Bung IJP dan Dunsanak Palanta RN
"Selamat bertugas Presiden dan para Menterinya" By : Jepe" Menteri telah terpilih dan resmi dilantik, beragam polemik pro dan kontra, saya sebagai orang biasa semakin saya simak acara2 Talk Show di TV dan pendapat para pengamat politik, Ekonomi dan pakar-pakar lainnya bahkan di media memang ujung2nya bikin saya pusing jika pakar atau pengamat itu menyalahkan bahwa seorang menteri ini tidak tepat dipilih oleh SBY untuk menjadi menteri ini, maka alasannya begini dan masuk akal juga Lalu pakar lain membenarkan bahwa pilihan SBY pada menteri yang sama sudah tepat alasannya begini dan terkadang masuk akal juga Menurut saya siapapun yang terpilih dari ketiga Capres yang bertarung ketika terpilih salah satunya dalam menentukan menteri2 yang sepenuhnya menjadi hak peroregratif Presiden dalam menentukan pembantunya ini dalam menjalankan roda pemerintahan 5 tahun kedepan tetap akan dihadapkan situasi yang sulit dan akan selalu ada pro dan kontra baik disputar "kawan dan lawan" politik presiden terpilih. Kursi menjadi itu terbatas sementara yang berminat atau yang minta jatah jadi menteri banyak sekali ditingkat elit elit terutama ditingkat elit partai pendukung presiden untuk memperebutkan posisi2 yang memang pada umumnya sudah "pakem"nya selama ini kursi menteri tersebut jatah elit parpol. Saya sekarang berpikir realistis dan logis saja saja, Politikus itu juga ingin mencapai karir tertinggi juga dalam hidupnya berkarya, menjadi Politikus juga sebuah pekerjaan sama halnya dengan PNS, Karyawan swasta atau orang2 yang profesional dan ahli di bidangnya yang ingin mencapai dan kedudukan dan jabatan yang tinggi dalam karirnya dan tentu akan ada kepuasaan pada dirinya seperti mendapat gaji yang besar dengan segala fasilitas yang mewah, menjadi orang yang berkelas dimata masyarakat banyak. Aktualisasi diri dan lain sebagainya menuju kejayaan sebagai prinadi. Puncak karir tertinggi Politikus dan paling membagakan itu adalah menkadi Presiden, duduk di Parlemen, menjadi Menteri dan yang terbuka lebar tentunya jabatan politis seperti Gubernur. Bupati dan Wali Kota bahkan Kepala Desa buat Politikus di Kampung2 Pedesaan. Saya sebagai orang biasa hanya memahami sebatas gonjang ganjing hiruk pikuk pro dan kontra seputar menteri terpilih lebih kepada domain ditingkat elit bukan pada masyarakat banyak, kalaupun ada diluar tersebut pro dan kontra serta hiruk pikuk diluar elit2 paling para pengsaha papan atas., orang orang yang mempunyai kepentingan dengan penguasa terhadap menteri yang duduk yang nantinya baik secara lansung maupun secara tidak lansung akan berdampak pada dirinya terhadap kebijakan dan keputusan menteri terpilih ini akan mempengaruhi usahanya dan kepentingannya, tentu ada yang resah dan ada yang gembira maka timbulah pro dan kontra atau menggiring opini publik sesuai dengan kepentingan yang diusungnya Saya ikut masyarakat banyak yang jumlahnya sangat banyak dilapisan bawah ini bukan jutaan tapi puluhan juta dibandingkan elit2, pengusaha papan atas dan menengah serta orang orang penting dan kelas atas di Negeri ini. Mungkin tidak sampai 1 Juta orang dibandingkan masyrakat banyak yang 200 jutaan, masyarakat banyak ini hanya menaruh harapan sederhanma saja pada Presiden SBY dan Menteri yang dipilih dan diangkatnya yaitu agar Menteri ini amanah atau jujur, mementingkan dan memperhatikan hidup rakyat, meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mweningkatkan kualitas hidupnya lebih baik Kesejhteraan hidup diberbagai lapisan masyarakat itu memang sangat relatif tapi masyarakat banyak ini juga sadar diri siapa dia, berdasarkan pengamatan dan bincang bincang saya terutama dilapisan masyarakat yang hidupnya miskin terutama petani dan nelayan gurem yang begitu banyak di Republik ini sebagai contoh seorang petani ataui nelayan gurem tingkat pendidikannya SF bahkan tidak tamat dengan pendapatan sekitar 2 Jutaan saja perbulan dengan satu istri dan dua anak serta terjaminnya pendidikan dan kesehatan keluarganya oleh Negara maka mereka merasa nyaman dan berkualitas hidupnya, begitu juga dilapisan sedikit diatasnya semisal tamatan SMU terbuka lapangan kerja yang luas karena menterinya cakap dan pintar serta pro rakat maka tentunya mereka ini akan bisa mencari nafkah dan tidak menjadi pengangguran abadi, begitu juga sarjana sarjana baru bisa dengan mudah mendapatkan lapangan kerja sesuai dengan bidangnya tidak seperti sekarang tamat kuliah jadi sarjana mereka2 ling lung dan bingun mau kemana? Ini fakta yang terjadi tidak usah jauh2 contohnya adaik kelas saya tamatan Fahutan dan telah terakumalasi beberapa tahun terakhir hanya menjadi pengangguran karena begitu sempitnya lapangan kerja di Negara ini, luar biasa kondisi ini, sebuah PT terkenal di Bidang Pertanian hanya berproduksi uintuk meninggikan angka pengangguran..prihatin memang belum sarjana sarjana lain diberbagai bidang Saya ataui bisa jadi suara orang banyak mereka merasa "enjoy enjoy" saja tanpa menggugat jika menteri tersebut berpenghasilan besar per bulannya jika semua menteri tersebut nantinya bisa mensejehteraan masyarakat banyak bahkan pendapat yyang "ekstrim" sekalipun Seandainya menteri tersebut nanti super kaya denagn pendapatan tidak halalnya, sabetan, KKN, Kong Kali Kong, Hadiah atau apapun namanya yang haram haram tersebut mereka tidak pedli selagi mereka bisa mensejahterakan masyarakat banyak dan hidupnya berkualitas sesuai kemampuan, usaha, jerih payah dan doanya dalam bekerja diberbagai sektor, mereka cukup berpikir logis "saya ini perani gurem tidak akan mungkin juga rasanya berpendapatan misalnya sekitar 25 juta perbulan atau diawang awang rasanya berpendapatan seperti Menteri yang. Menjadi pimpinnya dalam hidup berbangsa dan bernegara. Situasi ini memang menjadi menyakitkan bagi rakyat banyak ketika nenteri2 ata pejabat2 tinggi Negara ketika mereka kaya luar biasa baik dari gaji dan pendaopatv resmi maupun yang haram sementara hidup mereka semakin terpuruk dan miskin jauh dari sejahtera menrut ukuran mereka, Mereka menjadi pecundang yang dipecundangi oleh Menteri2 dan pejabat tinggi yang memimpin mereka di Negara ini. Jika dihadapkan pada pilihan terburuk rakyat banyak ini "terserahlah yang diatas sana kaya2 dengan segala cara selagi hidup mereka memperhatikan kesejahteraan kami dan meningkatkan kualitas hidup kita. Tentunya kondisi yang paling ideal dan realistis disegenap lapisan masyarakat berharap Menteri2 dan Pejabat2 tinggi yang terpilih ini, amanah, jujur, tidak KKN kalaupun penghasilannya diatas rata rata itu wajar wajar saja tapi mereka sangat peduli dengan masyarakat banyak terutama rakyat kecil Saya memang tidak peduli siapapuin menjadi Menteri bahkan setan sekalipun yang ditentukan Presiden karena saat ini saya berpikir bahwa gonjang ganjing hirk pikuk dengan segala manuver dan pro serta kontra baik ketika proses pemilihan maupun setelah resmi diangkat adalah tidak lebih tidak kurang Domain para elit2 tertentu yang mempuinyai kepentingan baik secara pribadi, golongan maupun partainya bukan domainnya berada pada masyarakat banyak yang pasrah saja siapapuin jadi menteri, entahlah suatu saat saya seorang politikus ulung dengan karir cemerlang bisa jadi saya bagian dari elit2 tersebut maka saya punya kepentingan untuk menggonbjang ganjingkannya, menghiruk pikukannya dengan berbagai manuver meng Pro dan kontrakannya sesuai dengan kepentingan yang saya incar. Selamat bertugas Pak SBY dan Bapak2 Menteri yang terpilih, semoga 5 tahun ke depan harapan masyarakat banyak hidup lebih sejahtera dan berkalitas dapat terwujud, Sungguh "durhaka" lah para pemimpin negeri ini kita kita hidup ditanah yang subur dan kaya dengan segala hasil.buminya yang tidak semua bangsa bangsa dunia memiliki sekomplit milik bangsa kita rakyatnya dilapisan bawah yang sangat banyak jumlahnya dari hari kehari, dari bulan ke bulan dan dari than ketahun tetap saja miskin dan terpinggirkan serta menjadi. Dipecundangi oleh pemimpinnya yang kaya2 hidup bermewah mewahan... Subhannallah, Wallahhuallam bi sawab Pekanbaru, 24 Oktober 2009 Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
