dikutip dari http://www.facebook.com/topic.php?uid=314899250620&topic=11006
Ben Aswira wrote Sekali lagi saya mohon maaf atas keterlambatan postingan ini... dari tadi siang HP saya terus dibajiri telpo dan sms dari teman2 alumni yang meminta update perkembangan terbaru tentang RELOKASI.. dan saya janjikan akan menceritakannya melalui media ini. Di lokasi relokasi jl. belanti raya dekat kantor camat pdg utara : Hari ini, Selasa 10 Nop 2009 (jam postingan ini sih udah masuk ke hari Rabu), telah dilangsungkan sebuah upacara peletakan batu pertama pembangunan sebuah gedung yang di spanduknya (di lokasi upacara) tertulis : GEDUNG SMU NEGERI PADANG (ada di salah satu foto di group ini) yang merupakan kerjasama Pemerintah Kota Padang dengan sebuah bernama Yayasan Budha Tzu Chi. (ttg yayasan ini juga ada di link group ini). Seperti yang sudah sama2 kita ketahui bahwa Gedung ini direncanakan oleh Pemko Padang sebagai gedung baru SMA Negeri 1 Padang yang, menurut pemko, gedung lamanya (Sudirman 1) sudah tidak layak sebagai sebuah sekolah akibat gempa 30 S yang lalu. Apalagi untuk sekolah yang berstandar internasional dimana fasilitasnya sangat tidak "match" dengan statusnya. (paparan Wako Padang di depan Alumni di SMA 1 Padang 6/11/09 dan telah saya posting sebelumnya di group ini). Saya persingkat. Pada sekitar jam 9.30 sebuah pesan masuk ke inbox account FB saya dari salah seorang siswi SMA 1 Padang berbunyi : Kak. . , boleh minta no.hape kakak? Gmana ni? Kami di bodohin semua. Kami kayak sembahyang budha. Kak dateng laa,rame-rame kak. Kami butuh bantuan kak. Kami di bodohin. Embel2 upacara. Tapi kyk penghormatan budha kak. Kami islam kak bukan budha. Saya tidak kaget...!!! Karena pada hari Jumat itu (06/11) saya telah mengkonfirmasi hal ini ke kepala sekolah SMA 1 Jufril Siri. Saya tanya apakah nyanyian dan tarian ini tidak berbau pembelokan aqidah pak? dia jawab bahwa dia telah mengklarifikasi hal ini ke wako bersama2 dg 5 org guru lainnya. Jawab wako tidak ada masalah. Ini bukan peribatan Budha tapi nyanyian dan gerakan cinta kasih dan damai yg bersifat universal dari yayasan tersebut. Wako, menurut Jufril, juga telah berdiskusi dengan para alim ulama. Lalu saya tanya menurut Pak Jup sebagai pribadi baa? Jawabnya : "ambo kan alah batanyo ka pak wali.. jadi iko alah jadi tangguang jawab baliau.. nan ambo lapeh" Lalu saya katakan, ndak bisa pak.. baa dg murid2 apak? iko tetap tgg jwb pak jup. karano tadi pak jup mangecek nan apak pikia an sehubungan dg relokasi ko hanyalah kepentingan siswa ke depan. (ini di ungkap Jufri sebelum saya konfirmasi soal nyanyian tersebut). Iko kan kepentingan siswa pak. Aqidah lo lai. Jawabnya : pokoknyo ambo lah maagiah tau pak wali dan jawab pak wali yo itu tadi. Ternyata tadi siang di SMA 1 terungkap sebuah fakta bahwa salah ortu siswa telah mengirim SMS ke salah alumni melapor ttg keikutsertaan anaknya dalam paduan suara dan gerakan budha ini di upacara hari selasa itu. Dan itu juga telah dimuat di harian haluan oleh satu alumni yg menjadi wartawan di koran tsb. Selanjutnya saya dikontak oleh salah satu alumni yg menjadi koresponden sebuah tv swasta nasional untuk sumbar, beliau menanyakan lokasi Belanti ini. Saya sebutkan daerahnya (saya juga gak tau pasti lokasi tepatnya) dan kami lalu bertemu di dekat daerah itu. Akhirnya klami sampai juga ke lokasi tersebut. Ternyata upacara telah dimulai. Ketika saya datang, di mimbar yang sedang memberi sambutan adalah Wakil Gubernur Sumatera Barat, Prof. Marlis Rahman diwakili oleh salah satu Asisten Sekdaprov Chairul Darwis. Dalam sambutan itu disebutkan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap niat baik Yayasan BTS ini terhadap Kota Padang yang telah bersedia membantu Pemko Padang dalam merelokasi SMA 1 Padang. (lho... di spanduk cuma tertulis SMU Negeri Padang). "Pemko Padang hanya memiliki dana 80 Milyar melalui APBD yang di alokasikan untuk me rekonstruksi seluruh infrastruktur dsi Kota Padang yang rusak akibat gempa yang baru lalu" demikian Chairul. "Untuk diketahui oleh Bapak Ketua (ketua yayasan) SMA 1 Padang ini telah melahirkan alumni2 yang hebat yang kini banyak yang telah menjadi tokoh bahkan sampai ke tingkat nasional. Salah satunya adalah Bapak Gamawan Fauzi yang sekarang menjadi Mendagri" lanjut Chairul. (onde Da An.. sakolah Da An dulu ka digusur urang sempat2 juo namo Da An dibawo2 lai..... seolah2 Da An setuju jo relokasi ko... kama se Da An...???). Acara selanjutnya adalh pembacaan doa, demikian protokol acara (seorang perempuan keturunan (ini ketauan dari logatnya)) oleh Bapak Kepala Kantor KUA Kecamatan Padang Utara Bapak Anu.. (lho.. acara tingkat Pemko koq yg baca doa Kepala KUA..??? kenapa bukan Kepala Kantor Depag Kota Padang yak, batin saya...). Akhirnya puncak acara adalah Peletakan batu pertama. Seluruh pejabat terkait, khususnya wako dan kepsek sma 1, maju ke lingkaran beton non permanen yang di tengahnya terdapat semacam tugu berwarna putih berhias pita2 panjang di setiap sisinya dan bertuliskan huruf china) (foto ada di group ini). Protokol lalu mengatur agar para peserta merapatkan posisinya (kaya Imam nyuruh kita merapatkan shaf kalo shalat berjamaah aja ne...) dan saling berpegang tangan sebagai lambang persatuan. Saya lupa entah siapa yang menyodok tanah pertama, yang jelas protokol bilang setiap sodokan mempunyai makna : sodokan pertama : damai di bumi (kira2 demikian) sodokan ke dua : ..... (saya lupa) sodokan ke tiga : tidak ada lagi bencana (ini dikomentari oleh seorang protokol lainnya yg berseragam PNS : tidak ada lagi 7.9 SR ya bu... Masya Allah.. lah gilo ang yuang kecek den dalam ati... saya jadi pengen teriak : GAAMMMPPPOOOOO....!!!) Muak dengan semua ini, saya beranjak dari lokasi ini bersama2 dengan adik2 siswa SMA 1 Padang. Satu Fakta yang lupa saya ungkap bahwa saya sebelumnya sempat nelpon ke salah satu adik2 ini menanya lokasi tepatnya dan dia sempat kasi info bahwa waktu dia mau menggalkan lokasi dia dilarang pergi oleh orang2 entah dan satpol PP. Lalu masuk sms dari Ketua DPD Kasma 1 Propinsi Yul Achyari Sastra (88) berbunyi : ben, awak kumpua di SMA 1 jam 2 siang beko. saya balas : Jadih... alah ang agiah tau yang lain? Yul balas : alah. Saya lalu jawab : ok yul... Saya lalu berangkat menuju ke sekretariat Galapagos di Jl. Asahan GOR. Di lobi ada Akel Lubuk (93) Adik2 siswa pun tak berapa lama lalu sampai disana... mereka semua lalu cerita macam2 ttg upacara itu dan mereka mengungkapkan : "paneh ati wak bang..." ado lo : "ibo hati wak bang... malu wak..." Saya, dan Akel lalu bilang : kalo co itu manga ang mangecek-ngecek se disiko.. ungkapkan lah perasaan ang tu disakolah lewat sebuah aksi.. pasang spanduk bertuliskan "KAMI SEDIH... KAMI MALU..." lalu kumpua an tando tangan siswa.. ja an takuik... indak ka di pecat gai sebagai murid SMANSA do.... Tiba2 wajah mereka kembali "badarah"... semangat mereka timbul dan mereka lgsg bergerak... Spanduk ini lah yang kemudian memicu emosi KEPSEK dan YUL ACHAYARI SASTRA SIANG HARINYA DI SMA 1 PADANG. Di Lokasi SMA 1 Padang Jl. Sudirman No. 1 : Sya datang ke SMA 1setelah di telpon dan di sms oleh teman2 agar saya segera datang karena saya yg ngajak tapi koq alun nampak batang iduang nyo... (kebetulan den makan pulang lu dan ado tamu pulo dari solok) Dalam gerimis sampai di sakolah urang lah rami... Jalan Sudirman macet.. byk oto parkir di jalan muko sakolah.. tambah lo terminal darurat di jalan sampiang sakolah (ini imbas dari kebijakan pemko menutup jl. pasar baru muko bioskop raya yang dibangun los yg sampai hari ko masih alun ditarimo dek urang pasa)... halaman sakolah panuah dek siswa, guru jo sebagian alumni (bagian terbuka cuma dari depan pintu masuk ke ruang guru sampai ke pintu masuk dekat ruang alumni : ex koperasi. arah parkiran motor (kini ruang osis ado tenda unicef. arah kelas pgri ado puing gedung baru berlantai 3 yang patah) Alumni yang hadir antara lain : Aldian Ombes (86), M. Dinul Akbar (86/ DPRD Padang PG), Maidestal (DPRD Padang PPP/ Angkatan bara ji?), Da Cen (85), Da In (jakarta/78?) Uni Evi (Bendahara Kasma/78?), Da Zam/71, Da Jon/??), Yal (PLN/88), Yul Achyari Sastra/88, Prima Putera/87, Diah/88 dan beberapa alumni dari berbagai angkatan yg saya tidak tau namanya. Di koridor, pas di ex meja piket, adik2 siswa sedang menandatangani spanduk.. keadaan masih bagalau. Ramdansyah (Wakasek Kesiswaan) bantuak ayam mancari caciang baputa-puta se di dakek adiak2 ko ... (mujua ndak bakotek paja ko ma... ). Sebagian guru2 perempuan duduk di tembok taman depan.. papa jo mama tagak di pintu masuak koridor bantuak patuang budha manunggu tamu.. Sang Kepsek ternyata ada di dalam gedung utama sedang menerima tamu agungnya : PENGURUS YAYASAN BTS Sang Sinterklas. Adik2 siswa lalu membentang spanduk ungkapan bertuliskan : KAMI SEDIH KAMI MALU yang telah dibubuhi ratusan tanda tangan siswa, alumni bahkan guru di dinding sisi kiri (kalo kita menghadap ke jalan sudirman) dalam hujan. Momen ini direkam oleh tv nasional. Tiba2 "mancogok" kapalo sakola ko dari pintu utama diiringi tamu2 agungnya. Dengan emosi kepsek menghardik siswanya yang tengah memasang spanduk : Kepsek : "woi baruak..!!! apo nan ang pasang tu..? bukak..!!! Siswa2 ini tentu ketakutan dan otomatis melepaskan spanduk tersebut. Sekonyong-konyong datang Yul Achyari Sastra "mahariak kapalo sakola ko : Yul : "Woi.. manga ang larang2 nyo.. (ke kepsek) pasang taruih..!!!" (ke siswa) Kepsek : "ambo kan malarang anak2 ambo nyo pak" Yul : "iko adiak2 den ma....!!! Ang kecek an waang se nan berhak di siko ko...? kami berhak lo ma...!!! ndak ado buka2.. pasang taruih..!!! Mendengar ini, saya melihat sang kepsek bantuak manciak tasuduik di tapi dindiang... ngenek, pucek dan mati angin... bantuak tabang aruah nyo... Serta merta para alumni senior lalu berkumpul di dekat yul... dan lalu meminta klarifikasi kepada salah satu pengurus Yayasan BTS yang kebetulan memang hendak pergi dari SMA 1, soal tarian dan transkrip tarian dan nyanyian berbau ibadah agama tertentu yang dibawakan oleh siswi2 SMA 1 Padang (semua berjilbab) dalam upacara tadi pagi di Belanti. Sempat terlontar kata dari salah satu alumni agar Yayasan ini bertanggung jawab dan meminta maaf atas semua ini. Keadaan tambah kacau. Hujan masih turun lumayan deras namun kalah deras oleh semangat dan cinta kita semua terhadap SMA 1 Padang. Wajah2 para alumni danpara siswa yang hadir mengekspresikan itu. Satu keyakinan bahwa perjuangan baru dimulai. Bola salju baru saja menggelinding dan akan terus membesar dan melanda segala kesemena2an dan ketidakadilan, apapun bentuknya dan dari siapapun itu. Adik2 siswa pemasang spanduk lalu dipanggil kepsek. Dan hebatnya adik2 ini tidak lagi takut. Mereka spertinya memilki keyakinan bahwa mereka di back up 100% oleh kakak2 alumninya. Hal inilah yg selama ini tidak mereka milki. Rasa aman...!!!! Rasa percaya diri bahwa mereka harus "melawan"...!!!! Selanjutnya kegiatan dipindahkan ke aula ex. lokal gambar. Seluruh alumni yang hadir berikut para siswa berkumpul di aula tsb. Rapat di pimpin oleh Ketua DPD Kasma 1 Padang. Isi Rapat : (panek juo mangetik ko ruponyo.. bisuak lah disambuang yo.. mato mangantuak lo ha...) to be continued... -- ***** This message may contain confidential and/or privileged information. If you are not the address or authorized to receive this for the address, you must not use, copy, disclose or take any action based on this message or any information here in. If you have received this communication in error, please notify us immediately by responding to this email and then delete it from your system. Universitas Andalas is neither liable for the proper and complete transmission of the information contained in this communication nor for any delay in its receipt. ***** Andri Rusta Student Master of Politics and Public Policy Macquarie University Australia / Teaching Staff of Political Science Department Andalas University Indonesia <a href=http://www.facebook.com/people/Andri-Rusta/828221167>Facebook me!</a> --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
