Pak Emi dan Dunsanak RN nan budiman,

Mantap bana Prof merekam dan menyampaikan frofil banyak sanak awak sma 1 kik
tinggi. Khususnya beliau nan satu ini. Beliau setia kawan, betapa tidak
setelah 40 tahun lebih tidak jumpa masih ingat juga nama ambo dek baliau.
Selepas bedah buku Pak Sun -- ambo datang dipenghujung acara--, ketika
itulah kami bersalaman. " Baa Kaba Masrur"....... pada hal terakhir kami
jumpa beberapa kali di Bandung tahun 70 an sewaktu beliau menyelesaikan
TA-nya di ITB.  Sejak itu praktis tidak pernah kontak.
Sejatinya 'pertemanan' kami ya di luar sekolah. Sebagai penggemar  'anak
Herkules', sering ngumpul sore-sore di Gedung Nasional.
Entah disebabkan Bukittinggi  masih kota kecil  atau penduduk belum seramai
sekarang, rasanya satu sama lain kenal, setidak-tidaknya kenal muka dan
bertegur sapa.
Ya, 50 tahun lalu di Kiktinggi memang ada "club' nak mudo seperti Nak
Bukikcangang/ Gedung Nasional, Marlis anggotanya.  Ada lagi Nak Tembok dan
sebagainya. Namun kegiatan waktu itu al keliling kota dengan Kretaangin,
"angkek basi" untuk mampagadang spir tangan.
Sebelum prri, seingat saya banyak pula Club Volley, al banamo "Kapal Korek"
dengan bintangnya Masri Saridam dll.
Uda Saridam -- ketua iasma terdahulu-- sudah klas 2 atau 3 SMA Birugo
bag.B.  Tapek main volley, kadang di lapangan Kantin.
Sakitu sen lah tambahan dadakan dari ambo tantangan Bung Marlis Rahman nan
ramah dan lai ndak lupo jo kawan sekota.  Mungkin baik sekali Pak Emi angkat
pula profil uda Masri Saridam, juga uda Prof DR.Ir.Benny Chatib. MSc(alm).
Pak Emi pasti bisa, terimakasih

Bandung, 2 Nov 09
Masrur Siddik,61


2009/11/2 ajo duta <[email protected]>

>
> ajo doto emi,
>
> ambo mengenal Dr. Marlis ukatu 96 samo menghadiri musyawarah ICMI di
> Jakarta. Urangnya memang randah hati. Low profile kato urang siko.
> Disaat urang sadang baradu calon Sumbar1, bisa sajo tulisan pak doto
> ko semacam indikasi pencalonan liau jadi cagub. Baa tu sanak?
>
> Wassalam
>
> On 11/1/09, [email protected] <[email protected]> wrote:
> > MARLIS RAHMANOleh : K SuheimiBelum pernah saya melihat orang yg setabah
> dan
> > sesabar dia. Dia begitu sabar dan begitu tabah. Betapa tabahnya dia saat
> > menghadapi istrinya dalam sakratul maut, betapa sabarnya dia. Bukan
> sehari
> > bukan seminggu, tapi berbulan dan berganti tahun didampingnya istrinya yg
> di
> > takdirkan menderita kanker itu. Semua tempat telah di kunjungi untuk
> > kesembuhan istrinyaSemua orang ingin dan bersedia menolongnya, namun
> tidak
> > satu daya dan upaya pun yang dapat membebaskannya dari derita penyakitnya
> > itu. Penyakit kanker, penyakit yang sangat menakutkan dan penyakit yang
> > mudah sekali merenggut nyawa, penyakit yang menyebar dengan sangat cepat
> dan
> > ganas. Penyakit yang sampai hari ini, membuat dokter angkat tangan,
> penyakit
> > yang belum ditemukan obatnya, penyakit yang membuat orang bertekuk lutut,
> > penyakit yang menyebabkan manusia menyerah dan pasrah. Tiada daya dan
> tiada
> > upaya. La haula wala Kuata illa billahil 'azidhul aziim. Kanker itu,
> kanker
> > itu telah merayap ke mana-mana, sehingga istrinya tidak berdaya, dia
> jatuh
> > dan dia pergi.  Di hari ini hanya satu kata yang dapat diucapkan
> > "Innalillahi wa inna illahi Raajiun". Milik Allah kembali lagi
> kepada-Nya.
> > Semua tertekur, semua tersedu, semua kehilangan, kehilangan orang yang
> > sangat disayangi, kehilangan orang yang senantiasa ingin menolong,
> > kehilangan istri terbaik . Marlis terlihat tabah menghadapinya dan sabar
> > sekaliKami berdo’a; Ya Allah, dia orang baik, terimalah dia sebagai
> hamba-Mu
> > yang terbaik, tempatkan dia dalam golongan hamba-hamba-Mu yang Kau
> cintai.
> > Tempatkan dia pada tempat yang sebahagia-bahagianya, pada tempat yang
> > semulia-mulianya. Ampunilah segala dosa-dosanya dan maafkan segala
> > kekeliruan dan kesalahannya. Berilah dia kesenangan di akhirat kelak,
> > sebagai ganti kesenangan, yang tidak pernah dirasakannya selama hidup di
> > dunia ini. Amin, amin.”  Betapapun berat cobaan , betapapun berat derita
> yg
> > sedang dihadapinya, namun pekerjaan yg di bebankan di pundaknya tetap di
> > jalankannya dan berhasil Tak mudah dia mendayung hidup. Dia tak bisa
> > melanjutkan dan menamatkan sekolahnya di SMA ! B Tinggi Dia harus di D O
> ,
> > dia harus pindah ke SMA Karya Nasional, sekolah SMA swasta di Padang.
> Tapi
> > itu pulalah yg jadi cemeti yg mencambuk agar dia berjuang lebih berat.
> > Setiap kemalangan yg menimpanya, bukannya membuat nyalinya jadi surut
> justru
> > dia smakin tepacu Bukannya dia tak pintar, Cuma di saat kelas 1 SMA itu
> lagi
> > musimnya Body Building, banyak pemuda-pemuda B Tinggi mengekarkan
> badannya,
> > ingin seperti Yohannes yg bisa mengangkat Mobil dan juara Body kontes se
> > Indonesia ketika itu.Hercules adalah tempat mengolah dan membentuk tubuh
> > jadi kekar dan perkasa. Pemuda di B Tinggi akan segan bia kita sebut
> sebagai
> > anak Hercules, Lengan baju di singsingkan, kasper dan pangka langan di
> > pamerkan, Jadi urang bagak dan urang Gadang B Tinggi.Asyik dengan itu
> Marlis
> > terlalai, himgga di marahi Pak Sunaryaman dan tak bisa melanjutkan
> sekolah
> > di SMA ! B Tinggi.Tercampak ke SMA Karya Nasional Marlis memacu dirinya
> dg
> > sangat-sangatBegitu dapat cobaan yg berat itu Marlis mengasah dirinya dan
> > berhasil masuk Unand di FMIPA kemudian bersama istri di kirim ke Amerika.
> > Tidak mudah memang liku-liku hidup yg telah di jalaninyaDalam cobaan yg
> > berat dan beban yg dipikul luar biasa. Bak kata orang “Baban barek
> > singguluang batu” Marlis terpilih jadi Rektor Unand. Saya salut melihat
> > betapa tenangnya dia ketika membawa Presiden ke Unand dan menayangkan
> Profil
> > Unand, serta membawa Pak Harto keliling Unand.“Alangkah bainya untuk
> > keliling kampus ini kita bersepeda “ Kata pak harto selepas menyaksikan
> > Unand dan selepas ngomong dg Marlis.Sesudah itu Marlis bagaikan roket
> > karirnya menanjak terus dg memperoleh Gelar Guru Besar dan di Percaya
> jadi
> > Wakil Gubernur Sumbar, Namun di wajahnya tak ada kesombongan. Kalau kita
> > bicara di dengarnya dengan sepenuh hati, dan bilamana perlu di
> benarkannya
> > dan di tunjukkannya arah mana yg terbaik yg kita pilih.Keika Marlis jadi
> > Rektor UUnand banyak kemajuan yg di capai oleh Unand. Dan betapapun berat
> > beban yg di pikulnya dia tetap sabar dan tabah mengahdapi setiap orang.
> > Wajahnya yg lembut , walupun dg kumis melintang/ Satu demi satu pekerjaan
> di
> > selesaikannyaBeberapa saat sebelum di lantik jadi Wakil Gubernur, beliau
> > dapat serangan penyakit, tapi ketika di lantik di cerah dan gairah
> > kembali.Saya lihat dg didampingi ibu Wid beliau menikmati hidup, tiap
> hari
> > kamis latihan bernyanyi. Beberapa kali saya ikuti latihan nyanyinya.
> > Suaranya bagus sekali apalagi jika duet dg istri tercinta.Saya tahu di
> malam
> > puncak SMA ! dia ingin menyumbangkan suaranya, tapi karena dimalam itu
> > banyak dan panjang sekali acara pidatonya, tak jadi Pak Marlis
> menyumbangkan
> > suara emasnyaWalaupun hanya sebentar menduduki dan sekolah di SMA ! namun
> > beliau selalu bangga di katakana sebagai alumni SMA ! . Seperti saya yg
> juga
> > mengenyam pendidikan di SMA ! selama6 bulan.Yang saya petik dari Marlis
> > adalah betapapun beratnya cobaan, tetap dilaluinya, dan kerja tak
> > ditinggalkannya. Betapapun beratnya beban tapi tak pernah terbayang di
> > wajahnya. Wajahnya adalah wajah orang seperti tak ada beban.Untuk ke
> sabaran
> > dan ketabahannyanya yg tak mengenal lelah ini saya hadaiahkan sebuah
> Firman
> > suci Nya dalam Al Qur’anHai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan
> > shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang
> > sabar. (QS. 2:153)
> >
> > Pekanbaru 6 September 2009
> > Powered by Telkomsel BlackBerry®
> > >
> >
>
>
> --
> Wassalaamu'alaikum
> ajoduta/61/usa
>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke