Assalamu'alaikum W W

Dunsanak Palanta RN nan terhormat...

Laporan sanak DYEK tentang kegiatan Pembangunan "Gedung Serbaguna"
di Malalak Selatan di bawah adalah sebuah bentuk kerja dengan koordinasi dan
saling membagi informasi yang dilakukan untuk membantu dunsanak kito korban
gampo.
(ralat saketek, Gedung serba guna tu lataknyo di MALALAK SELATAN, dan
disinan adalah relokasi dari korban gampo desa DAMA BANCAH)

Sedikit cerita tentang proses pemberian bantuan....
Ini berawal dari rencana sanak DYEK dan SP PEP Pertamina dalam usaha
membantu korban gempa di Ranah. Setelah berkomunikasi dengan beberapa pihak
baik relawan yang di ranah maupun kawan2 relawan nan baru pulang dari Ranah.
Saat itu Kanda Aslim yang selama lebih 25 hari (sejak 1 Oktober) berada di
daerah bencana memberikan beberapa alternatif.

Untuk memperlancar usaha kemanusiaan dari SP PEP ini dikontak lah Relawan dr
Ranah Minang Peduli, yang ber POSKO di Lubuak Aluang. Dari RMP, didapat
beberapa Informasi bahwa ada beberapa tempat yang saat ini sudah mulai
dibantu pembangunan beberapa "pondok sederhana", dan pengerjaannya dilakukan
masyarakat secara bergotong royong. Dan ke tempat-tempat itulah fokus
pemberian bantuan yang akan dilakukan SP PEP Pertamina.

Dama Bancah termasuk fokus, karena desa tersebut termasuk daerah terparah
yang dlanda bencana. Dama Bancah dihuni tak kurang dari 97 KK dengan 325
jiwa. Dan desa tersebut tertimbun longsor. Akibatnya di Dama Bancah, 81
rumah hancur rata dengan tanah, dan 33 orang penduduknya meninggal karena
tertimbun longsor.

Kemudian penduduk yang lainnya direlokasi ke 3 titik pengungsian. Salah satu
tempat relokasinya adalah MALALAK SELATAN, dan di daerah ini didirikan 18
tenda pengungsian.

Dari 18 tenda yang dihuni lebih dari 50 jiwa tersebut, tidak ada tempat
untuk mengambil air bersih, tempat berwudhu dan juga tak ada tempat shalat.
Para pengungsi dari dama bancah ini berjalan sekitar lebih dari 500 m untuk
mendapatkan air bersih dan air untuk berwudhu.

Setelah tim SP PEP, RMP, KR3AN dan komunitas RN melihat kondisi tersebut,
maka tim ini memusyawarahkan dengan masyarakat tentang *"apa yang menjadi
kebutuhan utama mereka"?*
Dan yang penting adalah, musyawarah ini dilakukan, agar masyarakat setempat
merasakan manfaat dari apa yang mereka rencanakan, serta mereka terlibat
dalam pembangunan gedung serta pembuatan MCK dan tempat penampungan air. Dan
semuanya atas aspirasi warga setempat.

Artinya, apapun yang dilakukan kawan2 relawan dari Ranah Minang Peduli tetap
berlandaskan bahwa masyarakat harus dijadikan SUBJEK terhadap segala
bantuan. Bukan sebagai OBJEK bantuan tersebut.
Masyarakat Minang adalah masyarakat yang MANDIRI dan jiwa gotong royongnya
masih melekat.

Dari cerita tim Relawan *(dr Rezky kh, Ruhil S Psy dkk),* saat mereka
melakukan gotong royong, mereka juga didatangi oleh NGO dari Jepang yang
siap membangun "pondok sederhana" di tempat relokasi tersebut. Pun ada 1 Tim
LSM yang juga akan membantu masalah lain.

Di beberapa titik lain yang dilakukan *RMP bekerjasama dg SP PEP yang di
iringi oleh KR3AN serta Komunitas *...@antaunet* <r...@antaunet>, pelaksanaan
bantuan pun melakukan metode sama.

Mudah2 an ke depan, dengan berkoordinasi dan memanfaatkan jaringan yang
ada, pola bantuan ini bisa terasa langsung oleh masyarakat korban bencana.
Apapun lembaganya, tentu metoda koordinasi yang dilakukan KR3AN, RMP dan
komunitas RN ini perlu dilanjutkan agar program MINANG BANGKIT yang selalu
didengungkan di ranah bisa cepat tercapai...

Itu sedikit cerita tentang KOORDINASI dalam membantu dunsanak di kampuang...
Mohon maaf jika berjela-jela pula

Wassalam W W

 Arief, Rangkayo Mulia


Pada 30 November 2009 08:57, Dedy Yusmen <[email protected]> menulis:

> Sidang Palanta RN yth..
>
> Sabalumnyo minta maaf ka Sanak Admin dek malewakan image 300 KB, tapi
> dek paralu gambar tapaso...bari maaf Ambo
>
> Berikut salah satu realisasi kerjasama Serikat Pekerja Pertamina EP
> (SPPEP) dengan Ranah Minang Peduli (RMP) dan KR3AN dalam Pembangunan
> 'Gedung Serbaguna' di Dama Bancah - Malalak Selatan. 'Gedung' ini
> digunakan sebagai mushalla, ruang pertemuan warga, mengaji, dsbnya. Di
> sekitar bangunan ini dibuat juga MCK dan Tempat penampungan air (sebagai
> catatan daerah ini berada di dataran tinggi/berbukit, cukup dalam lebih
> dari 80 meter apabila menggunakan sumur pompa)
>
>
> Alhamdulillah, di 2 titik pengungsi yang lain didaerah yang sama, ada
> pihak lain yang turut membantu dengan menggunakan model ini.
>
> Dilokasi ini didirikan 18 Tenda, Rumah hancur 81 Rumah tidak layak Huni
> dengan 97 KK (325 jiwa) meninggal 33 orang, dengan lokasi pengungsian
> tersebar pada tiga titik.
>
>
> Wassalam
> Dedi Yusmen
>
>
>
>
>
> *****
> This message may contain confidential and/or privileged information. If you
> are not the addressee or authorized to receive this for the addressee, you
> must not use, copy, disclose or take any action based on this message or any
> information herein. If you have received this communication in error, please
> notify us immediately by responding to this email and then delete it from
> your system. PT Pertamina (Persero) is neither liable for the proper and
> complete transmission of the information contained in this communication nor
> for any delay in its receipt.
> *****
>
> >
>


-- 
Arief Rangkayo Mulia....
39 Th/ Asa Pakan Kamih /Tilatang Kamang / Agam
Perwakilan Bukittinggi TV - JAKARTA
HP : 0813 1600 7756

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke