Kalau lah pakai tarasi jo gulo, iyo lah kajawa-jawaan mah. Sapanjang pangana 
ambo kuliner urang awak jarang nan pakai tarasi, walaupun awak indak jauah dari 
Bagan siapi-api, apolai bangso-bangso cancang, kalio, atau randang tu. 

Kalau di Jawa mungkin, tarasi jo gulo ko saroman sine qua non. Takana dek 
Makngah dahulu wakatu Oto kami dari Palembang tahun 1958 distop oleh Tantara 
Sukarno (Itu istilah wakatu PRRI untuak Tantara Pusek). Pakai badia, nan 
ditanyaokannyo ka Sopir Oto labiah dahulu adolah "Ada terasi?" keceknyo. Dek 
kecek sopir tu indak ado terasi, oto tu lai dilapehnyo sajo tanpa galedah. Kok 
digaledahnyo, lah panjang lo carito kami "urang panggaleh" mudo-mudo diatehnyo 
....

--MakNgah

--- In [email protected], hanifah daman <iffa...@...> wrote:
>
> 
> Jepe, uni alun mancubo mamakan masakan cancang uni. Belum sempat memakannya. 
> Hari rayo ke 2, bikin sop, raya ketiga bikin asam padeh, baru habis tadi. 
> Sisa kuahnya di daur ulang jadi gulai kacang panjang dan tahu. Dendeng baru 
> tadi di ladoi, sebagian di kirim untuak dilla. Nah rencana baru bisuak 
> maagiah santan, dagiang bumbu cancang yg sudah di ungkap. Oh ya ada yg lupa 
> tadi, kemiri halus dan garam. Sepertinya gula berfungsi sbg penyedap. Jadi 
> sangenek sen gtlono noh. Jan lupo karambia goreng di giliang aluih. Takaran 
> bumbu. Pakai insting katanya, yg jelas bawang merah lebih banyak dari bawang 
> putih. Bumbu cancang bali di toko rampah surya aua kuniang. Selamat penasaran 
> Jepe. Salam. Hanifah
> 
> jupardi...@... wrote: 
> > Gulai cancang rang sumando Uni itu pakai Terasi dan Gula, baru tahu... Itu 
> > resep hasil kreasi atau modifikasinya ya, apakah sudah Uni coba Lai mantap 
> > rasonyo Rumit dan sulit memasaknya  hanya berpatokan resep yang tidak 
> > terukur  dalam puisi kulinernya Apalagi gulai cancang yang bumbu, cara 
> > membuat (langkah2nya) perlu sekali dijelaskan lebih detail Mudah2an Uni 
> > karena bertetangga dengan urang sumandonya bisa menanyakan lagi lebih 
> > detail resep ini siapa tahu sanak2 di RN ingin mencobanya karena ada 
> > sentuhan terasi dan gula tentu cancang ini tampil beda dan agak spesial 
> > Wass-Jepe Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, 
> > Nyambung Teruuusss...! From:  hanifah daman <iffa...@...>
> >  Date: Thu, 3 Dec 2009 22:15:59 -0800 (PST) To: 
> > <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] RESEP GULAI CANCANG 
> > RESEP GULAI CANCANG Hidup bak air mengalir Dimana ada kemauan Dimana ada 
> > kesempatan Disitu ada jalan Seperti itu tampaknya Prinsip yang dipakai rang 
> > sumandoku Tepatnya suami dari cucu kakkekku Yang sekarang tergolong sukses 
> > Sebagai saudagar di rantauku Ketika masih pengantin baru Rang sumabdoku 
> > yang tamatan STM Mencoba membuka rumah makan Padang di Padang Aku tak tahu 
> > percis Kenapa akhirnya usaha tersebut ditutup Dan beliau hijrah ke Bengkulu 
> > Membuka usaha dibidang aluminium dan kaca Disamping usaha tersebut Kalau 
> > ada tanah atau rumah, atau mobil yang bagus Beliau suka membeli dan 
> > menjualnya lagi Dengan harga yang lebih tinggi Kadang rumah tersebut 
> > ditempati dulu Akhirnya jadilah dia tetanggaku saat ini Pandai membaca 
> > situasi Pandai memanfaatkan peluang Berani mengambil
> >  resiko Sudah menjadi bagian dari hidupnya Pendidikan formal boleh rendah 
> > Pengalaman sebagai guru yang terbaik Jangan ditanya Bersama beliau 
> > Pelaksanaan qurban atas nama IKB Berjalan sukses dan mengesankan Puads 
> > memakan sop bersama Yang datangpun menjinjing daging pulang Walau sudah 
> > beralih profesi Kalau ada pertemuan di rumah beliau Beliau turun langsung 
> > memasak gulai cancang Nah ketika akupun menjinjing daging pulang Kutanyakan 
> > padanya resep gulai cancang dan Cara memasaknya Cukup banyak bumbu dan 
> > cukup rumit caranya Kuminta beliau mendiktekan caranya Sementara aku 
> > mencatatnya Bawang putih Bawang merah Jahe Laos Kunyit Terasi Kelapa goreng 
> > Santan kelapa Gula Cabe Asam jawa Bumbu cancang sudah jadi Daun-daunan Cara 
> > membikinnya Tidak jauh beda dari Cara membikin kalio hati Silakan coba-coba 
> > sendiri Bengkulu, 4 Desember
> >  2009 Hanifah Damanhuri 
> > 
> 
> 
>       
> 
> >



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke