Apo iko indak i darurat, 2000 dunsanakl awak masih perlu tenda (berita tanggal 21 Oktober), bullshit,..do not bullshit about humanity, where is your humanity,..masa tanggap darurat mau di hentilan tanggal 21 Oktober ini, oh My God help them,.. Hubunggi Lembaga bantuan hukum utk tetap menjadikan masa darurat selama 2 bulan. Wass.Muzirman Tanjung -----------------------------
Sekitar 2.000 Korban Gempa Padang Butuh Tenda Rabu, 21 Oktober 2009 | 13:09 WIB *TEMPO Interaktif*, *Padang* - Sekitar 2.000 warga korban gempa dan longsor di Nagari Tandikek Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, masih kekurangan tenda. Padahal, datangnya musim hujan membuat warga yang rumahnya hancur dan rusak berat tidak punya tempat berteduh. Kepala Posko Bencana Kanagarian Tandikek Maryono mengatakan bantuan makanan, pakaian, lauk pauk melalui posko bencana sudah cukup banyak. Begitu juga yang langsung diberikan penyumbang yang datang kepada warga. Namun yang masih kurang saat ini menurutnya adalah terpal untuk tenda. “Musim hujan sudah datang, kalau sore dan malam hujan tiada henti, kasihan warga yang rumanya rusak, mau masuk ke rumah takut, mereka hanya berani di depan rumah, saya khawatir anak-anak yang masih kecil bisa sakit,” kata Maryono, Rabu (21/10). Ia mengatakan, bantuan terpal untuk tenda dari pemerintah yang dikirim melalui posko bencana baru 50 terpal dan sudah dibagikan. Padahal sekitar 2.000 warga masih membutuhkan terpal untuk membuat tenda. “Terpal untuk tenda ini tolong segera diberikan. Kalau makanan, selimut, pakaian sudah cukup. Untuk membeli terpal masyarakat juga kesulitan karena ekonomi mereka akan terpuruk,” kata Maryono. Ia mengatakan sejak gempa 7,9 skala Richter yang mengguncang Padang Pariaman, aktivitas ekonomi masyarakat Tandikek belum berjalan. Petani belum berani menggarap sawahnya karena takut meninggalkan anak yang masih trauma gempa. Sedangkan pedagang juga kesulitan karena sejak gempa dagangan yang dijual tidak ada yang membeli. “Untuk lauk-pauk, beras dan makanan, warga perlu dibantu untuklima bulan ke depan, karena ekonomi di sini sangat terpuruk,” kata Maryono. Di Kanagarian Tandikek, korban tewas paling banyak karena longsor saat gempa terjadi yaitu di tiga tempat, Cumanak, Pulau Air dan Lubuk Laweh yang menewaskan 250 warga. FEBRIANTI --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
