Kakanda K Suheimi yth,

Terima kasih yang tak terhingga Add sampaikan pada Kkd atas tulisan Kkd yang 
amat menyentuh dan membuat Add malu karena sebetulnya apa yang Add lakukan 
belum apa-apa dibandingkan dengan apa yang Kkd lakukan sebagai guru saya sejak 
dari Kkd sebagai aktivis senat mahasiswa maupun sebagai aktivis HMI. Apalagi 
sebagai guru di Bagian Kebidanan yang amat disegani oleh mahasiswa FK Unand. 
Untuk itu, sekali lagi Add mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Semoga 
semua kebaikan Kkd tersebut menjadi amal dihadapan Allah SWT. Amin

Salam,

Fasli Jalal

--- Pada Jum, 8/1/10, [email protected] <[email protected]> menulis:

Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] PROF FASLI JALAL
Kepada: "Sma" <[email protected]>, "Rantau" <[email protected]>
Tanggal: Jumat, 8 Januari, 2010, 10:53 PM

PROF FASLI JALAL
Oleh K Suheimi

Hari ini Dia dikukuhkan sebagai Guru Besar. Baru kali inilah pengukuhan GURU 
BESAR di Aula unand yang besar dan luas . kerna tamunya sangat banyak dan 
karangan bunganya melimpah.. Tampak hadir pada pngukuhan ini mentri Diknas dan 
GURU BESAR se Indonesia, Juga tampak Rektor se Indonesia, dan orang-orang 
penting lainnya seperti ibu-ibu beberapa mentri .

Biasanya pengukuhan Guru Besar ini diadakan di Aula Unand di jati, yang 
kapasitasnya 200 orang, tapi kali ini karena tamunya ribuan orang, maka 
diadakan di Aula kampus Limau manis. Hanya peristiwa=peristiwa besar saja 
tempat ini di gunakan. Seperti pemberian gelar Doktor Hanauris Causa pada bapak 
presiden SBY, beberapa bulan Yang lalu. Ketika itu Pak Musliar sebagai rector 
yang memberikan dan memasangkan salempangnya. Kali ini juga Musliar yang 
mengukuhkan Fasli Jalal yang menjabat sebagai DIRJEN DIKTI.. Dalam hati saya 
berdo’a Prof Fasli Jalal yang masih muda itu kelak bias jadi Mentri, kerna 
potensinya yang saya amati sejak dia masih Mahasiswa Kedokteran di Unand. . 
Dialah Mahasiswa teladan dan terbaik. Dialah lulusan terbaik Fakultas 
Kedokterann Unand. Dia telah berpengalamn dengan segudang jabatan dan 
pengalaman. Lihat saja curriculum vitaenya. 
Saya berdecah kagum luar biasa. agaknya inlah helat yang besar di Unand.

Fasli dari mahasiswanya sudah nampak bibit ke pemimpnannya. Ayahnya yang ulama 
dan ibunya yang guru , menghantarkannya pada orang terdidik. Sewaktu mahasiswa 
pun dia sudah mengajar teman-temannya, dia selalu menekan “kuasailah bahasa 
Inggeris dengan bahasa itu kita melangkah maju dan dan bisa menggapai cita”.

Begitutun ketika dia jadi aktivis mahasiswa sebagai ketua senat Fasli banyak 
membawa pembaruan dan kemajuan.
Dia tak mau menunda-nunda pekejaan Inilah yang sampai saat ini masih 
dkerjakannya. sampai sekarang. Ketika beberapa mingu yang lalu saya ke Dikti 
semua karyawan sdh pulang namun “Fasli tetap tekun berkerja sampai larut malam 
dan pagi sudah kembali lagi kesini” kata satpam yang setia menemaninya.

Perpadaun ayahnya yang ulama dan ibunya yang guru maka dalam jiwanya ada 
ustadz. Dia pandai dan mudah memberi ceramah agama begitupun ceramah yang lain. 
Enak didengar dan perlu dan bagaikan seorang guru dia menerangkan sesuatu 
dengan jelas. 

Seperti hari ini Dia dengan enak menerangkan efek dari kekurangan Gizi pada 
bayi sejak dari kandungan sampai usia 2 tahun, Inilah periode emas, kesempatan 
yang terbaik memberikan gizi pada ibu hamil. Dengan gizi yang baik dan protein 
yang tinggi akan membentuk sel-sel otak. “Sel otak yang punya denrit , axon dan 
myelin itu akan berkembang baik bila di beri asupan gizi yang baik”. Jelas 
Fasli 
Memang jangan biarkan kan periode yang di sebut sebagai “peride tahun emas” 
berlalu dari seorang bayi yaitu ;hari-hari pertama dalam kandungan sampai 2 
tahun umurnya

Allah berpesan akan pendidkan dalam rahim dan menyusui anak sampai bayi itu 
berusia 2 tahun


Ibunya Fasli adalah guru kecil brcitacita agar Fasli jadi Guru besar. Hari ini 
cita-itu jadi kenyataan dan Faslipun jadi Guru besar

Guru besar yang mengharumkan kampus kami yang mengharumkan civitas akademika 
dan yang mengharaumkan Fakultas Kedoketran

Baru kali inilah pengukuhan Guru Besar yang sehebat ini saya lihat sahabat saya 
prof ichramsyah dan istrinya Wispun hadir semua tekun mendengarkan pidato 
pengukuhan

Semua gembira, semua bangga semua tersenyum. Hari ini banyak senyum di uber 
untuk keberhasilan Fasli Jalal, banyak harapan di tompangkan.

Dalam hati saya berbisik pada Fasli sewaktu mendengar dia berpidato. “Fasli 
jadilah yang lebih baik lagi yang lebih tinggi. Hari ini engkau jadi Guru 
Besar. Buatlah guru-guru lain juga ikut tersenyum. Banyak guru-guru 
mengharapkan agar satu saat engkau jadi pemimpin mereka misalnya jadi mentri 
atau yang sejenisnya.

Saya tahu Fasli itu Pemikirannya jernih. Tuturnya santun. Bagi yang 
mengenalnya, ia bukan sekadar Guru Besar (mahaguru), tapi dia adalah teman 
akrab yang bisa mencarikan jalan keluar saat kita kesulitan. Ada-ada saja jalan 
yang tampak baginya, sejak mahasiswa dulu selalu begitu.

Terbersit keinginan dalam hati saya agar bangsa ini tersenyum. Kuncinya, pesan 
Guru saya; adalah “guru”. Guru yang tersenyum akan menjadi guru yang kreatif 
dalam mengajar. Guru yang kreatif mengajar adalah guru yang mampu membuat 
siswanya antusias belajar. Maka, bila guru mampu tersenyum di kelas, ia akan 
mampu membuat seluruh kelas tersenyum. Bila siswa tersenyum, maka kita pun 
tersenyum.
Di lingkungan kita, sudah agak lama para guru sulit tersenyum. Tak banyak 
stimulan yang dapat membuat guru tersenyum. Guru terhimpit oleh berbagai hal. 
Oleh iklim materialistik masyarakat, oleh sistem mekanistis birokrasi 
pendidikan, juga oleh rendahnya penghargaan kita pada profesi pendidik. Namun, 
syukurlah, belakangan iklim yang melingkupi guru membaik. Apresiasi terhadap 
profesi guru semakin terlihat. Akreditasi guru beserta sistem imbalannya adalah 
salah satu langkah apresiasi itu. Langkah demikian tentu mempermudah guru 
tersenyum.
Masa depan bangsa kita ditentukan oleh banyaknya senyum siswa. Senyum siswa 70 
persen ditentukan oleh senyum guru. Yakni, guru yang tersenyum lantaran mampu 
beraktualisasi optimal buat menggali dan menumbuhkan potensi anak-anak 
didiknya. Senyum-senyum itulah yang menentukan seberapa tinggi kemanusiaan atau 
seberapa beradab bangsa kita mendatang. Dan kita pasti tidak ingin menjadi 
bangsa perkasa yang hanya bisa menyeringai, namun tak bisa tersenyum
Untuk itu saya teringat akan sebuah Firman suci Nya dalam Al Qur'an 
Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberi kabar gembira 
dan memberi peringatan. Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka 
tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. 
(QS. 6:48)

Kampus Unand limau Manis 25 April 2009
Powered by Telkomsel BlackBerry®-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke