Sasuai jo Da JP, thread iko sungguh menghibur.

kalau lah mangecek soal namo urang Minang, ambo yobana sakik paruik jo
namo DON'T WORRY. namo? yobana, namonyo Don't Worry!
caritonyo di bawah ko:


====
http://guario.blogspot.com/2005/11/carito-mudiak-kaampek-kalau-orang.html

Seperti biasa, ketika pelatihan dibuka pada hari pertama, nama semua
peserta diabsen dengan cara disebut satu per satu hingga semua orang
selesai dipanggil. Tak lama, saat pelatihan akan segera dimulai,
seorang pria berdiri seraya mengacungkan tangannya.

“Nama saya belum disebut, Bu,” katanya.

“Ah, rasanya sudah saya sebut semua,” kata Ibu Trainer bingung. “Siapa
namanya, Pak?”

Laki-laki itu terdiam sejenak sebelum akhirnya menjawab.

Siap-siap ...

“DON’T WORRY, Bu.”

Semua mata menatap pria bernama Don’t Worry itu dengan tatapan tak
percaya sebelum akhirnya tawa mereka meledak. Si Ibu Trainer sambil
tersenyum meminta maaf. Katanya, dia pikir kalimat “don’t worry” itu
ditulis oleh panitia yang sedang menunggu konfirmasi peserta yang akan
mengikuti pelatihan tersebut. Bukan nama orang.

Gue ngakak sampe sakit perut mendengar cerita Etek gue itu. Setelah
bisa menarik nafas, gue bertanya, “Sebentar ... cara nulisnya gimana?
Di-Indonesia-in jadi Don Wori atau emang pake English grammar yang
bener segala?”

Rio, tabahlah sampai akhir ...

“Emang pake grammar yang benar, Yo, jadi D-O-N-tanda petik tunggal-T
W-O-R-R-Y. DON’T WORRY!”

Mati gue! Gue nggak sanggup ngebayangin ada orang tua yang ngasih nama
anaknya Don’t Worry dengan penulisan yang benar. Itu kan bukan nama,
huaaaaa .... *menangis berguling-guling* Belajar bahasa Inggris di
mana sih bapaknya? Apa sang bapak dapat ilham waktu dengar ada turis
bule yang lagi jalan-jalan di Ngarai Sianok Bukit Tinggi, empat
puluhan tahun yang lalu, dan ngomong “don’t worry.” Terus, dia suka
dengan kalimat itu karena dia pikir itu nama Spanyol seperti Don
Quixote, walau gue juga bingung dari mana dia mungkin pernah mendengar
cerita tentang Don Quixote. Lantas, gue rasa dia meminta bule itu
menuliskannya di atas kertas dan begitu anaknya lahir, dengan hati
berbungkah kebahagiaan, dia berikan secarik kertas yang sudah lusuh
itu kepada petugas Kenagarian sewaktu meminta akte kelahiran anaknya.
Dengan susah payah, bapak petugas itu mengetik di mesin tik Brother
seri pertama nama yang akan tercatat dalam sejarah sebagai puncak dari
segala puncak keajaiban nama urang awak, mengalahkan John Travolta,
menendang Lovely Son-nya Miund: ‘Don’t Worry’.

Gue menghela nafas dalam sambil membayang kekuatan mental Pak Don’t
Worry yang hidup dengan nama itu empat puluh tahunan lamanya. Kagum
gue. Kalo gue sih rasanya udah bakal melakukan hal yang dilakukan
salah seorang Oom gue di kampung, Pak Etek Ucok: ganti nama. Gimana
nggak, dia dikasih nama SAFRIANUS oleh orang tuanya, dan terbayang
bukan begitu dia sekolah dan mengerti arti kata anus itu?

Sekarang, gue penasaran, kalo Pak Don’t Worry punya anak, dia kasih
nama anaknya apa ya?

Mestinya ‘Be Happy’.

=====

wassalam,
eva, cimahi coret




2009/11/11  <[email protected]>:
> Asyik juo di thread subject...ambo suko, manyumbang lah ambo ciek

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke