Masakan & kata-kata
Oleh K Suheimi
Tersentuh saya membaca kiriman Yanti
Suatu artikel dg judul yang sangat menggelitik tapi punya makana yang dalam
Ingin saya sampaikan juga pada pembaca saya, selamat menikmati
Pada suatu hari seorang pemuda datang kepada seorang bijak, si pemuda tampak
begitu kesepian dan tertekan . Ia mengeluh bahwa dia tidak punya seorang
temanpun apalagi sahabat, dan di lingkungan tempat tinggalnya, ia juga kurang
disukai bahkan ketika bencana menimpa dirinya tak seorangpun yang berempati
padanya.
”wahai orang yang bijak, tolonglah saya. Mengapa saya diperlakukan seperti ini
oleh orang-orang di sekeliling saya?, padahal saya selalu membantu mereka
dengan kekayaan yang saya punya . Tapi lihat/ ketika saya mendapat bencana, tak
seorangpun yang tulus membantu saya .”
Keluh si pemuda kepada orang bijak itu.
Rupanya, orang bijak itu telah cukup mengenal pemuda yang datang padanya .
Pemuda itu memang kurang disukai, karena terkenal dengan kesombongannya dan
tutur katanya yang kasar.
Sambil tersenyum penuh makna, orang bijak itu mengajak si pemuda untuk makan
siang di rumahnya . Meski penuh dengan tanda tanya, si pemuda pun mengikuti
permintaan sang bijak .
Tak lama kemudakan, Orang bijak itu mengeluarkan dua jenis makanan, yang akan
mereka santap bersama .
”nah ... anak muda, coba kau cicipi makanan ini, bagaimana rasanya??, pinta
orang bijak itu
pemuda itupun mencicipi makanan yang pertama,
”hmm... rasanya nikmat sekali ...., manis ... gurih ... pokoknya enak deh,
terbuat dari apa masakan ini??
”masakan itu terbuat dari daging rusa” jawab orang bijak singkat
”oooh pantas..../ sambung si pemuda
Nah, sekarang coba kau cicipi makanan yang satunya lagi, kali ini si orang
bijak menyodorkan makanan yang kedua
”hufff...., apa ini,,,,/ sangat tidak enak.... cuiiiihh/ makanan apa ini???,
secara spontan si pemuda membuang makanan yang baru dicicipinya ke lantai
”makanan ini juga terbuat dari daging rusa seperti makanan sebelumnya”, jawab
orang bijak.
”tapi ... mengapa rasanya sangat berbeda ??, si pemudapun kembali bertanya
Nah... itulah masalah mu saat ini, jika lidah yang kau miliki tidak diolah
dengan baik, dalam mengucapkan kata-kata, maka hasilnya pun tidak akan baik. Ia
akan dapat melukai orang lain, dan seperti sebuah makanan yang tidak enak, kau
akan dijauhi atau bahkan di buang. Tapi sebaliknya, jika kau dapat
menggunakannya dan mengolahnya dengan baik, maka kau akan disenangi
orang-orang, dan tidak akan ada orang yang membencimu, orang-orang akan
menyukaimu seperti masakan yang enak ini./
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al Qur'an
Dan mereka menetapkan bagi Allah apa yang mereka sendiri membencinya, dan lidah
mereka mengucapkan kedistaan, yaitu bahwa sesungguhnya merekalah yang akan
mendapat kebaikan. Tiadalah diragukan bahwa nerakalah bagi mereka, dan
sesungguhnya mereka segera dimasukkan (kedalamnya). (QS. 16:62)
Pekanbaru 12 Januari 2009
"Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!
http://id.mail.yahoo.com"--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe