Assalamu'alaikum wr wb,
Baru sempat baca berita berkaitan agak detil di detik. Memang kalau dilihat
dari waktu meninggalnya jam 2.15 sore, lokasi di Bandung, sementara
Almarhumah hendak dimakamkan di Jakarta, agak 'challenging' untuk bisa
dimakamkan pada hari itu juga.
Sepertinya waktu jeda menjelang dibawa ke kuburan ini yang dimanfaatkan anak
beliau untuk melangsungkan akad nikah yang memang direncanakan dalam waktu
dekat. If we stand in his shoes, given all of this circumstance, we might
understand why he came up with that decision. Apalagi disebut di berita
sesuai dengan amanat. Kita tidak tahu detilnya bagaimana, semoga Almarhumah
diterima amalnya, dilapangkan kuburnya dan keluarga yang ditinggalkan
diberikan ketabahan.

BTW...agak sedikit menyimpang dari topik ibuk Jus ini..kalau orang besar,
jenderal, pejabat tinggi, dll meninggal, seringkali saya perhatikan
pemakamannya agak tertunda karena 'kebesarannya' selama didunia, salah
satunya misalnya karena seremonial dan prosesi negara. Misalnya, ada dosen
saya seorang professor meninggal, karena beliau penerima bintang mahaputra
sehingga eligible untuk dimakamkan di TMP Kalibata...tertunda pemakamannya
sehari..padahal meninggalnya pagi dan masih bisa dikejar siang atau sore nya
untuk segera dimakamkan..tapi karena harus disemayamkan dimana dulu terpaksa
tertunda lama baru dikuburkan. Tentu tidak semuanya begitu, tapi
kejadian-kejadian seperti itu ada. Semoga kita semua terhindar dari
ujian-ujian berat seperti ini atau dapat melewatinya dengan baik.

wassalam
,ari/33+/male/jakarta



2009/12/17 <[email protected]>

>  Detiknews memberitakan Ronny putra kedua pak Azwar Anas pagi didepan
> jenazah ibunya akan menikahi Dewi sbg istrinya. Sebetulnya pernikahan tsb
> memang sdh dijadwalkan dlm waktu dekat ini. Tapi dengan wafatnya sang ibu
> pernikahan tsb dipercepat.  Dikabarkan juga mantan wapres Jusuf Kalla.
> Mantan Menhub Agum Gumelar dan Jusman Syafei Djamal sudah hadir dirumah duka
> selain utk melayat juga untuk menyaksikan pernikahan tsb
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> --
> .
> Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
> lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>  1. Email besar dari 200KB;
>  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
>  3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
> ===========================================================
> Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
> Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke