Assalamualaikum WrWb. Pak MN yang ambo hormati. Sehubungan jo subjek email Pak MN diateh dan setelah mambaco isinyo, ambo agak kaget dengan apo yang pak MN sampaikan, bahwa Redaksi atau Istilah palantanya Rang Dapua membabat/membuang email nan pak MN kirimkan kapalanta demi ketentuan/tataip RN.
Dapat ambo sampaikan adalah bahwa : 1. kami di dapua RantauNet tidak bisa meng edit email (dipangkas) untuk dikirim ulang kepalanta, kecuali Fwd dulu, berlainan dengan yahoogroups yang bisa di edit sebelum lolos ke milis. 2. sampai saat ini, status email pak MN di RN "Default group policy - Member is allowed to post" atau pak MN bebas mengirim kepalanta, tidak ada di moderasi yang mengakibatkan email itu tasangkuik dulu di sistem groups. Kalau emailnya dimoderasi, bisa jadi tasangkuik dan di abaikan atau lain sebagainya, namun apresiasi ambo salamo ko secara pribadi, email2 pak MN sangat cocok dan sesuai semua dengan misi RN ini ini. 3. Email pak MN terakhir adalah berjudul [...@ntau-net] KEMBALI KE PANGKAL JALAN KEMBALI KE JATI DIRI pada Monday, August 24, 2009 10:48 PM, dan di Fwd/Resend ulang pada Thursday, August 27, 2009 6:07 AM, semenjak itu yang saya tahu, baru ini lagi email pak MN yang terkirim ke Palanta, jadi kalau ada pak MN mengirim kepalanta sebelum ini, mohon di cek lagi, apakah alamatnya sudah benar sehingga tidak sampai kepalanta, sehingga menimbulkan kecurigaan seperti ini, buktinya email bapak yg terakhir ini, pas dikirim, lansung masuk kepalanta, kalau tasangkuik, mungkin akan belum masuk ke palanta. Jadi kiranya, kalau ada yg kurang berkenan atau menjadikan kecurigaan, alangkah bagusnya di tanyain atau di konfirmasi dulu ke Rang dapua, biar kita tidak salah sangka. Mungkin itu yang dapat saya sampaikan untuk klarifikasi dari dapua RN. Dan mohon maaf atas khilaf dan salah jika kami memang lalai dalam hal ini. Wassalam Nofend St. Mudo -----Original Message----- On Behalf Of Mochtar Naim Sent: Monday, November 09, 2009 9:21 AM Sedih hati ini. Dikira komunikasi sambung rasa akan jalan, eh, kiranya dibabat oleh redaksi rantaunet. Sehingga orang tak tahu apa isi dari yang mau disampaikan itu. Demi ketentuan. Lalu dibabat. Itukah tujuan dari kita bersambung rasa melalui internet bersama itu? Itukah yang diinginkan oleh rantaunet? Tidak bisakah membedakan mana yang senda gurau mana yang seriosa? Baa tu Bung Hambociek! MN --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
