Kapolri memang sangat luar biasa mencantol2kan cerita. 1. Ketika Pance menjadi Ketua Harian SMUI, Nadia adalah sekretaris umum Kelompok Studi Mahasiswa UI Eka Prasetya. Chandra sering datang ke KSM UI karena letak ruangan SMUI dgn KSM UI berada di lokasi yg sama: Pusat Kegiatan Mahasiswa UI atau Pusgiwa UI Depok. Terpencil dari fakultas2 lain.
2. Kaban adalah dosen di Univ Islam di Bogor atau Bandung. Dia memang dikenal sbg ideolog HMI. Ketika masuk HMI, Kaban yg ngisi sesi Nilai Identitas Kader atau NIK. Kaban tdklah terkenal waktu itu, ketimbang Yusril Ihza Mahendra. Yusril jauh lbh dekat dgn Chandra, krn Yusril adalah dosennya di FHUI. Thn 2005, ketika bbrp mhs UI ditangkap waktu kami sbyk 35 org demo di Bina Graha, Yusril, Buyung Nasution, dan Chandra yg membantu membebaskan. Yusril lagi bersinar saat itu. Jauh lbh masuk akal menyebut Yusril sbg coblang Chandra-Nadia, daripada Kaban yg bukan org UI. Sekian: IJP Kasus KPK "Chandra-Nadia Tak Ada Kaitan dengan Kaban"  Arfi Bambani Amri | Jum'at, 6 November 2009, 13:05 WIB Indra Piliang, sahabat Chandra M Hamzah membantah Chandra menikahi Nadia Madjid berkat MS Kaban. "Kalau ada yang mengenalkan mereka, ya kami ini teman-temannya," ujar Indra. VIVAnews - Indra Jaya Piliang membantah sahabatnya Chandra M Hamzah menikah dengan putri Nurcholis Madjid, Nadia Madjid, berkat jasa mantan Menteri Kehutanan MS Kaban. Menurut Indra, Chandra dan Nadia yang sekarang sudah bercerai itu berkenalan di kampus Universitas Indonesia. "Kalau ada yang mengenalkan mereka, ya kami ini teman-temannya," kata Indra Piliang. "Tak ada urusannya dengan Kaban," katanya saat berbincang dengan VIVAnews, Jumat 6 November 2009. Nadia, kata Indra, pernah menjadi sekretaris umum sebuah kelompok studi mahasiswa UI. Saat yang sama, Chandra adalah Ketua Senat Mahasiswa UI. "Saya sendiri pun menjadi anggota Senat Mahasiswa UI," kata Indra yang lulus dari Fakultas Sastra UI itu. Nah, perkenalan Chandra dan Nadia saat beraktivitas di kampus itulah. "Jadi memang Chandra memang sering datang ke kampus UI. Di sana kenalannya," kata Indra. Namun, Indra mengakui dirinya dan Chandra mengenal Kaban sejak masih kuliah. Kaban adalah alumnus Himpunan Mahasiswa Islam. "Kaban yang mengisi pendidikan dasar pengkaderan saya dulu," ujar Indra. Indra yakin, Kaban pula yang mengisi pendidikan Chandra yang juga anggota HMI. Namun, Indra yakin mengaitkan Kaban dan Chandra bekerjasama melakukan korupsi tidak kuat. "Tuduhan itu kabur," katanya. "Catat itu." Sebelumnya, Kapolri mensinyalir Wakil Ketua Pimpinan KPK Chandra M Hamzah punya kedekatan dengan MS Kaban. Kedekatan ini terkait keberadaan Nurcholis yang disebut sebagai tokoh sama-sama mereka hormati. Kabanlah yang konon mengenalkan CH dengan Nadia Madjid, mantan istrinya yang juga putri Cak Nur. Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Bambang Hendarso Danuri juga menyebut-nyebut inisial MK sebagai orang yang ikut menerima aliran dana suap sebesar Rp 17,6 miliar. Dikatakan, MK merupakan salah seorang dari lima penerima suap yang kemudian mengaitkannya dengan kasus pimpinan non aktif KPK, Chandra M Hamzah dan Bibit S Riyanto. Pernyataan Kapolri ini kemudian menarik perhatian bagi anggota Fraksi PDI Perjuangan, Gayus Lumbuun. Gayus yang selama ini getol mendorong pengungkapan kasus yang diduga melibatkan Polri dan KPK itu mendesak Kapolri menjelaskan apakah MK itu adalah mantan Menteri Kehutanan, MS Kaban. “Apakah inisial MK itu maksudnya MSK. Tolong dijelaskan saja,” katanya. Tapi, Bambang Hendarso menolak menjelaskannya karena persoalan azas praduga tak bersalah. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
