Ambo kiro psoting ko barasa dari pihak-pihak propagansit penentang jilbad itu snediri. Manuruik ambo carito ko sabananyo omong kosong, fantasi si propaganda anti jilbab untuak manangggakan jilbab. Jan diamboak asih. Nonsense. Manyaroki Lapau.
Nyit Sungut --- In [email protected], "Riri Mairizal Chaidir" <riri.chai...@...> wrote: > > Dunsanak, > > Iko OOT, alah agak lamo beritanyo memang > > riri > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of > erwin_ag...@... > Sent: Tuesday, January 05, 2010 7:07 PM > To: Stan81 > Subject: [stan81] Tolong dibantu > > > ââTeman2 STAN 81 bisakah menolong teman kami yang dilarang memakai JILBAB > oleh keluarganya yg jelas-2 Muslim!!Silahkan simak cerita dibawah > ini......... ...Ada seorang teman saya, suatu hari terpanggil untuk memakai > jilbab. Karena hatinya sudah tetap, dia pun pergilah ke toko muslim untuk > membeli jilbab. Setelah membeli beberapa pakaian muslim lengkap bersama > jilbab dengan berbagai model (maklum teman saya itu stylish sekali), dia pun > pulang ke rumah dengan hati suka cita.Sesampainya di rumah, dengan bangga dia > mengenakan jilbabnya. Ketika dia keluar dari kamarnya, bapak dan ibunya > langsung menjerit. Mereka murka bukan main dan meminta agar anaknya segera > melepaskan jilbabnya.Anak itu tentu merasa terpukul sekali⦠bayangkan, Ayah > ibunya sendiri menentangnya untuk mengenakan jilbab. Si anak mencoba > berpegang teguh pada keputusannya akan tetapi ayah ibunya mengancam akan > memutuskan hubungan orang-tua dan anak bila ia berkeras.Dia tidak akan diakui > anak selamanya bila tetap mau menggunakan jilbab. Anak itu menggerung-gerung > sejadi-jadinya. Dia merasa menjadi anak yang malang sekali nasibnya.Tidak > berputus asa, dia meminta guru tempatnya bersekolah untuk berbicara dengan > orang tuanya. Apa lacur, sang guru pun menolak. Dia mencoba lagi berbicara > dengan ustad dekat rumahnya untuk membujuk orangtuanya agar diizinkan memakai > jilbab⦠hasilnya? Nol besar! Sang ustad juga menolak mentah-mentah. Belum > pernah rasanya anak ini dirundung duka seperti itu.Dia merasa betul-betul > sendirian di dunia ini. Tak ada seorang pun yang mau mendukung keputusannya > untuk memakai jilbab. Akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan truf > terakhir.Dia berkata pada orang tuanya, "Ayah dan ibu yang saya cintai.. Saya > tetap akan memakai jilbab ini. Kalau tidak diizinkan juga saya akan bunuh > diri."Sejenak suasana menjadi hening. Ketegangan mencapai puncaknya dalam > keluarga itu.Akhirnya sambil menghela napas panjang, si ayah berkata dengan > lirih, "Rusman Kalo kamu cewek terserah deh⦠Lha kamu itu laki-laki
-- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
