untuk media dalam negeri terutama elektronik, kira-kira siapa ya da yang melakukan liputan atas beberapa kegiatan dari event yang diterlibati oleh keempat orang ini...

alangkah cukup baiknya bila gema bagi fenomena baru solok selatan ini lebih mengiang di dalam negeri mengiringi tersiar luasnya ke dunia internasional, demi lebih memicu prasarana-prasarana swadaya masyarakat berminat untuk ikut menyediakan sedikit kebutuhan guna menyambut impact dari kejadiaan saat ini, diantaranya ada yang meluangkan hatinya untuk bersedia menjadikan rumah ybs yang diantaranya hanya dibersihkan oleh sanak famili dikampung dalam jadwal2 tertentu tanpa ada yang menempatinya itu sangat-sangat tepat bilamana diberdayakan sebagai 'home stay', atau bergeraknya kegiatan lain seperti ketersediaan warung-warung sederhana di sekitar lokasi serta beberap yang menjajakan pernak pernik unitk dari nagari 1000 rumah gadang.

hasrat dan keinginan ini sangat-sangat akan terjentik bilamana saja sang media masa dalam negeri menjadi 'tukang kaba' yang baik kepada masyarakat dalam negeri demi memancing minat terhadap kesempatan berusaha dan berupaya dalam skala sesuai porsi dan keberadaan masing-masing.

sangat-sangat berdoa dan berharap semoga ini pada kemudian hari akan menjadi satu diantara sekian primadona wisata 'nagari 1000 rumah gadang' amiiiiin..............


Dari: Y. Napilus <[email protected]>
Kepada: [email protected]; [email protected]; WSTB <[email protected]>; Media Sumut <[email protected]>; mediacare <[email protected]>
Cc: Milis SMA1Bkt <[email protected]>; MPKAS <[email protected]>; IPMPP <[email protected]>; Gebu Minang <[email protected]>
Terkirim: Sen, 16 November, 2009 16:19:47
Judul: [solok-selatan] "Extreme Sports" di Solok Selatan...?

Dear All,
 
Biar lebih afdhol, seperti disebutkan sebelumnya, 4 orang bule KAYAKers kelas berat dunia yang suka "terjun bebas" dg kayak ini akan mengguncang dunia Internasional dari Solok Selatan. Buat kawan-kawan media, ini SANGAT LAYAK BERITA nih.
 
Mereka adalah sbb:

1. Celliers Krueger, CEO, pemilik Fluid Kayak, sebuah perusahaan pembuat kayak berbasis di Afrika Selatan. Fluid Kayak ini baru saja meraih gelar Kayak of the Year dari Majalah Canoe and Kayak, atas produk kayak mereka dengan merk Solo, jenis khusus yg dibuat untuk extreme kayaking ini mengalahkan merk-merk lain di dunia. Mereka ke Solok Selatan membawa jenis Solo ini.

2. Andrew Kellet, Director Gravity Adventure, perusahaan penyedia jasa layanan petualangan kayaking.

3. Adrian Tregoning, fotografer & penulis situs www.playak.com , portal berita kayak paling berpengaruh dan terbesar di dunia.

4. Hugh du Preez, Direktur Whitewater Training, perusahaan training kayak + rescue

Untuk nama-nama nomor 1 - 3, kalau di search di google, akan muncul banyak sekali berita dan gambar-gambar tentang mereka. Jangan kaget melihat foto-foto "extreme sports" mereka ini...
 
Kita liat nanti, apakah mereka juga akan mencoba "terjun" juga di Air Terjun Empat Tingkat atau The Rainbow Waterfall di Lembah Mengirai ini...? Sampai sejauh mana ke-empat "orang gila" dari Afrika Selatan ini bisa mengguncang dunia kayak Internasional dari Solok Selatan nanti...?
Satu hal yang pasti beritanya akan masuk dan beredar ke berbagai media internasional. Ke-empatnya akan menulis tentang Olah Raga Kayak dan Arung Jeram di Solok Selatan. Termasuk tentang Nagari Seribu Rumah Gadang ini. Krn tadi sudah keluar masuk kampung dan mereka semua exciting banget dengan suasana seperti itu. Terutama ketika mereka mau naik dan menginap di rumah gadang Kakek saya, tempat mereka akan menginap selama 2 minggu di Koto Baru, Muara Labuh, SS. Katanya, hampir gak berhenti kamera mereka jepret sana jepret sini... Satu lagi bukti usulan Pak Saaf utk "home stay" sangat perlu kita kembangkan...

Tanpa melupakan bencana gempa yang baru saja terjadi, harapan kedepan tetap juga harus dipersiapkan secara berkesinambungan. Terima kasih atas dukungan semua pihak.

Salam,
Nofrins
 
Nantikan Kayak Photo Session: 25-26 Nov 2009 di SS...
 

--- On Mon, 11/16/09, Nofend St. Mudo <[email protected]> wrote:

From: Nofend St. Mudo <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Sungai di Solsel Cocok Untuk Olahraga Arus Deras
To: [email protected], [email protected]
Date: Monday, November 16, 2009, 9:13 AM

Kab. Solok Selatan | Minggu, 15/11/2009 18:46 WIB

Arzil - Padang Ekspres

klik untuk melihat foto
Ilustrasi Arus deras

Kabupaten Solok Selatan (Solsel) yang dikenal dengan sebutan nagari 1.000 rumah gadang di Sumatera Barat, dan juga punya hot water spring (sumber air panas) yang unik ini,  kembali mencari potensi lain untuk menggaet wisatawan, berupa Olahraga Arus Deras (ORAD) meliputi arung jeram dan kayak.

 

"Potensi wisata yang kini kami dikembangkan di Solsel berupa wisata sungai yang disebut white water seperti king and Rafting. Hal itu dikemas dalam bentuk olahraga kayak dan arung jeram,"ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Solsel Yul Amri kepada Padang Ekspres (Group Padang-Today), Sabtu (15/11) malam di Padang.  

 

Yul Amri menambahkan, ini tak lebih untuk memperkenalkan potensi sungai yang ada di daerah itu, yang umumnya memiliki panorama indah disamping arus sungainya yang cukup menantang untuk dijajal.

 

Di antara sungai yang dijadikan ORAD tersebut terdapat di aliran Batang Sangir, Batang Bangko dan juga sungai Batanghari.

 

Bahkan untuk mendukungnya, sekaligus mendapat pengakuan tingkat dunia, Dinas Persenibud Solsel juga mengudang Delapan orang atlet olahraga petualangan, salah satunya atlet kaliber dunia dari Afrika Selatan seperti Sellier Krouger, pemilik vendor pabrik perahu kayak nomor tiga dunia.

 

"Tak dipungkir, untuk meyakinkan bahwa Solsel memang memiliki potensi olahraga kayak dan arung jeram, kami memang mengundang mereka. Kami berharap dari hasil eksibisi mereka di sini bakal melahirkan sebuah rekomendasi yang menunjukan Solsel cocok untuk ORAD tersebut, bahkan bertaraf internasional,"kata Yul Amri.

 

Sedangkan, Toto Triwandarto, altel dari Tirtaseta Purbalingga Jateng, yang menjadi partnership Dispersenibud Solsel dalam mengemas witasa air itu menilai, langkah yang dilakukan Pemkab itu merupakan bagian pengoptimalisasi potensi wisata di daerah itu. Selain mengandalkan pesona alam, kini dibuka juga jalur untuk ORAD.

 

"Sepanjang pengamatan saya dalam survei sungai di Solsel sejak bulan lalu, sungai itu cukup bagus dijadikan objek wisata baru. Indikatornya, air sungai masih bersih, kontur dari tebing sungai bergelombang, arus sungai yang deras dan tidak terjal dan view-nya pun cukup alami,"sebut Toto.

 

Bagi penggiat ORAD, lanjut Toto, akan merasa tertarik bila sungai yang mereka jajali itu memenuhi empat indikator yang disebutkan di atas, dan tak jarang dari mereka akan datang kembali merasakan sensasi dari aliran sungai tersebut, sekadar untuk berwisata,"imbuh Toto.

 

Sementara menyangkut panjangnya rute tempuh yang ada di sungai yang bakal dijajal delapan atlet kayak dan arung jeram itu, Yul Amri menyatakan, total panjangnya hampir mencapai 200 meter. []

 

http://padang-today.com/index.php?today=news&id=11109

 




Berselancar lebih cepat.
Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)

Kirim email ke