Harap dicermati juga ya, spy nanti tidak menimbulkan heboh. Yang disebut itu
kebutuhan. Bukan anggaran yang disediakan atau disetujui.

AACh.

2009/10/26 Muzirman -- <[email protected]>

>  MARI kita doakan semoga dana rekontruski ini mengalir dgn lancar nya
> sesuai dgn kebutahan Sumbar yg mendesak,
> menninggal ketinggalan krn luluh lantak krn gempa. Amin Wass. Muzirman
> Tanjung
> ------------------------------------------------------
>
>
> Rp 7 Triliun untuk Rekonstruksi Sumbar
> Lebih dari 1.800 Keluarga Harus Direlokasi
>
> Selasa, 27 Oktober 2009 | 05:00 WIB
>
> Padang Pariaman, Kompas - Kebutuhan dana untuk rekonstruksi dan
> rehabilitasi bencana gempa di Sumatera Barat diperkirakan Rp 7 triliun.
> Anggaran tersebut akan diambilkan dari dana APBN 2010. Namun, perkiraan dana
> bisa berubah bergantung pada hasil verifikasi data di lapangan.
>
> Hal itu dikemukakan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung
> Laksono saat berkunjung ke Padang Pariaman, Sumbar, Senin (26/10).
>
> Agung didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, Wakil
> Gubernur Sumbar Marlis Rahman, Bupati Padang Pariaman Muslim Kasim, Bupati
> Agam Aristo Munandar, Wali Kota Padang Fauzi Bahar, dan para pejabat di
> Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
>
> Besaran anggaran untuk rekonstruksi dan rehabilitasi Sumbar, menurut Agung,
> akan dibahas lebih lanjut antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan
> BNPB. Hasil rapat akan dilaporkan kepada Presiden untuk mendapat
> persetujuan.
>
> ”Untuk dana akan dimintakan persetujuan juga dari DPR dan akan masuk dalam
> APBN 2010. Kami juga akan melihat sisa anggaran yang mungkin masih ada dari
> tahap tanggap bencana,” kata Agung.
>
> Tahap rekonstruksi dan rehabilitasi akan diupayakan setidaknya pada 1
> November. Artinya, masa tanggap bencana berakhir pada 31 Oktober.
>
> *Harus direlokasi*
>
> Lebih dari 1.800 keluarga di Kabupaten Agam dan Padang Pariaman harus
> segera direlokasi. Lokasi tempat tinggal mereka tak mungkin lagi ditempati
> karena rawan longsor setelah diguncang gempa pada 30 September lalu.
>
> Data yang dihimpun Kompas, Senin, mereka terdiri dari 864 keluarga di
> Kanagarian Tanjungsani, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, yang tersebar
> di lima jorong (dusun); 663 keluarga di Kecamatan Malalak Selatan, Kabupaten
> Agam, tersebar di tiga jorong; serta sekitar 300 keluarga di Nagari
> Tandikat, Kecamatan Patamuan, Padang Pariaman.
>
> Warga Tanjungraya itu tinggal di kawasan tebing tepi Danau Maninjau. Akibat
> getaran gempa, tebing di atas dan di bawah perkampungan penduduk longsor.
>
> Namun, belum ada kepastian kapan relokasi dilaksanakan. Aristo mengatakan
> baru mendata jumlah keluarga yang harus direlokasi di Tanjungraya itu. Tahap
> selanjutnya sosialisasi.
>
> Alternatif yang sedang dikaji adalah menempatkan warga di jorong-jorong
> yang aman di seputaran Danau Maninjau. ”Alternatif lain adalah transmigrasi
> lokal,” kata Aristo.
>
> Di Kabupaten Padang Pariaman, sekitar 300 keluarga di Nagari Tandikat juga
> mendesak direlokasi. Mereka tersebar di tiga jorong, yaitu Lubuk Laweh,
> Cumanak, dan Pulau Air. Sebanyak 207 orang di tiga jorong itu hilang
> tertimpa longsoran gempa, 469 orang lain tewas akibat gempa. Sebagian besar
> warga yang masih hidup di tiga jorong itu kini tinggal di pengungsian maupun
> di rumah sanak saudara. (HAN)
>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke