dunsanak di lapau sadonyo:
 
dari antara:
 
W Sumatra quake victims warned against disguised missionary activity
Thursday, October 29, 2009 22:56 WIB | National | | Viewed 323 time(s)


Refugees queque for meals and clean water in Padang City, West Sumatra. 
(ANTARA/Maha Eka Swasta/*)
Padang (ANTARA News) - A local Muslim figure has called on fellow Muslims 
affected by the recent earthquake not to abandon their religious faith 
following reports of certain foreign aid workers combining their humanitarian 
work with missionary tasks of another religion.

Buya H Mas`oed Abidin, former chairman of the West Sumatra chapter of the 
Indonesian Islamic Propagation Council (DDII), issued the appeal when asked to 
comment on reports Padang Pariaman police had seized 24 Bibles, a number of 
leaflets and children`s comic books from members of the local community who had 
had contact with foreign humanitarian workers. 

He said it would be quite regrettable if foreigners were trying to convert 
quake-affected West Sumatra Muslims away from Islam under the guise of 
humanitarian work. 

Many West Sumatran people were indeed in dire straits, suffering from hunger 
and other woes because of the September 30 earthquake and therefore needed 
humanitarian aid. But if aid was given to them with the ulterior purpose of 
making them abandon their Islamic faith, the aid givers had better move their 
mission to elsewhere, he said.
selanjutnya: 
http://www.antaranews.com/en/news/1256831780/w-sumatra-quake-victims-warned-against-disguised-missionary-activity


--- Pada Jum, 30/10/09, [email protected] <[email protected]> menulis:


Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Fw: [forahmi] MUI Sesali Sikap Polisi
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 30 Oktober, 2009, 1:20 PM







Niniak mamak, alim ulamo, cadiak pandai sarato adidunsanak...
Lah jaleh ado bukti? A nan ka dikakok lai ko ah??? Rasonyo ndak cukuik jiko 
diusia se... tagak'an lah hukum ko lai...
 
ARYANDI 





----- Forwarded Message ----
From: Ali Unan <[email protected]>
To: forahmi <[email protected]>; Forum Imappar 
<[email protected]>
Sent: Fri, October 30, 2009 1:08:57 PM
Subject: [forahmi] MUI Sesali Sikap Polisi

  






  
MUI Sumbar: Bukti Sudah Kami DapatkanMuhammad Luthfi Munzir - Padang Today 


Gusrizal Gazahar
Ditemukannya Injil di daerah Patamuan dan Gunung Tigo, Padang Alai, Kabupaten 
Padangpariaman, Selasa (27/10) lalu membuat warga sekitar resah. Seperti 
diberitakan sebelumnya, warga mengakui adanya unsur penyebaran agama kepada 
warga yang seratus persen beragama Islam oleh dua warga asing. 

Belakangan, keduanya diidentifikasi bernama Rudi Gonzales dan Steve, warga 
California, Amerika Serikat. Seorang lagi bernama Doni, warga Jakarta yang 
bertindak sebagai guide kedua warga asing tersebut.

Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar, Gusrizal Gazahar, 
mengatakan saat ini MUI Sumbar telah mendapatkan data dan fakta yang ada di 
lapangan.

"Jika beberapa waktu lalu hanya isu penyebaran agama, tetapi sekarang kita 
telah mendapatkan bukti. Selebaran dan Injil telah ada di tangan MUI sebagai 
barang bukti,"katanya kepada www.padang-today. com, Jumat (30/10).

Ia menyebutkan MUI Sumbar telah melakukan koordinasi dengan MUI Kabupaten/kota, 
khususnya di Kabupaten Padangpariaman untuk terus mencermati perkembangan pasca 
terdapatnya upaya memanfaatkan situasi kepada korban gempa bermotif agama 
tertentu.(*)   

ab. Padang Pariaman | Jumat, 30/10/2009 11:13 WIB
MUI Sesali Sikap PolisiMuhammad Luthfi Munzir - Padang Today 


Ilustrasi, polisi

Dilepasnya dua warga asing penyebar agama lain di Padangpariaman bernama Rudi 
Gonzales dan Steve, warga California, Amerika Serikat bersama Doni, warga 
Jakarta yang bertindak sebagai guide oleh tim Reskrim Polresta Padangpariaman, 
Rabu (28/10) sore disesalkan Gusrizal Gazahar, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama 
Indonesia (MUI) Sumbar. 

Menurutnya, warga asing tersebut telah melanggar SKB dan meresahkan masyarakat.

"Saya sangat menyayangkan pihak kepolisian melepasnya. Padahal, warga asing 
tersebut telah meresahkan masyarakat dengan penyebaran agama kepada warga yang 
sudah menganut agama,"katanya.

Kepada www.padang-today. com, Jumat (30/10) ia menegaskan bahwa secara hukum, 
pihaknya bisa saja memprosesnya karena saat ini MUI Sumbar telah memiliki 
barang bukti penyebaran agama tersebut. 

"Jangan sampai umat Islam berbuat lebih jauh lagi. Umat Islam sudah cukup 
sabar. Jangan coba-coba mengusik akidah umat Islam,"tegasnya. (*) 














__._,_.___
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
Kunjungi Website Forahmi di www.forahmi.org 
 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 



Recent Activity


 1
New MembersVisit Your Group 



Give Back
Yahoo! for Good
Get inspired
by a good cause.

Y! Toolbar
Get it Free!
easy 1-click access
to your groups.

Yahoo! Groups
Start a group
in 3 easy steps.
Connect with others.
. 

__,_._,___

















      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka 
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke