dunsanak sadonyo, 
 
Sejak jaman firaun membangun pyramid sampai bung Karno membangun Monas, 
bangunan tinggi telah menjadi sebuah fenomena bagi sebuah bangsa untuk 
menunjukkan pencapaian peradaban nya.
 
Januari 2010, di Dubai , UAE, telah diresmikan gedung tertinggi di dunia, Burj 
Dubai atau nama resminya Burj Khalifa ( burj =menara , khalifa = nama presiden 
UAE ), tingginya 800 meter lebih, jauh lebih tinggi daripada gedung tertinggi 
sebelumnya Taipeh 101, di Taiwan. 
 
Peresmian gedung ini, adalah juga semacam symbol kebangkitan bagi Dubai 
khususnya dan negara UAE umumnya, yang belakangan ini, dibombardir berita2 
negatif dari media barat. Baru 2 bulan lalu rame berita mengenai berita hutang 
Dubai yg mencapai 60 miliyard USD, media2 barat pada bilang, bahwa Dubai 
diambang kebangkrutan. 
Padahal kalau saya melihat sendiri ekonomi mereka jalan spt biasa walau memang 
ada dampaknya juga. Untuk menyelesaikan nya mereka tak perlu mengemis2 utk 
bayar hutang nya, hanya dalam hitungan minggu, sudah tersedia dana talangan 
puluhan miliyard USD dari abu dhabi, emirate sebelahnya yg masih satu negara.
 
Bagi UAE dg pendapatan per kapita, sekitar 52,000 USD dan lembaga investasi 
negaranya ( sovereign wealth fund abu dhabi ) adalah salah satu SWF terkaya di 
dunia, dg asset investasi sekitar 1 trillion USD , masalah finansial 60 billion 
USD, like just peanut bagi mereka. Tampak hanya dalam hitungan bulan, kondisi 
finansial mereka pulih kembali. Jadi buat bangungan tertinggi di dunia dg biaya 
hampir 1,5 miliyard USD, bukan suatu hal yg mustahil bagi mereka.
 
Dilihat dari sisi bisnis, dipikir2 juga apa untungnya buat project mercu suar 
yg seperti menghambur2kan uang tsb ?.. , tapi otak dagang mereka memang 
terbukti jago, developer nya bilang, 90% property nya telah terjual dan secara 
umum dapat untung 150 million USD ( saya pribadi tak habis pikir, ada juga org 
yg beli property spt itu di tengah kondisi krisis finansial yg belum pulih ini 
). Emaar, kontraktor yg membangun gedung ini, adalah salah satu kontraktor yg 
selamat menghadapi masa sulit krisis financial. di tahun 2009, selama 9 bulan 
mereka rugi hampir 400 million USD , tapi 3 bulan terakhir, mereka untung 600 
million USD, jadi tutup buku tahun 2009, perusahaan tersebut masih untung.
 
Menarik juga utk melihat dari sisi teknologi mengenai pembangunan gedung tsb; 
Dari sisi teknik sipil/ struktur, ada 2 masalah besar, bagaimana bangunan tsb 
kuat menghadapi hantaman angin yg tinggi dimana di negeri gurun pasir, badai 
gurun sangat berbahaya bagi bangunan tinggi tsb. Perancang katanya telah 
melakukan uji fisika teknik dan struktur dg detail dan telah melakukan uji di 
wind tunnel. Syukur juga negeri mereka tidak berada di area gempa bumi.
 
Dari sisi struktur ( geoteknik) timbul masalah mengenai struktur tanah gurun 
pasir yg cenderung gembur, tidak padat, mereka mengatasinya dg membuat pondasi 
yg sangat canggih yg katanya membuat bangunan tsb spt berdiri di atas batuan yg 
kokoh, entah gemana caranya.
 
Dari sisi teknik sipil pembetonan, ada timbul masalah, bagaimana caranya 
mengirim adukan beton sampai ke atas ( lebih dari 800 meter ) gemana cara 
pompanya ?, apa nggak akan mengeras di tengah jalan semennya ?, apalagi di 
musim panas suhu bisa sampai 50 derajat celcius. Mereka mensiasatinya dg 
membuat adukan beton dan memompanya ke atas di malam hari dan dicampur air 
pendingin, sehingga saat sampai ke atas, tetap bisa optimal.
 
Dari sisi kimia fisika, kondisi bangunan yg berlokasi tak jauh dari laut, 
menimbulkan potensi besar terjadinya korosi pada material konstruksi metal di 
bangunan tersebut karena uap air laut. Untuk menghadapinya perancang bangunan 
telah merancang material khusus yg kuat menghadapi korosi dan dipasang system 
kimia fisis tersendiri untuk mencegah oksidasi dan proses kimia tsb.
 
Dari sisi elektro mekanik, ada tantangan lain, mengenai bagaimana membuat 
system lift yg praktis dan handal utk semua pengguna di gedung tsb, ( misal 
bagaimana caranya naik ke lantai paling atas 800 meter, bisa nyampe cepat 
kurang dari 1 menit ? ), ternyata ada hitungan dan perancangan tersendiri pula..
dari sisi building maintenance, bukan kerja mudah membersihkan dinding luar 
gedung tinggi tsb.
 
dari sisi manajemen project, handling project senilai USD 1,5 billion ( 
miliard), selama 6 tahun, melibatkan total 12,000 pekerja, bukan kerja 
sembarangan pula..
 
Dari sisi desain interior, mereka tak sembarangan pula, material dan rancangan 
nya khusus oleh desainer kelas dunia dari Italia, Giorgio Armani, namun tetap 
dg mengambil akar dari karakter budaya setempat (arab).. Dari sisi teknik, 
desain dan seni,
 
Banyak pelajaran berharga dari bangunan ini, dan banyak cerita2 lain dg 
berbagai kontroversinya, setidaknya mereka telah membuktikannya dan menjadi 
kebanggaan mereka, semacam membangun harga diri bangsa atau bahasa ilmiahnya 
semacam nasionalisme nya mereka.
 
Mudah2 an kita bisa mengambil pelajaran dari hal tsb dibalik berbagai pro 
kontranya, bagi saya pribadi ada refleksi lain yg saya dapatkan, ingat cerita 
bangunan2 tinggi di negeri arab, saya jadi teringat pelajaran mengaji waktu di 
madrasah dulu, dimana ada dikatakan dalam hadits nabi, bahwa salah satu tanda 
dekatnya akhir zaman ialah “tanah gurun pasir arab jadi menghijau dan banyak 
airnya dan orang2 Arab berlomba2 membuat bangunan tinggi” …, kedua tanda 
tersebut saya lihat dan alami sendiri di Abu Dhabi dan Dubai ini…, semoga kita 
semua selalu dalam lindungan dan rahmat Illahi Rabbi
 
gambar Burj Dubai, bisa dilihat di blog berikut ;
 
http://hdmessa.wordpress.com/story-of-desert-wind/


      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke