Kito ndak tahu sabara gadang dampak e ka Unand, UNP dan babarapo universitas 
swasta di Padang. 
 
Salam,
Suryadi

--- Pada Jum, 23/10/09, dody osmon <[email protected]> menulis:


Dari: dody osmon <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Re: "Suramnya Sektor Pendikan Paska Gempa di Kota Padang"
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 23 Oktober, 2009, 2:07 PM






emang iyoo da .., efek nyo gadang kalau ndak di pikian dari kini2. ambo ajo 
masih manyisoan trauma efek gampo tu. karno pas gampo 30 Sept tu ambo 
maalamin.. karno waktu tu ambo di ruang tunggu bandara 5 minik sabalun naik 
pesawat. bunyi gamuruah dari dalam tanah dan bandara yg bantuak di oyak2. dlm 
diri ambo surang masih mikian untuak bamalam di padang. memang kita harus 
Tawakal da. saran ambo mulailah pemda untuak mamikian buek bangunan yang tahan 
gempa yo bahan yang elastis. jan di kesampingan sairiang waktu jadi lupo. 
jadi-an agenda prioritas utamo .jadikan kota padang dengan konsep bangunan 
beda(uniq) dari kota2 lainnyo .itu ajo dari ambo mudah2an ado manfaat, mungkin 
ado tambahan dari yang lain atau kalau ado salah dari ambo , ambo banyak2 minta 
ma'af.

Salam,
Dody





From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, October 23, 2009 1:45:31 PM
Subject: [...@ntau-net] "Suramnya Sektor Pendikan Paska Gempa di Kota Padang"

"Suramnya Sektor Pendikan Paska Gempa di Kota Padang" 

Majelis Palanta RN yang Mulia

Subject postingan saya tersebut sebuah pernyataan sekaligus tantangan ke depan 
potret dunia pendidikan khususnya di Kota Padang Paska Gempa

Sebagaimana yang kita ketahui paska gempa di ranah minang khususnya di Kota 
Padang sebagai ibu kota dan pusat pemerintahan Propinsi Sumatera Barat paska 
gempa beberapa sektor lumpuh seperti karena beberapa bangunan/fisik luluh 
lantak seperti Hotel, pusat2 perbelanjaan modern dan pasar tradisional serta 
bangunan Perguruan tinggi dan akademi swasta yang berdampak seperti diberitakan 
media pada gelombang PHK besar2an disektor yang padat modal dan karya ini

Salah satunya adalah disektor pendidikan kedepannya akan suram, kota Padang 
berdenyut aktivitas perekonomianya dari dulu salah satunya di bidang 
pendidikan. Banyak orang luar dari Prop Sumbar terutama di Propinsi Sumatera 
tamatan2 SLTA menuntut ilmu ke PT PT baik swasta dan negeri serta lembaga2 
pendidikan lainnya menuntut ilmu ke Kota Padang

Ini ditandai banyak mahasiswa2 dari luar propinsi dan salah satu indikatornyo 
penduduk tempatan membuka usaha kos2an contohnya tidak jauh2 orang tua saya 
sejak dari dulu rumah kami 2 Petak/kamar untuk penambahan penghasilan orang tua 
saya kami sewakan buat mahasiswa2 IKIP/UNP dan UNAND tak terkecuali tetangga 
kami diseputar air tawar tempat terkosentrasinya mahasiswa di kedua PT Negri 
tersebut apalagi semenjak keluarga saya termasuk keluarga tetangga kami 
anak2nya sudah banyak merantau yang terkadang menyisakan orang tua saja dirumah 
malah ada yang memboyong orang tuanya sekaligus merantau ketempat anaknya 
mencari hidup

Lalu rumah2 mereka termasuk rumah orang tua saya dijadikan tempat kos2an 
mahasiswa di Kota Padang khususnya mahasiswa UNP semenjak UNAND pindah ke Limau 
Manis malah dulu dua kamar kami kos2an sekarang bertambah kamar yang untuk 
disewakan apalagi adik saya dibelakang rumah orang tua membuat rumah kos2an 
begitu juga tetangga2 saya sedari kecil marak berinvestasi rumah kos2an ini dan 
boleh dikatakan sepanjang tahun terisi penuh setiap kamar yang disewakan pada 
mahasiswa

Dampaknya sangat signifikan aktivitas ekonomi para penduduk disekitar kampus 
kencang perputaran uang dari siswa2 dan mahasiswa2 ini di kota Padang yang 
berimbas peningkatan pendapatan bagi penduduk kota Padang serta pemasukan pajak 
daerh serta dampak lainnya dalam sektor ekonomi  baik secara lansung maupun 
tidak lansung

Lalu kenapa saya berani berkata "kedepan suram sektor pendidikan"

Ini hanya pengamatan saya dari kaca mata sederhana di kota Pekanbaru ini saya 
pikir hampir sama saja di kota2 lain terutama di Sumatera 

Dulu anak2 tamatan SLTA di Kota Pekanbaru dan kota2 lain di Propinsi Riau ini 
kota Padang tujuan favorit tempat mereka melanjutkan pendidikan di Kota Padang 
tapi setelah paska gempa ini sungguh berdampak secara psikologis bagi tamatan 
SLTA nantinya


Intinya "mereka ketakutan kuliah di Padang karena rawan gempa dengan segala 
akibatnya"

Sebagai contoh lagi yang saya aalami dan amati salah seorang anak kakak sepupu 
istri saya yang bar kuliah tahun pertama di sebuah akademi maka Ia telah 
memutuskan pada tahun ini akan berhenti kuliah di akademi tersebut dan pindah 
di Pekanbaru untuk mencari sebuah akademi yang sama atau kembali tes di PT2 
diluar kota Padang

Keluarga istri saya baik di pihak bapak dan ibu yang telah merantau sejak akhir 
tahun 50 an di Kota Pekanbaru dan beranak pinak disini membentuk sebuah 
keluarga besar anak kemenakan cucu dan minantu setiap ada kesempatan kumpul 
klga paska gempa ini saya coba bertanya pada anak2 saudara istri saya yang 
tahun depan akan tamat SMU pertanyaan saya sederhana saja

"Kalo ingin kuliah ke PT2 atau Akademi di Kota Padang nggak nantinya"

Dengan enteng mereka menjawab (dan saya bisa memastikannya memang itu yang akan 
mereka lakukan setamat SMU )

"Ahhh nggak lah Om takut gempa di Padang, di Pekanbaru saja atau ke Jawa"

Malah bagi orang tuanya yang berada akan menyekolahkan anaknya dinegara jiran 
disebelah Prop Riau ini yaitu di PT2 Malaysia yang begitu proaktif berpromosi 
di Pekanbaru menjelang kelulusan SMU dan memang biayanya relatif tidak mahal 
jika dibandingkan kuliah di PT2 Swasta yang terkenal di Jakarta atau kota2 
besar lainnya di Pulau Jawa


Kota Padang bukan sebuah pilihan lagi buat mereka melanjutkan Pendidikan ke 
jenjang lebih tinggi apalagi kota Pekanbaru tumbuh subur PT PT dan akademi yang 
menjanjikan baik dari segi mutu pendidikan maupun infrastruktur dalam menunjang 
kenyamanan dalam menuntut ilmu. Tentunya bukan klga istri saya saja yang 
anak-anak berpikir

"Nggaklah kuliah di Padang takut gempa dan tsunamy"

Mungkin hampir sama pemikiran anak2 Riau yang bakalan tamat SMU tahun depan 
jika mereka menyaksikan ditelevisi begitu hebatnya gempa yang terjadi dan 
meluluh lantakan bangunan serta banyak korban jiwa 

Itu baru dari segi truama psikologis yang berdampak suramnya sektor Pendidikan 
di kota Padang paska gempa belum lagi hal2 lain yang sekiranya membuat turunnya 
angka siswa2 SLTA dari daerah lain menuntut ilmu ke Kota Padang

Semoga Pemerintah atau Pemda melalui instansi teknis terkait bisa memikirkan 
ini lebih dalam lagi dan mempunyai kiat2 tersendiri  paling tidak jangan sampai 
merosot tajam dunia pendidikan di Kota Padang yang berakibat secara nyata 
sangat signifikan laju pertumbuhan ekonomi paska gempa di kota Padang semakin 
terpuruk dengan dampak bawaannya seperti lesunya kos2an mahasiswa, tutupnya 
rumah makan mahasiswa pedagang kecil barang2 kebutuhan sehari2 mahasiswa 
dengan  berkurang omset penjulannya dan lain sebagainya

Apa kira2  solusi yang bisa kita berikan buat Pemda dan para pengambil 
keputusan untuk mengatasi ini lalu kita  sampaikan ke Pemerintah


Sampaikanlah dan sumbangankanlah  segala tenaga dan pemikiran kita ini buat 
Kota Padang agar masa depan Kota kita ini  paska gempa disektor Pendidikan 
salah satu tulang punggung perekonomian tidak menjadi  suram



Sedih memang paska gempa ini di Kota Padang dengan berbagai dampak buruk yang 
diakibatkannya

Salam-Jepe

Pku, 23/10/09
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!





      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang 
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke