Assalamualaikum ww Alhamdulillah add. Suryadi, tarimo kasih se-banyak2nya
Melihat tulisan Siti Baheram saja sudah merinding boelue ramangkoe Flash back bayanganku ka-tahun 1961 kelas duo SR di Tanjung Pinang Kepulauan Riau, ketika itu bulan Agustus disepanjang jalan Teuku Umar dan sekitarnya diadakan pesta keramaian rakyat dalam rangka 17 Agustusan dengan segala macam tampilan kesenian dan permainan anak negeri tamasuak sejak dari loto sejenis KIM caro awak tapi tanpa dilagukan atau caro di Caltex namonyo Binggo Game, panggung sandiwara Cina Klasik, layar tancap, silek Minang + saluang dan randai Sabai nan Aluih dan Nan Tongga Magek Jabang, joget pulau yang anak jogetnya norak bergincu dan pupur tebal dan sanggul gede, joget Singapur yang anak jogetnya cantik dan luwes manis, aneka macam permainan ketangkasan yang berbau judi namun yang menarik dek ambo kutiko tu adalah panggung sandiwara yang menampilkan berbagai kisah yang diambil dari berbagai daerah di Ranah Melayu Setiap malam selama hampir 40 hari ambo tidak pernah absen terlebih arena pasar malam ini dekat benar dengan tempat tinggal kami hingga pada suatu malam giliran pertujukan dipanggung sandiwara itu adalah "Siti Baheram" sangat mengesankan apalagi ketika salah seorang pemeran beberapa kali menyebut kata2 "Pariaman" (kata ibu, kita kan orang Pariaman) sehingga saya sebagai anak rantau semakin khusuk dan bangga mengikuti jalan ceritanya Semula bagi saya cerita ini biasa2 saja namun setelah dengan bangga ibuku dirumah mengulas bahwa kisah Siti Baheram itu kejadian-nya dikampung kita betul di Koto Marapak Pariaman bahkan menurut ibuku suami Siti Baheram itu kan masih kerabat dekat kita juga Sejak itu kalau membaca atau mendengar nama Siti Baheram, darahku langsung tersirap Mokasih add. Soeriyadi yang telah membuat darahku srrr2-an wasalam abp+57 --- On Fri, 30/10/09, Lies Suryadi <[email protected]> wrote: From: Lies Suryadi <[email protected]> Subject: Bls: [...@ntau-net] Info tentang Kaba2 di sebuah Blog-2 To: [email protected] Date: Friday, 30 October, 2009, 11:59 AM Sanak di lapau sakalian, Kaba Siti Baheram yang biasa diceritakan dalam rabab Pariaman adolah salah satu kaba nan diangkek dari kenyataan nan bana2 pernah terjadi, yaitu tentang pembunuhan Siti Baheram, warga Sungai Pasak, Pariaman oleh kerabatnya (bukan anaknyo) Si Joki nan suko bajudi. Si Joki nan sadang panik dek kalah Judi tega mambunuah Siti Baheram (yg masih tamasuak jalan kakak atau mandeh dek inyo), dibantu dek kawannyo Si Ganduik. Peristiwa tragis itu tajadi pado bulan November 1916. Berikut kutipan surek kaba Sinar Sumatra tentang pembunuhan sadis tu. "KEDAPATAN MAIT. Kita poenja correspondent di Priaman kabarkan: Pada petang Saptoe malam Minggoe 11 djalan 12 November jang soedah, telah kedapatan oleh orang mait seorang perempoean di Batang Soengai Pasak Priaman. Ada poen perempoean itoe namanja si Baheram oemoer kira-kira 20 tahoen, pada hari jang terseboet hendak poelang ke roemahnja di Soengai Pasak dari roemah mertoeanja di Kota Marapak dengan memakai pakaijan 1 pasang gelang mas harga kira-kira f 100, sepasang anting-anting mas harga f 18, 3 penitie perak harga f 5, satoe toesoek konde harga f 3. Maka matinja perempoean itoe roepanja adalah bekas di aniaja oerang, karena pada atas telinganja sebelah kanan ada loeka dan lehernja bekas diikat dengan ramboet dan badjoenja, djoega semoea barangnja jang dipakainja ito tida ada lagi, boleh djadi matinja itoe karena orang hendak mengambil barangnja. Maka pada hari Minggoe mantri politie bersama kepala negeri di sana telah datang boeat pereksa dan tjari keterangan dalam hal pemboenoehan itoe, pada hari Senen telah dapat keterangan jaitoe jang tertoedoeh doea orang anak negeri nama si Gandoei (Ganduik, 'Gendut'--Suryadi) dan si Djoki, dan pada bajoe si Djoki ada kedapatan bekas darah begitoe djoega selendang perempoean itoe kedapatan poela di rumah si Djoki. Si Gandoei telah mengakoe melakoekan pekerdjaan itoe berdoea dengan si Djoki. Kabarnja si Gandoei dan si Djoki itoe ialah oerang soedah termashoer pendjoedi; begitoe djoega pada hari Saptoe itoe kedoea oerang telah dapat banjak kekalahan main di medan djoedi" (dikutip dari SINAR SUMATRA, Kemis 16 November 1916). Si Djoki akhirnya dihukum gantung oleh pemerintah kolonial Belanda di Pariaman, dan si Gandoei mendapat hukuman beberapa tahun penjara (karena di pengadilan terbukti bahwa dia dipaksa oleh Si Joki untuk ikut dalam pembunuhan itu). Kasus Si Joki ini sangat terkenal pada waktu itu. Demikianlah umpamanya, pada tahun 1921 Penerbit Orang Alam Minangkabau milik Mahyuddin Datuk Sutan Maharadja menerbitkan Sjair Tjerita SITI BAHERAM pemboenoehan jang ngeri di Pariaman I en II (lihat surat kabar Soenting Melajoe 28 Januari 1921). Peristiwa penggantungan Si Joki sangat terkenal di Pariaman sampai sekarang, seperti terefleksi dalam bait pantun yang dinyanyikan dalam lagu Kim yang khas Pariaman: Ka bukik tanamlah padi Ditanam anak Bintungan Lah malang untuang Si Joki Tatagak tiang gantungan (dari VCD Karaoke KIM-Pantun dan Lagu: 'Raja Doli' oleh S. Effendy Koto; Sinar Padang, 2002?). Jadi, ini membuktikan bahwa tidak semua kaba fiktif. Postiang ambo ko sakalian maingek'an kawan2 di lapau: HINDARILAH JUDI! Wassalam, Suryadi =============================== --- Pada Jum, 30/10/09, Syafroni (Engineering) <[email protected]> menulis: Dari: Syafroni (Engineering) <[email protected]> Judul: [...@ntau-net] Info tentang Kaba2 di sebuah Blog-2 Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 30 Oktober, 2009, 3:58 PM Atau di blog iko: § Kaba Magek Manandin § Kaba Tuanku Lareh Simawang § Kaba Si Buyuang Karuik § Kaba Sutan Lembak Tuah § Kaba Si Gadih Ranti § Kaba Sabai Nan Aluih § Kaba Malin Deman § Kaba Puti Nilam Cayo § Kaba Siti Kalasun § Kaba Siti Risani § Kaba Angku Kapalo Sitalang § Kaba Si Umbuik Mudo § Kaba Rambun Pamenan § Kaba Rancak di Labuah § Kaba Siti Baheram § Kaba Laksamana Hang Tuah Get your preferred Email name! Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
