Benar bu Dewi ... sama seperti kami mengenang bagadang sup di surau batu ...

Semua bergembira melupakan sejenak beban derita dalam mengharungi kehidupan di 
nrantau. Beban yang terasa sangat sulit dirasakan oleh pedagang-pedagang 
tradisional kita karena terlindas  oelkh ketatnya persaingan.

Sekejam-kejam ibu tiri, masih kejam ibu koita

Wass


Hanifah

. 

--- On Tue, 12/1/09, Dewi Mutiara <[email protected]> wrote:

From: Dewi Mutiara <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: MAKAN SOP BERSAMA
To: [email protected]
Date: Tuesday, December 1, 2009, 8:22 AM

SILATURRAHIM   yang menyenangkan sekali , kerjasama yg baik ,hasil yang 
dinikmati bersama-sama, bagi anak2 akan mereka kenang sampai nanti.
Wassalam
Dewi Mutiara, suku Sikumbang

--- On Tue, 12/1/09, hanifah daman <[email protected]> wrote:

From: hanifah daman <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] MAKAN SOP BERSAMA
To: [email protected], [email protected]
Date: Tuesday, December 1, 2009, 12:19 AM



MAKAN
SOP BERSAMA 

   

Tak
mau hanyut dalam kesedihan 

Membayangkan
lebaran haji ketika dikampung 

Usai
Sholat dilapangan 

Pulang
kerumah makan nasi 

Kemudian
berkumpul di belakang mesjid 

Menyaksikan
pemotongan hewan qurban 

   

Diiringi
takbir yang bergema 

Sejak
usai sholat 

Satu
persatu hewan qurban disemblih 

Tulang-tulang
sapi 

Dikumpulkan
para remaja 

Dibawa
ke suatu rumah yang ditetapkan 

Disana
tulang sapi di olah jadi sop 

   

Setelah
Magrib  

Para
remaja berkumpul di surau batu  

Yang
terletak di tepian tabek gadang 

Disana
sop disantap rame-rame 

Terciptalah
kegembiraan ala remaja kampung 

Di
tingkahi canda dan tawa 

Kenangan
indah yang sulit dilupakan 

   

Lebaran
haji tahun ini dirantauku 

Mantan-mantan
pemakan sop di surau batu 

Bergabung
bersama dunsanak se Banuhampu 

Melaksanakan
pemotongan hewan qurban 

Di
halaman  RM Padang Bengkulu 

   

Pemotongan
hewan dilaksanakan 

Pada
hari Minggu 

Hari
ketiga lebaran 

Setelah
sapi disemblih 

Tulang
belulangnya 

Diserahkan
ke ibu-ibu  

Untuk
di masak sop 

Didampingi
dengan udang goreng balado 

Dan
sambal hijau 

   

Usai
para lelaki menyiapkan  

Daging-daging
yang siap untuk dibagikan 

Dilanjutkan
dengan makan sop bersama 

Semua
anggota IKB yang hadir 

   

Terciptalah
suasana gembira  

Bapak-bapak
makan dengan lahapnya 

Di
tenda di halaman RM 

Ibu-ibu
memilih makan di dalam RM 

Ada
yang asyik sekali mengorek sum-sum 

Dari
tulang kaki 

Ada
yang asyik mengunyah tulang rawan 

Wah
semua asyik menyantap hidangan 

   

Usai
makan sop bersama 

Daging
qurbanpun dijinjing pulang 

Alhamdulillah 

Lebaran
haji tahun ini terasa beda 

   

   

Bengkulu,
1 Desember 2009 

   

   

Hanifah
Damanhuri 

   

   

   

   

   

   

   

   

   

   




     






     







      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke