6 Kecamatan Dapat Jatah Pertama Pembangunan Rumah            
                PadangKini.com | Jumat, 11/12/2009, 2:09 WIB
                PADANG--Perbaikan
rumah rusak berat dan sedang korban gempa 7,9 SR pada 30 September di
Sumatera Barat akan dimulai di 6 kecamatan terparah mulai Desember ini.

Keenam kecamatan adalah Patamuan (Kabupaten Padangpariaman), Koto Tangah (Kota 
Padang), Pariaman Utara (Kota Pariaman), Bayang (Kabupaten Pesisirselatan, dan 
Luhak Nan Duo (Pasamanbarat).

Ketua
Tim Assesment Bangunan Gempa Sumatra Barat, Febrin Anas Ismail
mengatakan, pembangunan di 6 kecamatan tersebut akan dijadikan proyek
contoh di kecamatan lainnya selama dua tahun mulai 2010.

"Dana
rekonstuksi tersebut dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)
sebesar Rp115,18 miliar, sekarang lagi diproses," katanya.

Total
rumah rakyat rusak berat 114.797 dan rusak sedang 67.198. Masing-masing
rumah akan dibantu Rp15 juta untuk rusak berat dan Rp10 juta untuk
rusak sedang dari dana BNPB. Sedangkan rusak ringan 67.838 unit akan
dibantu masing-masing Rp1 juta dari APBD kota dan kabupaten.

"Kebutuhan
perbaikan rumah rusak seluruhnya Rp3,27 triliun, karena jumlahnya
terbatas, rekonstruksi kita lakukan di 6 kecamatan contoh dulu tahun
ini," katanya.

Pembangunan rumah rakyat tersebut, kata Febrin, memakai pola "Pokmas" atau 
"Kelompok Masyarakat". 

"Satu
pokmas gabungan 20 sampai 25 pemilik rumah rusak berat dan sedang di
satu lokasi, membentuk pengurus di antara mereka, ada ketua,
sekretaris, dan bendahara, lalu membuka satu rekening, dan ada tim
pendamping dari Pemerintah Nagari," kata Febrin kepada PadangKini.com,
Kamis (10/12).

Pokmas akan didampingi Tim Klinik Konstruksi yang
dibentuk Pemerintah Provinsi Sumatra Barat. Tim Klinik yang terdiri
dari insinyur sipil akan mengawasi pembangunan rumah dengan konstruksi
tahan gempa.

"Bantuan akan diturunkan dua tahap, pertama 50
persen, kalau rekonstruksi sudah jalan 30 persen, tahap dua 50 persen
lagi dicairkan, kalau macet akan diselesaikan dulu," katanya.

Kaidah
bangunan rumah tahan gempa, kata Febrin, memakai tulangan besi 10,
hengkang minimal kurang dari 15 cm, setiap sambungan ada kelebihan 40
kali diameter, dan aturan lain.

"Poster cara membangunnya sudah kami sebarkan," ujarnya. (syof)


      Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke