerdasan, dan pemberantasan keterbelakangan. Sekali lagi selamat datang bagi Bapak di area rakyat yang menerima apa adanya Bapak tanpa ada intrik politik yang nyelekit. Selamat datang bagi Bapak untuk keleluasaan untuk berbuat lebih, lebih dekat, lebih cepat dan lebih tepat sasaran tanpa adanya perasaaan Yang Mulia akan begini begitu jika Bapak berbuat lebih dari Sang Yang Mulia. Saya yakin dengan apa yang saya tulis diatas, makanya saya sangat yakin sekali untuk sibuk "menyeret" anak2 saya yang masih kecil pergi berjalan kaki ke tempat pemungutan suara untuk mencontreng nama Bapak. Untuk bocoran saja, saya dulu ikut pemilihan suara ketika jaman bahuela pas ketika saya dinyatakan telah cukup umur untuk memilih padahal saya masih baru 16an tahun. Kebetulan sang Papa Komisaris Golkar sehingga mudah untuk itu semua. Sayangnya ketika itu saya pilih PPP (hihihi...). Yah.. minimal bisa dibanggain ke teman2 pas ditanya di sekolah, ikut milih gak? Ya iyalah kan udah gede..begitulah kira2. Namun hasil dari masa pemilihan itu banyak yang membuat kening bergerak menyatu membentuk garis2 datar dan melengkung. Aura perpolitikkan Indonesia sungguh aneh tapi nyata. Sejak saya menginjakkan kaki di sebuah perguruan tinggi dan ikut demo2 mahasiswa. Mulai terasa keanehan demi keanehan yang membuat pusing kepala. Sehingga sejak masa sekolah sampai saat ini, baru kemaren itulah saya dengan sungguh hati untuk pergi ikut menyumbangkan hak suara saya yang walaupun Cuma satu biji tapi saya ingin sekali menambah perolehan suara untuk Bapak. Walaupun matahari terik hampir tengah hari, saya yakin dengan pilihan saya. Sambil membimbing tangan anak saya yang berumur 4 th dan menggendong yang umur 2 th berjalan sekitar 100an m dr rumah di jalan yang mendaki, tidak menyurutkan pilihan hati saya. Walaupun sms2 Papa dan kakak serta ceme'ehan suami yang meremehkan pilihan saya. Udahlah... peta kekuatan itu sudah jelas.. mau apa lagi.. kata mereka. Yakin 100% gak berubah pilihan ini. Saya ingin semua tau, begitulah keyakinan saya ingin dipimpin oleh orang sekaliber Bapak JK. Ketika hasil pemilu sudah diberitakan, tetap saya bertahan dengan pendapat saya walaupun Papa dengan sindiran halusnya memojokkan pilihan saya. Saya jawab sms itu dg begini : " Memang Indomie itu banyak disukai, bahkan di kamar2 kos para calon dokterpun bisa ditemui, walaupun tau jika Indomie itu tidaklah makanan yang sehat, tapi citra Indomie memang sudah menghanyutkan rakyat Indonesia ini... Barangkali perlawanan yang cukup pedas dari saya yang dari semua keluarga besar, hanya saya yang memilih Bapak JK. Terakhir dibalas Papa saya begini " Lah tibo di simpang gaduik mah Piak.. aa juo lih" (Ini kata kiasan yang kurang lebih artinya : Pemenang udah keliatan, buat apa kamu banyak cakap lagi, gak ada guna...... Haha gak apa-apa sih, tandanya demokrasi memang berjalan di denyut terkecil yaitu di dalam keluarga Indonesia... Sungguh Bapak jangan takut dan jangan gentar, saya yakin masih banyak yang sepikiran dengan saya, Da Jepe, Da IJP dan sebagian besar warga palanta Rantaunet ini dan bahkan banyak lagi rakyat badarai di negeri ini yang ingin tanah air Indonesia ini bisa maju dari segala hal. Yakin Insyaallah bisa..lebih cepat lebih baik............. Dihati kami Bapak adalah The Real President in Indonesia........... Wassalam Rina, 32, Batam Note : Barangkali tulisan saya tidak akan dibaca Pak JK tapi saya yakin Da IJP yang dekat dengan beliau sedikit banyak akan bercerita tentang sedikit coretan ini..terima kasih --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
