"Tiada Kata Jera dalam Perjuangan..." -----Original Message----- From: "ilham d. sannang" <[email protected]> Date: Sat, 21 Nov 2009 06:31:12 To: undisclosed recipients: ;<Invalid address> Subject: [ksm-ui] Kemanakah Selasar Masjid Itu?
Kemanakah Selasar Masjid Itu? Di tanah airku kini kulihat masjid-masjid mewah di sana-sini dengan menara-menara menjulang tinggi lantai berlapis marmer, bahkan kubah emas yang tinggi umat Muslim saudaraku berduyun-duyun ke sana mengagumi keindahan dan kemewahannya mendengarkan ceramah ustad, imam, atau guru agama yang merasa nyaman-nyaman saja berceramah di dalamnya tapi tidak tahu aku, apalah guna semua kemewahan itu yang jelas kutahu, Nabiku Muhammad tak pernah contohkan masjid mewah seperti itu masjidnya yang asli di Madinah hanya berlantai tanah tiang-tiangnya dari pohon kurma atapnya anyaman dedaunan saja tapi dalam kesederhanaan masjid itu, Nabiku menyediakan satu ruangan khusus untuk ahlus-suffah yang badannya kering kurus si miskin, si lapar, si telanjang mendapat tempat dan makan dalam masjidnya yang sederhana kemanakah selasar khusus ahlus-suffah itu dalam masjid-masjid mewah di tanah airku? apakah Tuhan bangga memandang bongkahan emas yang melapisi kubah masjid-Nya sementara hamba-Nya lapar tak berdaya tak ditolong saudaranya? tak ditolong pengurus masjid, ustad, dan imamnya? Bukankah Tuhan akan menggugat kita di akhirat: "Aku lapar, tapi kalian anak-anak Adam tidak memberi-Ku makan?" "Aku sakit, tapi kalian anak-anak Adam tidak menjenguk-Ku? " "Aku haus, tapi kalian anak-anak Adam tidak memberi-Ku minum?" dan kita keheranan bertanya, bagaimana pula kita manusia akan memberi Tuhan makan, minum, dan menjenguk-Nya, padahal Dialah Tuhan Penguasa seluruh alam? Maka Tuhan menjawab bahwa bukankah hamba-Nya si anu lapar, tapi tak diperhatikan? Bukankah hamba-Nya si anu sakit, tapi hanya dibiarkan? Bukankah hamba-Nya si anu haus, tapi tak diberi minuman? Berceramahlah terus wahai ustad, wahai imam ingatkanlah kami-kami, umat yang lupa ini berceramahlah terus wahai kita semua, ceramah dengan lidah, ceramah dengan aksi Jika upah buruh dibayar murah bahkan ditahan, setelah keringatnya kering berbulan-bulan kemanakah selasar masjid Nabawi itu? berceramahlah wahai ustad, wahai imam ingatkanlah pengusaha, pemerintah, dan semua yang berwenang Jika TKI disiksa bahkan mati dianiaya kemanakah selasar masjid Nabawi itu? berceramahlah terus wahai ustad, wahai imam gunakanlah bahasa Arabmu yang fasih mengutip ayat ceramahilah pemerintah Indonesia, Malaysia, dan Arab Hongkong, Singapura, dan Cina jadilah pembela seperti yang dilakukan Muhammad dahulu kala Jika petani dan nelayan hidup pas-pasan menyambung hidup, entah besok apa bisa makan karena hasil keringatnya dihisap para juragan kemanakah selasar masjid Nabawi itu? berceramahlah terus wahai ustad, wahai imam ceramah dengan lidah, ceramah dengan tindakan kalau memang manusia-manusia lemah itu yang dibela bukan masjid berkubah emas, marmer, dengan aksesori menara pastilah semakin banyak umat yang ikut serta patuh dan cinta pada para ustad dan ulama berjihad korbankan harta, keringat, dan jiwa Abd-Abd jakarta, 20 November 2009 "Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba membangun dan memperindah masjid-masjid." (Hadis Nabi Muhammad riwayat Abu Dawud) __________________________________________________ --burung irian, burung cendrawasih cukup sekian, terima kasih __________________________________________________ Do You Yahoo!? Sie sind Spam leid? Yahoo! Mail verfügt über einen herausragenden Schutz gegen Massenmails. http://mail.yahoo.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
