Bapak Abraham Ilyas Yth. Lah samalman ambo inok-inoki alun juo basuo apo relevansinya tulisan Apak jo subject nan tatulih di ateh. Mungkin dijalehkan sangenek. Mohon maaf sabalunnyo.
Salam, ZulTan L, 49+, Bogor Pada Sel, 12 Jan 2010 08:21 EST Abraham Ilyas menulis: >Rky. Rina di Batam. > >Ambo kutipkan sebagian pantun *tahu di nan Empat*, nan mungkin dapat >membantu memahami pandapek Rky. > >*Sayangnyo pelaku nan ciluah mode tu adolah si padang >* > >*Ado 10 urang nan pernah karajo manolongan kami babisnis ketek-ketek disiko. >* > >*6 urangnyo indak jujur, paliang ringan pamaleh jo pangutil dan nan paliang >parahnyo adolah mambaok kabur modal plus kendaraan plus maninggakan >nota-nota sagadang ampok di toke-toke pemasok barang nan alah sangaik picayo >jo kami.* > >***Kalau diri punya sepuluh teman* > >*Enam orang memendam iri >* > >* Kerja dan sifat laksana kuman >Awak susah, dia menari* > >* * > >*Yang tiga tergantung kondisi >Waktu kaya mereka mendekat >Ketika miskin semua pergi >Sifat mereka cari selamat > >* > >* * >*Hanya satu kawan sejati >Susah senang dia setia >Tidak berpikir untung-rugi >Curahan hati, penyimpan rahasia > >* *Nan empat tujuan perkawinan manusia * > >* 1. Memenuhi kebutuhan biologis >2. Menjaga kelestarian manusia >3. Investasi sumber daya manusia >4. Membentuk keluarga, sebagai landasan masyarakat yang lebih besar* > > Quran Surat 24:32: "Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara >kamu 65 ….. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan >karuniaNya. >Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) lagi Maha Mengetahui". >Pada makhluk yang lebih rendah derajatnya dari manusia, seperti binatang, >kawin merupakan penyaluran nafsu seks untuk memenuhi kebutuhan biologis. >Akibat penyaluran nafsu seks ini, maka lahirlah anak, sehingga jenis >binatang tersebut tetap terjaga kelestariannya. >Apabila tujuan perkawinan seseorang hanya untuk dua tujuan di atas, maka >derajatnya tak lebih dari derajat binatang. >Oleh sebab itu, tujuan perkawinan manusia ditambah dua lagi, yaitu investasi >sumberdaya manusia sehingga kelak anak yang lahir harus terjaga kualitas dan >kuantitasnya. >Selanjutnya anak-anak yang berkualitas akan membentuk keluarga dan bangsa >yang berkualitas pula; atau sebaliknya orang tua/pasangan yang berkualitas >akan melahirkan sumber daya yang handal, jauh dari kemiskinan (iman, >informasi dan harta). >Untuk lengkapnya pantun ini bisa dilihat di : > >http://www.nanampek.nagari.or.id/c15.html > >Salam > >Abraham Ilyas 64 th >webmaster/admin www.nagari.org Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com
-- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
