Setelah dua minggu berkeliling Amerika akhirnya Minggu 3 January 2010, jam 
empat sore kembali kerumah sewaan di Houston. Di Sanfrancisco, mandanga  suaro 
Mak Ngah di New York mandanga suaro Bu Novia dua orang minang sudah lama malang 
melintang di Benua yang ditemukan Colombus ini.
 
Menjelajahi utara amerika di musin dinggin merupakan hal yang membuat adrenalin 
bergetar juga. Jalan jalan dipenuhi salju dan kadang kadang sudah berubah jadi 
es. Kendaraan sederhana buatan korea yang semula aku ragu juga bisa merambah 
lebih dari 7000 mil dengan baik..Sampai sampai aku bilang sama anak istriku, 
Kalau mobil murah meriah ini bisa mulus sampai kita pulang nanti aku akan beli 
mobil jenis ini. 
 
Perjalanan keliling ini berawal Hari Jumaat setelah magrib tanggal 18 December 
2009. Hampir 12 jam di jalan mulus menuju utara tiba di kota stradford ban 
mobil depan meledak. Berkat pertolongan pak polisi yang kalau menurut ukuran 
Indonesia ku super baik beliau dengan senang hati mencoba membuka roda depan 
mobil dengan kunci roda rupanya karena rusaknya terlalu parah akhirnya dia 
memanggil mobil derek dan membantu kami menghubungi pihak rental mobil sambil 
membawa kami sekeluarga ke restoran terdekat untuk istirahat sambil menunggu 
mobil pengganti datang.
 
Menjelang sore kami sampai juga di Denver Colorado. Besoknya keluargaku siap 
siap untuk belajar bermain ski. Setelah dua hari di Denver.. Kami lanjut ke 
Grand Canyon, Perjalananan menuju grand canyon ini sangat indah dikiri kanan 
jalan berjejer pengunungan rocky. Sebenarnya waktu yang terbaik kemari adalah 
dimusim panas. Musim dingin seperti ini jalanan dipenuhi salju tempat tempat 
untuk melihat keindahan Ciptaan tuhan ini penuh dengan salju. Turis turis yang 
datang kemari kebanyakan orang Asia. Setelah membayar 25 US untuk masuk ke 
kawasan wisata ini, pada turunan kedua mubil korea kami terperosok keluar dari 
jalan karena dari awal sudah kubilang sama istriku yang berada dibelakang 
kemudi, jangan injak rem pasang gigi satu dan biarkan mibil meluncur dengan rem 
mesin dan luruskan saja stir mobil  tapi karena grogi diinjaknya juga rem, 
saking tebalnya salju muka mobil sampai tak kelihatan lagi. 
 
Pada saat aku keluar dari mobil mangakeh ngakeh salju sambil berusaha mendorong 
mobil keluar dari banda sebuah mobil berhenti ada tiga perempuan dan satu orang 
laki laki keluar sambil berbahasa meksiko. Aku yang hanya mampu berhasa 
portugis sepatah dua patah kalang kabut juga. Tapi intinya mereka ingin 
menolong sudah berenam kami kemcoba mendorong tak juga bergerak sang mobil. 
Lalu muncul anak muda kulit putih dengan mobil sportnya berhenti dan turun juga 
membantu dan akhirnya mobil keluar dari banda diiringi tepuk tangan kami semua. 
“This is Amerika” 
 
Dari grand canyon, kami terus ke Las Vegas kota Judi dan entertaiment dunia. 
Kehidupan berjalan malam hari disini. Aku ingin melihat tempat Para petinju 
kelas dunia bertarung “Cesar Palace”. Melihat vegas dimalam hari sudah sejak 
lama ada dibenak ku.
Hanya sehari disini, kami lanjut ke Lenteng Agung (LA). Kami ingin melihat 
lambang Hollywood yang biasa muncul di filem filem dan majalah serta bintang 
bintang  bertuliskan nama para seniman di sepanjang jalan. 
 
Sorehari kami lanjut ke rantau Mak Ngah, Sanfrancisco.. Dua hari disini.. 
Jembatan merah yang sudah lama ingin kusentuh akhirya kujalani dari ujung ke 
ujung dan kebali keujung. Sayang karena kami sampai disini tepat pada hari 
libur, ferry ke Penjara alkataras yang sudah jadi museum itu tidak ada.
 
 
Disini pertama kali  mendengar suara bersahabat Mak Ngah yang tak lupa 
memnasehati kami untuk hati hati dalam perjalan ke timur karena badai salju 
sedang melanda daerah timur amerika. Dunsanak Reva di seatle juga hamppir sama 
dengan mak ngah memberi tahu agar kami menyiapkan rantai untuk jalan di es.  
Kalau jaman ketek dulu oto nan barantai ko hanya ada bila melewati Minas  Riau. 
Ada pula kawan menyarankan beli saja di Wall Mart nanti kalau tidak terpakai 
kan bisa dikembalikan (ada ada saja saran orang kita)
 
Terima kasih Mak Ngah dan Reva. 
 
Perjalanan lanjutan semalam di Salt Lake city semalam Rapid City dan satu malam 
pula Chicago sampai ke New York tgl 30 December 2008 Selain kedinginan dan 
menikmati pemandangan putih sepanjang jalan Kami juga melihat bagaimana setiap 
kota berlomba lomba mempromosikan kotanya dengan menyediakan rest area dengan 
segala brosur brosur informasi serta peta gratis. Ini yang belum ada di kita.
 
New York kota padat dan pedagang kaki lima,  berada di tengah tengah kota sekan 
berada di didaerah Glodok.. pedagang kaki lima dengan barang barang sulo, mulai 
dari jam rolex sampi ketas tas jinjing wanita merek LV palsu ada disini.. 
Bahkan sepanjang jalan trotoar ke ke fery menuju patung liberty penuh dengan 
PKL. Memang tak semeriah di seperti ditanah abang dengan terikan “sayang anak 
sayang anak”.. Tawar menawarpun ramai disini.. “Jadi anda maunya berapa?” ini 
lah yang sempat masuk ketelingaku pada saat melewati jajaran PKL tersebut.
 
Malamnya kami menuju Time Square.  Jalan jalan banyak ditutup kami harus 
berjalan kaki dimalam yang dingin dengan salju yang turun rintik rintik 
beberapa blok. Manusia sudah seperti orang demo padat. Polisi berterbaran 
dimana mana mangatur.. Smua Orang mau mennunggu malam penggantian tahun melihat 
“Bola” ditengah tengah kota itu..
 
Tahun berganti  “brand new year with a brand new opportunity”- 2010 
Pagi pagi sebelum pulang aku mendengar suara bu Novia warga cimbuak.. Tak 
sempat kami bertemu tapi dengan telpon beliau ke hotel rasanya persaudaraan 
sudah semakin akrab.
 
Lanjut keselatan dalam perjalan pulang.  Berangkat dari New York setelah 
berputar putar mencari rumah makan padang, menurut anakku ada tapi kami tak 
ketemu. Akhinya jam jam satu siang kami berangkat menuju Memphis kota kelahiran 
Elvis Besok paginya jam 10 Siang. Melihat lihat rumah Elvis dan berbagai pernak 
pernik beliau seakan membuatku terbang ke masa lalu. Anak gadis kecil ku yang 
bernama “Lisa Marie”  sempat pula berfoto disamping  pesawat elvis yang 
bertulis nama anaknya “Lisa Marie”
 
Ada penyanyi terkenal yang menggerak gerakan kakinya.. Elvis dan Michael 
Jackson dua duanya aku suka dan sudah tidak ada…
 
Tahun baru kesempatan baru dan tugas baru sudah menanti... 
Houston Texas..
Zulkarnain Kahar


      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke