Assalamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
(5)
Ketika para saudara bertemu sekali-sekali yang terjadi biasanya adalah hota
panjang. Ditingkahi senda gurau dan tertawa terkekeh-kekeh. Itu pula yang
terjadi di Garegeh malam itu. Apa lagi ada pula adik ipar yang lain baru sampai
dari Pakan Baru setelah terlebih dahulu singgah di Limbanang. Rencananya besok
kami akan melakukan perjalanan panjang dengan mobilnya ke Jakarta . Bagi sang
adik ipar perjalanan itu bahkan lebih panjang lagi karena mereka suami istri
akan terus ke Jogya. Jauh hari sebelumnya mereka menawarkan apakah kami suami
istri mau ikut dalam perjalanan itu. Dan aku menyanggupinya.
Malam itu kami mahota panjang sampai tengah malam. Aku sebenarnya sudah
keletihan. Sudah tiga malam berturut-turut kurang tidur dan malam ini adalah
malam keempat.
Begitu kembali ke penginapan sudah hampir jam satu malam aku berusaha untuk
langsung tidur. Dan alhamdulillah tertidur. Bahkan keterusan. Paginya aku baru
terbangun dan mendengar wirid (pengajian) subuh dari masjid. Tidak terdengar
suara azan. Padahal azan subuh itu dua kali. Sudah hampir jam setengah enam. Ya
Allah……. sudah berlalu waktu subuh. Kami shalat berdua. Masih mengantuk,
sesudah shalat aku sambung lagi tidur. Dan melaju lagi sampai dekat jam
delapan. Barulah badan terasa agak segar. Kami berempat, masih dengan ipar yang
dari Sawahlunto pergi lagi ke Garegeh. Untuk sarapan teh talua di lepau.
Setelah itu mereka mendrop kami di rumah ipar yang juga di Garegeh, karena
mereka akan segera pula pergi untuk urusan lain hari itu.
Di Garegeh sudah menunggu ipar yang dari Pakan Baru. Mereka baru saja bergerak
mau menyusul kami ke penginapan. Kami kembali lagi ke mess PLN untuk mengemasi
barang-barang kami. Ada segerobak tolak pula banyaknya. Kami susun baik-baik di
bagian belakang mobil. Tempat duduk di row paling belakang terpaksa dikosongkan
dengan melipat bangkunya. Barang-barang itu kami susun hati-hati. Seandainya
muat, dan bangku di row kedua tidak terganggu seorang kemenakan akan ikut
bersama kami. Dan alhamdulillah semua barang-barang itu berhasil dimuat.
Barulah kami mandi. Dan berkemas diri. Dan setelah itu kembali lagi ke Garegeh
karena kedua adik-adik itu juga belum pada mandi. Sementara hari sudah mulai
hujan rinai-rinai kembali.
Jam setengah dua belas tepat kami berangkat dari Garegeh. Berlima dengan
kemenakan, anak dari ipar yang di Garegeh. Lalu ke Baso untuk terus ke Batu
Sangkar, melalui Talawi, melalui Sawahlunto dan terus ke Muaro Kalaban. Sambil
mehota-hota kecil sepanjang jalan. Aku amati batang Lunto yang airnya tidak
seberapa dalam. Melayang pula ingatan ke Blog angku Idris Talu yang hobby
memancing di sungai. Aku katakan bahwa aku berniat suatu hari nanti, kubawa
mobil ke kampung, tinggal di kampung agak lama, dan pergi memancing ke
sungai-sungai besar. Seperti ke sungai Kampar di Rantau Berangin. Kenapa tidak?
Biarlah sementara itu menjadi niat saja dulu. Kalau lai umua panjang dikayayan
juo nanti.
Sudah jam setengah dua siang ketika kami berhenti untuk makan siang dan shalat
di lepau nasi dendeng batokok di Muaro Kalaban. Lah sadang elok litak paruik.
Lepau nasi yang ini kami pilih begitu saja. Karena sudah lapar dan karena plang
namanya, Dendeng Batokok. Rasa biasa-biasa saja.
Jam setengah tiga kami lanjutkan perjalanan. Bergantian membawa mobil. Kali ini
giliranku memegang kemudi. Berpacu menuju selatan. Ditengah guyuran hujan.
***
Muhammad Dafiq Saib Sutan Lembang Alam
Suku : Koto, Nagari asal : Koto Tuo - Balai Gurah, Bukit Tinggi
Lahir : Zulqaidah 1370H,
Jatibening - Bekasi
--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe