Iko berita dini surek kaba nan tampak:
Sumber Padang Kini:
http://padangkini.com/berita/single.php?id=5842
Dicorohkan isinyo di siko tanpa izin untuak sakadar dibaco di Lapau.
Salam,
--MakNgah
Sjamsir Sjarif

SMAN 1 Padang Pindah ke Belanti, Buddha Tzu Chi Bantu 20 M
PadangKini.com | Selasa, 10/11/2009, 19:22 WIB

PADANG--Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memberikan bantuan senilai Rp20 miliar 
untuk pembangunan gedung baru SMA Negeri 1 Padang yang rusak akibat gempa 7,9 
SR di lokasi baru Jalan Belanti Raya, Khatib Sulaiman, Padang.

Peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah di areal seluas 1,2 hektare 
itu dilakukan Selasa (10/11/2009).

Hadir saat acara itu Wali Kota Padang Fauzi Bahar, Wakil Wali Kota Mahyeldi 
Ansharullah, sejumlah anggota DPRD, kepala dinas, dan pengurus Yayasan Buddha 
Tzu Chi Indonesia.

Pengurus Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma mengatakan, bantuan 
tersebut merupakan upaya rekontruksi pasca gempa untuk memprioritaskan sarana 
pendidikan.

"Nanti akan dibangun 42 lokal dengan masjid dan fasilitas olahraga dengan 
konstruksi  tahan gempa memakai pondasi dibungkus dengan baja, harapan kami 7 
bulan sudah siap, jadi bisa dipakai tahun ajaran baru nanti," katanya.

Dipilihnya SMA N 1 Padang untuk dibantu Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, kata 
Sugianto, sesuai saran Pemko Padang. Namun Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia 
juga berencana akan membantu beberapa sekolah lain yang juga rusak akibat gempa.

Kepala SMA Negeri 1 Padang Jufril Siry menyambut baik bantuan tersebut, karena 
gempa menyebabkan 21 lokal tidak bisa digunakan karena rusak berat. Sejak itu 
siswa belajar di tenda bergiliran hanya 3 jam sehari.

"Kondisi sekolah sangat menyedihkan dan memprihatinkan akibat gempa, sejak itu 
proses belajar mengajar tidak efektif, kami sangat terbantu dan berterima kasih 
kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia," katanya.

Gedung baru yang luas, kata Jufril, juga akan sangat membantu SMAN 1 menjadi 
Sekolah Berstandard Internasional (SBI).

"Sebab sudah empat tahun menjadi Rintisan Sekolah Berstandar Intensional 
(RSBI), tapi terkendala syarat luas bangunan Sekolah Berstandard Internasional 
(SBI) minimal seluas 15 ribu meter dapat terpenuhi, katanya.

Terkait gedung lama SMAN 1 yang menjadi bangunan cagar budaya, belum ada 
informasi akan dijadikan apa. Gedung SMAN 1 didirikan pada 1917 sebagai sekolah 
juga setingkat SMA dengan nama Europeesche Lagere School. (joni/s)
--- In [email protected], "Bakhtiar Muin" <bmsa...@...> wrote:
>
> Ass.wr.wb.
>  
> Sebelum menolak atau mendukung relokasi SMA 1 kedaerah  lain, perlu informasi:
>  
> 1.       Dasar pemindahan tsb apa dan kemana dipindahkan. 
> 2.       Semuanya harus transparan.
> 3.       Sudahkah dapat persetujuan dari DPRD kota Padang?>  
> 
> Kalau tidak salah SMA 1 sekarang dekat ke sungai dan rawan terhadap Tsunami.
> 
> Wass.wr.wb.
> Bakhtiar Muin



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke