Sudahkah Kita Bersyukur?
Oleh K Suheimi

Saya ingin menghadiri pengajian  Majelis Ta'lim "Land bouw"  Minggu 3 Januari 
2010. Tempat resto "Riung Sari" jln Juanda 27 Jakpus. Jam 7.30  Penceramah 
Ustadz Reza Esfan (Andes'79) topik "Sudahkah qt bersjukur ?

Ya saya merenung sudahkah kita bersyukur? Bersyukur adalah ketika kita 
memelihara amanah. Amanah adalah sesuatu yang terkait dengan kita, seperti 
waktu yang diberika sebagai amanah. Maka kita diseru agar setiap detik waktu 
yang diamanahkan digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Ketika ada waktu yang 
berlalu tanpa dimanfaatkan berarti kita melalaikan amanah.

Pertanda kita bersyukur ketika apapun yang dikaitkan Allah pada kehidupan kiita 
digunakan untuk kemanfaatan bagi diri dan untuk orang banyak

Ketika saya melihat didapur orang mencampakkan kepala ikan lele  bersama 
sampah. Saya amati, esoknya ikan lele itu dikerubungi ulat-ulat kecil halus 
berwarna putih. 

Lalu saya teringat ikan gabus saya  yang suka makan ulat, kerna kegagalan saya 
selama ini dalam memelihara ikan gabus adalah. Tak bisa memberinya makan, tak 
bisa mencarikan ulat untuknya. Eh tiba-tiba Allah memperliihatkan makanan yang 
sangat banyak berprotein tinggi ialah ulat halus putih yang kita kenal dengan 
blatung.
Saya gantung kepala ikan itu diatas pemijahan ikan Gabus. Maka ikan gabus 
berebutan setiap ada blatung yang jatuh. Tak lama ikan-ikan gabus itu tumbuh 
dengan cepat dan segar. 

Saya bersyukur Allah memperlihatkan kepala ikan lele di sampah. Sejak itu 
kepala ikan lele tak pernah dibuang lagi.

Ketika saya saksikan bahwa WC kami berbau dan setiap 2 minggu harus disedot dan 
dibongkar. Maka saya salurkan isi WC ke sebuah kolam yang sebelumnya diisi 
Lele. Ternyata Lele itu menyantapnya dengan lahap dan kolam itupun bersih tak 
berbau. Sejak saat itu tak ada lagi WC yang berbau, tak ada lagi WC yang di 
sedot.

Justru di kolam itu tumbuh ikan lele yang besar dan bertelur.
Lele ini saya kawinkan dan lahirlah anak ikan lele yang luar biasa banyaknya.

Disekitar Rs PMC ada rawa yang dimusim panaspun tak pernah kering. Saya 
sibakkan sdikit tanahnya, jadilah rawa itu kolam yang tak pernah kering atau 
bocor.
Tempat yang tadinya banyak lintah dan takut orang menempuhnya berobah jadi 
kolam yang sangat produktif. Hampir semua jenis ikan memijah di kolam-kolam 
ini. Dan memangsa jentik-jentiik nyamuk yang dulunya banyak. Sekarang PMC bebas 
nyamuk.
Lintah yang tadinya ditakuti saya pelihara dan saya kembangkan agar dia bisa 
membiak, bukankah banyak penyakit yang bisa disembuhkan oleh lintah yang 
mengeluarkan enzym hyaluronidase yang perlu mengatasi darah yang mengental dan 
pembuluh darah yang menyempit.

Saya bersyukur, dan rasa syukur itu saya lahirkan dengan memperhatikan amanah 
yang dipercayakan Allah dan memanfaatkan amanah yang dikirmkanNya sebagai 
nikmat yang luar biasa.

Ketika saya melihat sisa makanan pasien yang membusuk. Lalu saya pelihara itik 
yang mampu menghabiskan setiap sisa makanan itu. Hasilnya, cucu-cucu saya suka 
sekali memilih telur itik itu yang kadang-kadang mencapai 150 butir setiap pagi

Begitulah yang saya kerjakan ketika. Di rawa-rawa di tepi sungai Sail di 
Pekanbaru diatas tanah seluas 2 Ha kami olah jadi Rs PMC. 
Tempat yang dulu ditakuti kerna banyak ular dan biawak, sekarang dijadikan 
tempat beramal dan beribadah dan tempat mengais rezki 300 karyawan dan 
keluarganya

Ularnya dan biawaknya kami tangkap dan dipelihara.

Ketika ada sebuah bukit dijalan bypass B Tinggi yang dianggap angker kerna ada 
Ular besar dan tempat pelarian orang jahat. 
Kami beli dengan harga yang murah. Ketika bukit itu didatarkan, tanahnya bisa 
dijual sebagai tanah timbunan. Ditanah yang sudah datar itu didirikan SPBU yang 
manampung 40 orang karyawan. 
Alhamdulillah bersyukur dengan memanfaatkan apa-apa yang dimanahkan Allah
Sesungguhnya apapun yang terkait dg kita itulah Amanah yang akan di pertanggung 
jawabkan dan sekaligus di syukuri.

Bumi kita, laut kita, sampah kita, air kita, anak kita, istri kita, rumah kita, 
toko kita.
Tanda orang bersyukur dikaitkan dengan kemampuannya memanfaatkan setiap yang 
diamanahkan padanya, sehingga dia menjadi pribadi yang bermanffaat.

Lalu. Saya teringat pesan Rasul. "Sebaik-baik kamu, adalah yang paling 
bermanfaat bagi sesamamu" 

Cilodong 2 Januari 2010
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke