Ondeh mak, baa ka mangambaliannyo baliak ko mah, bara percent pertumbuhan
ekonomi awak ko kini, lapangan karajo nan ala
bakurang, investasi ala mundur dan lari, perputaran ekonomi ber ingsut,..
moga2 sanak2 rantau utk berinvestasi sedikit demi
sedikit, semoga perekonomian Sumbar hidup kembali,... sedikit tapi pasti.
Harapan besar tetap pada rantau utk mengirimkan
kocek nya ke kamapung.. ukt mengairah kan perekonomian, InsyaAllah.
Wass. Muzirman Tanjung.
--------------------------------------------------------------------
Kerugian Gempa Pariaman Rp 21,5 Triliun
<http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/05/1045079p.JPG>
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO
PURNOMO<http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/11/15/02525366/kerugian.gempa.pariaman.rp.215.triliun#>
Ilustrasi dampak gempa
*Artikel Terkait:*
- 1.195 Tewas, 4,8 Triliun Kerugian Gempa
Padang<http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/10/28/11141045/1.195.tewas.48.triliun.kerugian.gempa.padang>
- Kerugian Gempa di Padang Rp 7,8
Triliun<http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/10/24/00092341/kerugian.gempa.di.padang.rp.78.triliun>
- "Hantu PHK" Pascagempa
Padang<http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/10/21/10490346/hantu.phk.pascagempa.padang>
- Gempa Kembali Guncang Padang, Warga
Berhamburan<http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/10/20/00180297/gempa.kembali.guncang.padang.warga.berhamburan>
- 1.117 Orang Meninggal akibat Gempa
Padang<http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/10/15/1023516/1.117.orang.meninggal.akibat.gempa.padang>
Minggu, 15 November 2009 | 02:52 WIB
*PARIAMAN, KOMPAS.com *- Total kerugian materiil akibat gempa 7,9 skala
Richter diikuti tanah longsor di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) pada 30
September 2009 ditaksir mencapai Rp 21,58 triliun. Kerugian terbesar adalah
perumahan milik masyarakat yang mencapai 74 persen.
Wakil Gubernur Sumbar, Marlis Rahman menuturkan, kerugian tersebut
berdasarkan hasil verifikasi final yang menyebutkan sebanyak 249.833 unit
rumah milik masyarakat rusak akibat gempa dan tanah longsor. Kategori
kerusakan terdiri atas 114.797 unit rusak berat atau roboh rata dengan
tanah, 67.198 unit rusak sedang dan 67.838 unit rusak ringan.
Kerugian terbesar dialami sektor ekonomi produktif yang mencapai 11 persen,
lalu komponen sosial tujuh persen dan komponen infrastruktur lima persen.
Kerusakan lainnya yang menimbulkan kerugian adalah komponen lintas sektor
terutama pada kantor pemerintahan yang mencapai kerugian tiga persen.
Gempa dan tanah longsor melanda Sumbar itu terparah dialami Kabupaten Padang
Pariaman yang menimbulkan kerugian Rp 8,67 triliun. Bupati Padang Pariaman,
Muslim Kasim menjelaskan, kerugian terbesar ditimbulkan oleh kerusakan
pemukiman masyarakat dengan nilai mencapai Rp7,8 triliun.
Gempa dan tanah longsor itu menyebabkan 59.693 unit rumah warga di Padang
Pariaman rusak berat, sebagian besar diantaranya roboh rata dengan tanah,
rusak sedang (16.525 unit) dan rusak ringan (15.148 unit). Kerusakan
terbesar kedua dialami pada sektor sosial yang mencapai nilai Rp 598,61
miliar, akibat rusak beratnya ratusan tempat ibadah, sekolah dan puskesmas.
Sementara, jumlah korban jiwa meninggal dunia di seluruh Sumbar akibat
bencana ini tercatat 1.195 orang, terdiri atas 983 orang ditemukan jasadnya
dan teridentifikasi serta 212 orang hilang tak ditemukan.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---