Ass.WW.
Kawan2 Minang Facebook Sdr.Hendar Jaya maaf ambo tapaso manjawek dg. Email 
RantauNet indak bisa ambo Reply jo Facebook.

Kainginan untuek bakumpue2 bagi kawan2 Minang Facebook itu rancak banaa, ambo 
satuju.
Tapi sekedar mengingatkan jo kawan2 kasadonyo, Kito sebagai urang nan baagamo 
Islam paralu diingat....!!
Tahun baru bagi Umat muslim bukanlah  1 Januari.
Alloah
Swt. berfirman : "Dia mnyinsingkan pagi dan menjadikan malam untuk
beristirahat. dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan.
Itulah ketentuan Alloah yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. "(QS.Al
An'aam /6:96). 
Kemudian Alloah juga berfiman: " Sesungguhnya
bilangan bulan pada sisi Alloah adalah Dua belas Bulan. Dalam ketetapan
Alloah Swt. di waktu Dia menciptakan Langit dan Bumi, diantaranya
4(empat) bulan Harom.
Itulah ketetapan agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu 
dalam bulan yang empat itu. "(QS At Taubah /9:36)
KETERANGAN:
1. Dengan terbit dan terbenamnya matahari yang disebabkan oleh rotasi bumi, 
kita mengenal satuan waktu  "Hari". 
Penampakan bulan purnama atau bulan sabit secara berkala dijadikan batasan 
waktu  bagi satuan waktu atau " Bulan".
Perubahan musim yang disebabkan peredaran Bumi mengelilingi Matahari merupakan 
penentu satuan waktu  "Tahun"..

2.Kita mnegenal 2(dua) macam tahun, yakni :
 Tahun Syamsiyah yang perhitungannya dimulai dari kelahiran Nabi Isa As. 
sehingga, disebut juga tahun Masehi.
Pada
awalnya hanya terdiri dari sepuluh bulan, Yakni : Marius (Maret),
Aprilius (April), Maius (mei),Junius (Juni), Quintilis (September),
Oktober (Okta) =8, November, dan Desember. Kemudian pada jaman Paur
Georgius XII (Asal mula nama2 Kalender Gregorian)ditambahkan 2(dua)
bulan, Yakni Januarius (januari) dan Februarius (Pebruari) sehingga
menjadi 12(dua belas) bulan.2 (dua) Tahun qomariyah yang perhitungannya
dimulai sejak Hijrahnya Nabi Muhammad Saw. dari Mekah ke kota Yastrib,
yang sekarang dikenal Madinatul Munawwaroh.
Adapun
adpun nama2 bulannya adalah Muharrom, Shofar,Robi'ul awwal,  Robi'ul
Akhirl, Jumadi'ul Awwal, Jumadil Akhir, Rojab, Saya'ban, Ramadhan,
Syawal Dzulqaiddah, dan Dzulhijjah.

3.Karena
itu pula, kita mengenal adanya dua 2(dua) tahun baru yang amat Populer
dinegeri ini, yakni : Tahun baru Masehi pada Tgl. 1 Januari dan Tahun
baru Islam atau Hijriyah pada Tgl. 1 Muharrom.

4.Pada Awalnya, Masyarakat Romawi Kuno menjadikannya Tgl.1 Maret sebagai awal 
tahun yang baru, kemudian dirubah menjadi 1 Januari.
Pada abad ke 16 hingga sekarang, Negara2 barat telah menggunakan kalender 
Georgian yang menjadikan 1 Januari sebagai tahun baru 
Sudah menjadi tradisi orang2 terdahulu untuk melakukan Ritual untuk memriahkan 
tahun baru..
Kaum
Majusi Persia misalnya , mempersembahkan Telur sebaghai lambang
productivitas . Orang2 Romawi kuno sering memberikan hadiah potongan
dahan dari Pohon2  yang dianggap suci.
Sekarang, dahan itu sudah digantikan dengan koin lapis Emas begambar Janus, 
yaitu Dewa Pintu dan semua permulaan..
Gambaran
dewa Janus memiliki dua muka wajah yang saling berlawanan. yang satu
menghadap kedepan dan yang satunya menghadap kebelakang.
Berawal dari dewa inilah, nama Januari sebagai bulan permulaan tahun Masehi.

5.Pada Tahun 457 Masehi , pihak Gereja Kristen sempat melarang jemaatnya untuk
merayakan tahun baru, karena mereka menilai bahwa perayaan itu adalah
perbuatan 'kifir' dan 'sirik'.
Bagaimana
tidak, perayaan tahun baru 1 Januari adalah ritual untuk memuliakan
Dewa Janus, sedangkan bagi mereka, Yesuslah yang berhak untuk
diagungkan.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu, larangan ini
lenyap begitu saja. Bahkan, banyak kalangan pendeta dan ummat Kristen
yang mengikuti tradisi kuno ini hingga sekarang.

Dari Anas bin Malik Ra, Ia berkata: "Bahwa Nabi Saw. datang
ke Madinah dan Penduduk Madinah pada masa Jahiliyah memiliki dua Hari
di mana mereka ber- main2 di hari itu, lalu beliau bersabda, Aku telah
datang kepada kalian, pada masa Jahiliyah kalian memiliki dua hari mana
kalia bermain - main  di hari itu.
Dan aku telah menggantikan kedua hari itu untuk kalian dengan sesuatu yang 
lebih baik dari keduanya, Yaitu hari Raya Idul Adha dan Hari Raya Idul Fitri'. 
(HR.Ahmad, Abu Daud dan An Nasa-i)
 
Dari Abu Hurairoah Ra, Nabi Saw. Bersabda: " Pada hari kalia ini
berkumpul dua hari raya, maka barang siapa yang bewrkehendak, maka
sholat Id mencukupi dari Sholat Jum'at, sementara kami akan akan
menunaikan sholat Jum'at."
 Alloah Swt. berfirman : "
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan
tentangnya (yang tidak fahami), sesungguhnya pendengaran, penglihatan
dan hati, semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya." (QS AL Isro'
./17:36).

Wassalam.
Darius Nurdin
Insa Allah Ceritanya akan saya Sambung.


      "Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail..yahoo.com"

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke