Assalamualikum ww,
Eceng Gondok ........teringat saya pada Ibu Dr. Hasiana Kramadibrata dan Dr..
Oey Biaw Lan (almarhum keduanya) , dosen saya ketika belajar di di Jurusan
Biologi Institut Teknologi Bandung yang mengajarkan matakuliah Ekologi Perairan
Tawar dan Limnology. Katanya : Eceng Gondok, merupakan salah satu gulma air
(weed) yang masuk ke indonesia pertama sekali melalui Kebun Raya Bogor,
dipelihara di kolam kebun raya karena bunganya berwarna violet yang indah dan
rancak, tapi secara sengaja atau tidak sengaja terpindahkan ke badan perairan
lain seperti sawah, kolam, bahkan danau.
Rekan-rekan yang bergerak dalam bidang Biologi Konservasi mengatakan bahwa
tumbuhan ini tergolong ke dalam kelompok IAS ("Invasive Allien Species"), jenis
asing (berasal dari Amerika Selatan,sungai Amazon) yang berkembang dengan cepat
apabila masuk ke dalam badan perairan sering menimbulkan persoalan, karena
kemampuannya yang cepat berkembang biak dan dapat menyebabkan kerugian seperti
berikut:Meningkatnya proses "Evapotranspirasi" (penguapan dan hilangnya air
melalui daun-daun tanaman), karena daun-daunnya yang lebar dan serta
pertumbuhannya yang cepat.Menurunnya jumlah cahaya yang masuk kedalam perairan
sehingga menyebabkan menurunnya tingkat kelarutan Oksigen terlarut dalam air
(DO: Dissolved Oxygens).Tumbuhan eceng gondok yang sudah mati akan turun ke
dasar perairan sehingga mempercepat terjadinya proses pendangkalan.Mengganggu
lalu lintas (transportasi) air, khususnya bagi
masyarakat yang kehidupannya masih tergantung dari sungai seperti di
pedalaman Kalimantan dan beberapa daerah lainnya.Meningkatnya habitat bagi
vektor penyakit pada manusia.Menurunkan nilai estetika lingkungan perairan
Dalam banyak kasus salah satu penyebab terjadinya "Eutrofikasi" pada
danau-danau di Indonesia adalah oleh eceng gondok dan teman-temannya seperti
"kiambang" Salvinia spp, Azolla, Typa spp dan lain-lain yang menyebabkan badan
perairan tersebut terganggu fungsinya misalnya terjadi pendangkalan, dengan
cara membentuk pulau-pulau terapung dan lama kelamaan melalui proses "Suksesi
Ekologi Hidrak", danau tersebut dapat berkurang luas permukaan, bahkan dapat
menjadi daratan (seperti Limboto Gorontalo, Laut Tawar di Takengon, di Koto
Baru Sumbar atau mungkin danau lain).
Bagi danau yang diperuntukan sebagai pembangkit tenang listrik, Eceng Gondok
merupakan musuh utama karena bahan organik yang berupa sedimen yang
dihasilkannya dapat masuk ke saluran turbin.
Meskipun E.gondok mempunyai banyak kerugian bagi manusia dan lingkungan beliau
juga telah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, misalnya dalam pengelolaan
limbah yang mengandung logam berat ("waste water treatment"), pembuatan biogas,
kerajinan tangan, media pertumbuhan jamur merang dan lain-lain.
Sekian sedikit tambahan,
wassalam,
Ramadhanil Pitopang
Palu-Indonesia
--- Pada Sab, 9/1/10, [email protected] <[email protected]> menulis:
Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Enceng Gondok
Kepada: "Sma" <[email protected]>, "Rantau" <[email protected]>
Tanggal: Sabtu, 9 Januari, 2010, 3:55 PM
Enceng Gondok
Oleh K Suheimi
Dihalaman depan Rumah dr syamsulbahri SpOG ada kolam berisi ikan-ikan cantik.
Dipermukaan kolam iitu tumbuh Enceng Gondok. Saya suka melihat Enceng Gondok
Batangnya seperti balon yang ditiup bulat seperti Gondok. Daunnya hijau bulat
bagaikan keladi. Bunganya ungu lembayung dg akar serabut yang rimbun.
Saya minta beberapa rumpun. Neneng istri dr syamsul memetik beberapa rumpun
Enceng gondok or Water hyacinth (Eichhornia crassipes) memasukkan kekantong
asoy sebagai hadiah.
Enceng Gondok itu saya simpan di kolam pemijahan anak-anak ikan. ikan Koi,ikan
Koki serta ikan Mas senang memancarkan telurnya pada akar serabut Enceng Gondok
nan rimbun itu
Di akarnya yang rimbun itu pulalah bayi-bayi ikan yang baru lahir suka
berlindung dan bernaung. Dibawah dedaunan Enceng Gondok yang lebar ikan-ikan
halus itu berteduh dan berlindung dari tetesan hujan dan sengatan matahari.
Ternyata Enceng Gondok mereplikasi dirinya dengan sangat cepat. Dalam beberapa
hari kolam itu penuh dengan Enceng Gondok. Saya pindahkan Enceng Gondok itu
kekolam sebelahnya dan sebelahnya lagi, kolam itupun penuh
Bila kolam penuh oleh Enceng Gondok, akan menghalangi tembusnya Matahari,
sehingga airnya kekurangan sumber kehidupan oksigennyapun menurun hingga ikan
bisa mati.
Maka dalam setiap kolam hanya saya izinkan Enceng Gondok itu tumbuh 50 o/o saja
, selebihnya saya buang ke dalam tong sampah.
Ketika membawa ke tong sampah sebagian Enceng Gondok itu tercecer dekat kandang
itik, lalu itik-itik berebutan memakan daun Enceng Gondok
Saya khawatir, takut kalau--kalau Enceng Gondok mengandng racun, tentu itik
saya sakit atau mati
Dalam hati saya berkata itik itu tentu punya instink kepada apa yang
dimakannya. Setelah saya amati aman-aman saja.
Bahkan biasanya sering ada itik yang lumpuh kerna kekurangan mineral dan
kalsium, tapi sesudah makan Enceng Gondok, tak ada lagi kami menemukan itik
yang lumpuh
Telurnya semakin banyak dan besar, serta kuning telurnya lebih lebar kalau
dimakan ya semakin lezat dan gurih
Tak ada lagi Enceng Gondok yang kami buang, semuanya dijadikan untuk makanan
itik. Setiap pagi telur itik yang dipilih semakain besar dan semakin banyak
serta kulitnya lebih tebal
Saya teringat ketika kecil dulu, ibu menyuruuh kami berdua saya dan adik saya K
Sulastri memilih daun-daun lobak yang sudah tercampak
Setiap jam 5 sore di pasar bawah B Tinggi, ketika pasar sayur mulai tutup,
banyak daun lobak yang akan dibuang ke Tong sampah kami kumpulkan. Sulastri
cepat memilih kelopak-kelopak lpobak ini dan saya menampungnya dalam kambut.
Hasil pencarian sore itu kami bawa untuk makanan itik, tak lupa singgah di
rumah makan, kalau-kalau ada sisa makanan yang bisa jadi makanan itik kami.
Hari ini sayur lobak diganti dg. Enceng Gondok yang lebih segar dan bermanfaat'
Saya berterima kasiih pada dr syamsul dan istrinya Neneng, sejak Enceng Gondok
itu, tumbuh dikolam-kolam dipekaranagn Rs PMC. Pemandangan semakin cantik dg
dominan warna Hijau dan bunga lembayung.
Air kolam tampak lebih jernih dan bening. Ikan-ikan tiap sebentar kawin dan
memijah, serta angka kematian bayi-bayinya menurun kerna berlindung dan
berteduh diibawah Enceng Gondok ini.
Itik-itik pun dapat rahmat dapat cellulose serat dan sayur yang menyehatkannya
terhindar dari kelumpuhan serta telurnya lebih kuat, kokoh dan besar
Sebahagian orang menganggap Enceng Gondok itu hama dan harus dimusnahkan
Sebahagian orang justru memelihara Enceng Gondok ini karena manfaatnya sangat
banyak
Ada yang memintal seratnya dijadikan kerajinan tangan, ada juga yg mengolahnya
jadi perabot, kursi meja dan tempat tidur
Tinggal kita memilih.
Sebagai orang bersyukur, kita di seru bagaimana memanfaatkan pemberian Allah
ini menjadi barang yang lebih berguna
Terima kasih ya Allah, telah Engkau Anugrahkan kami Enceng Gondok.banyak fungsi
ganda yang kami petik dari Enceng Gondok ini
Maka dalam setiap kejadian tak ada yang sia-sia dalam setiap ciptaan Nya
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al_Qur'an surat
Al_Baqarah ayat 26
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang
lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa
perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan:
'Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?'. Dengan perumpamaan itu
banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak
orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali
orang-orang yang fasik,
Rs PMC 9 Januari 2009
Powered by Telkomsel BlackBerry®--
..
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis.
Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe