NYARIS
TERLAMBAT
Dengan
berurau air mata terdengar suara
Adik
iparku di HP barusan
“
Uniii makasih banyak uni
Sahari
samalam Elly maragang nyawo
Indak tantu ujuang pangka
Hampir Elly tewas uni
Sampai
Elly dibao Ka RS Bunda dan di operasi
Kini Elly dan bayi sudah sehat uni
Makasih uni “
Alhamdulillah
Terimakasih
ya Allah
Engkau
beri hidayah kepada kami
Untuk
membantu
Adik
iparku
Hari
Senin malam
Erva
adik bungsu suamiku
Memberitahu
suamiku
Kakaknya
Elly di rawat di RSU Padang
Tensinya
tinngi sekali > 150
Waktu
itu aku tak begitu khawatir
Ermi
kakaknya seorang bidan di Dharmasraya
Erva
sendiri sarjana kesehatan masyarakat
Mereka
sudah berada di RSUP Padang
Tapi
tetap dimonitor suamiku lewat telpon
Selasa
sore
Kami
baru tahu
Mereka
belum dapat kamar dan
Masih
berada dilorong kebidanan RSUP
Tapi
tekanan darah sudah turun
“
Coba hubungi bapak Suheimi” pinta suamiku
Kuberitahu
bapak Emi
“Sudah
betul dirawat
Diturunkan
tensinya
Bila
gagal medikamentosa di section caesarea
Moga
cepat sembuh”, jawab bapak Emi
Aku
bilang sama bapak Emi
Mereka
dari Dharmasraya
Belum
dapat kamar
“Kalau
dia mau di RS Bunda masih ada tempat dan
Dokter
Ihsan stanby disana” jawab pak Emi
Waduh
pak, kemampuan mereka untuk RSU pemerintah
“
Betul, tapi biasanya di RS pemerintah
Kita
disuruh cari darah dan banyak obat-obatan
Yang
terpaksa beli sendiri
Kemudian
harus antri untuk menunggu jadwal operasi...
Kalau
di hitung-hitung
Biayanya
tak jauh beda …” jawab bapak Emi
Kuminta
suamiku memberitahu adiknya Ermi
Adiknya
langsung meminta no HP bapak Emi
Yang
katanya dosennya ketika kuliah
Sambil
berkata
“Bapk
Suheimi itu presidennya di bagian kebidanan
Kalau
ada beliau urusan pasti lancar”, kata Ermi
Aku
tidak tau lagi apayang terjadi
Rabu
pagi ketika bangun tidur
Suami
bilang
“Anak
Elly sudah lahir, ibu dan anak selamat”
Syukur
Alhamdulillah jawabku
Kuberitahu
bapak Emi tentang kelahiran tersebut
“Untung
cepat dioerasi karena plasentanya
Sudah
lepas 20 %
Air
ketuban hijau dan tinggal sedikit sekali
Ibunya
menegalami help syndrome
Yang
menjurus multi organ failure
Alhamdulillah
Allah menyelamatkannya
Salam”
kata bapak Emi
Terimaksih
bapak Prof Suheimi
Terimakasih
Dokter Ihsan
Terimakasih
RantauNet
Bengkulu,
10 Desember 2009
Hanifah
Damanhuri
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---