Setetes kencing Oleh K Suheimi
Saya sering lupa mengucapkan terima kasih dan bersyukur pada Ilahi setiap selesai kencing. Segera saya bersuci lalu pergi tanpa ingat padahal tadi payah menahan kencing dan sulit mencari tempat kencing, tapi selesai kencing cuek saja. Padahal ketika saya saksikan orang harus cuci darah 2 kali seminggu kerna dia tak bisa mengeluarkan kencing. Mereka yang cuci darah itu selalu berharap agar satu hari kelak dia bisa pipis dan terkencing tapi harapannya hampa dan sia-sia. Seharusnya saya mengucapkan terima kasih dan syukur yang sebesar-besarnya ketika masih bisa terkencing. Apalagi kalau kita selami bahwa untuk menghasilkan setetes kencing bukan main rumit dan banyaknya proses yang harus dilalui. Dan proses itu bertumpu pada sepasang ginjal. Setiap ginjal memiliki ukuran panjang sekitar 11 cm dan ketebalan 5 cm dengan berat sekitar 150 gram. Ginjal memiliki bentuk seperti kacang dengan lekukan yang menghadap ke dalam. Di tiap ginjal terdapat bukaan yang disebut hilus yang menghubungkan arteri renal, vena renal, dan ureter. Bagian paling luar dari ginjal disebut korteks, bagian lebih dalam lagi disebut medulla. Bagian paling dalam disebut pelvis. Pada bagian medulla ginjal manusia dapat pula dilihat adanya piramida yang merupakan bukaan saluran pengumpul. Ginjal dibungkus oleh lapisan jaringan ikat longgar yang disebut kapsula. Darah disaring dan dibersihkan dari racun oleh Nefrom. Nefron merupakan Unit fungsional dasar dari ginjal berjumlah lebih dari satu juta buah dalam satu ginjal normal manusia dewasa. Nefron berfungsi sebagai regulator air dan zat terlarut (terutama elektrolit) dalam tubuh dengan cara menyaring darah, kemudian mereabsorpsi cairan dan molekul yang masih diperlukan tubuh. Molekul dan sisa cairan lainnya akan dibuang. Reabsorpsi dan pembuangan dilakukan menggunakan mekanisme pertukaran lawan arus dan kotranspor. Hasil akhir yang kemudian diekskresikan disebut urin. Demikian unik nya kerja sebuah Nefron dan Tuhan yang Maha pengasih memberi kita 2 Juta Nefron yang selalu bekerja tiap detik dan terjaga dengan sangat baik, sehingga kita bisa kencing. Tak kuasa kita menyewa atau membuat sesuatu alat seperti sebuah nefron itu. Dan secara cuma-cuma tanpa minta sewa Allah yang Maha Pemurah dan Penyayang itu telah Anugrahkan masing-masing pada kita Sebuah nefron terdiri dari sebuah komponen penyaring yang disebut korpuskula (atau badan Malphigi) yang dilanjutkan oleh saluran-saluran (tubulus). Setiap korpuskula mengandung gulungan kapiler darah yang disebut glomerulus yang berada dalam kapsula Bowman. Setiap glomerulus mendapat aliran darah dari arteri aferen. Dinding kapiler dari glomerulus memiliki pori-pori untuk filtrasi atau penyaringan. Darah dapat disaring melalui dinding epitelium tipis yang berpori dari glomerulus dan kapsula Bowman karena adanya tekanan dari darah yang mendorong plasma darah. Filtrat yang dihasilkan akan masuk ke dalan tubulus ginjal. Darah yang telah tersaring akan meninggalkan ginjal lewat arteri eferen. Saya terkesima menyaksikan demikian rumit dan teraturnya kerja unit ini untuk menghasilkan setetes kencing. Di antara darah dalam glomerulus dan ruangan berisi cairan dalam kapsula Bowman terdapat tiga lapisan: kapiler selapis sel endotelium pada glomerulus lapisan kaya protein sebagai membran dasar selapis sel epitel melapisi dinding kapsula Bowman (podosit) Dengan bantuan tekanan, cairan dalan darah didorong keluar dari glomerulus, melewati ketiga lapisan tersebut dan masuk ke dalam ruangan dalam kapsula Bowman dalam bentuk filtrat glomerular. Filtrat plasma darah tidak mengandung sel darah ataupun molekul protein yang besar. Protein dalam bentuk molekul kecil dapat ditemukan dalam filtrat ini. Coba bayangkan Darah manusia melewati ginjal sebanyak 350 kali setiap hari dengan laju 1,2 liter per menit, menghasilkan 125 cc filtrat glomerular per menitnya. Laju penyaringan glomerular ini digunakan untuk tes diagnosa fungsi ginjal. Terima kasih ya Allah sampai hari ini kami tak sadar demikian banyaknya darah yang melewati ginjal melakukan penyaringan dan pembersihan. ujungnya adalah urine. Makanya seharusnya setiap ada kencing vang menetes harus berterima kasih dan bersyukur. Tubulus ginjal merupakan lanjutan dari kapsula Bowman. Bagian yang mengalirkan filtrat glomerular dari kapsula Bowman disebut tubulus konvulasi proksimal. Bagian selanjutnya adalah lengkung Henle yang bermuara pada tubulus konvulasi distal. Lengkung Henle diberi nama berdasar penemunya yaitu Friedrich Gustav Jakob Henle di awal tahun 1860-an. Lengkung Henle menjaga gradien osmotik dalam pertukaran lawan arus yang digunakan untuk filtrasi. Sel yang melapisi tubulus memiliki banyak mitokondria yang menghasilkan ATP dan memungkinkan terjadinya transpor aktif untuk menyerap kembali glukosa, asam amino, dan berbagai ion mineral. Sebagian besar air (97.7%) dalam filtrat masuk ke dalam tubulus konvulasi dan tubulus kolektivus melalui osmosis. Cairan mengalir dari tubulus konvulasi distal ke dalam sistem pengumpul lalu keluar melalui ureter dan kandung kemih Ya Allah selama ini kami sering melupakan nikmatMu dan tak pendai berterima kasih Maafkan dan ampunilah ke teldoran dan ke khilafan kami Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman SuciNya sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,(QS 100; 6) Powered by Telkomsel BlackBerry® --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
