Pak Muchlis,

 

Hotel SInar Timbulun ko punyo "sejarah" tersendiri untuak ambo. Iko "real
hotel"  partamo tampek ambo menginap dalam rangka tugas (ambo katakana "real
hotel", karano seminggu sebelumnyo ambo sampai di Padang dengan KM Kerinci,
yang kamar kelas 1 nya mungkin sedikit di atas kamar hotel bintang 3) . 

 

Sebuah bangunan gadang balantai papan, dengan 4 (atau 6?) kamar besar di
rumah induk, dan sederetan kamar yang lebih kecil di belakang. Tempat tidur
berupa ranjang besi dengan kasur kapuk . 

 

Nyaman memang . Apolagi  agak di subarang tu rumah nenek ambo.

 

The only problem, malam tu ambo diare   . sedangkan kamar mandi itu di
belakang, turun janjang lo dulu. . Nice experience lah . he he

 

Itu akhir 84, setelah itu ambo ndak pernah nginap di situ lai, ado hotel
yang lebih baru "Uli" dan kemudian "Caredek".  

 

Riri

Bekasi, L, 47

 

 


 

 

 

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Muchlis Hamid
Sent: Monday, December 14, 2009 5:37 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] timbulun

 


Sanak Suryadi,

 

Dulu di Solok ado penginapan banamo Timbulun. Pemilik asalnya adalah orang
Belanda, seorang insinyur sipil bernama Ir Barke. Konon Ir Barke yang
membangun jalan dan jembatan di Solok pada masa penjajahan. Isterinya orang
Solok asli.

 

Waktu Jepang masuk, orang-orang Belanda pada ditangkap termasuk pemilik
Hotel Timbulun ini. Karena keganasan saudara tua, banyak orang Belanda yang
yang dibikin tidak selamat. Setelah Indonesia merdeka, kuburan pemilik
Timbulun ini dipindahkan oleh Pemerintah Belanda ke Bandung.

 

Wassalam,

 

Muchlis Hamid

 

 

 

 

Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

 

 

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke