Rina dan Adi Dunsanak Palanta RN

Makasih Rin..atas kiriman Link fotonya

Masakan ini tak pelak lagi sebuah pusaka kuliner ranah minang kita dengan 
pemilihan bumbu yang berasal dan tumbuh di tanah bundo kanduang yang subur, 
sedrhana nggak ribet segar serta mengundang selera makan (salero patah bisa 
dipicunyo aia salero) dengan kuahnya yang panas pedas yang "ngangeni"

Melihat fotonya saja telah membidik pusat kesadaran rasa saya, ubun2 dan kulit 
kepala serta tengkuk seperti disentrum arus listrik tegangan rendah, 
jakun-jakun dan lidah menahan rasa

Jaman boleh berubah dengan segala kemodernan teknologinya, alat2 elektronik 
dengan segala kecanggihannya dari tahun ketahun bahkan hitungan bulanan boleh 
dikatakan telah kuno (out of date) tapi tidak akan sebuah selera pusaka tidak 
ada kata kuno

Jika anda pengamat kuliner coba baca harian terkemuka yang berpengaruh di 
republik ini setiap akhir pekannya mereka selalu menampilkan sebuah cita rasa 
nusantara dengan tradisi yang panjang dengan sentuhan manual, bukan foto2 
mentereng resto bumbu2 praktis dan serba instan tapi foto2 dapur dan tungku 
trasidional berbahan bakar kayu api yang suran ditampilkan tapi disinilah 
selera tradisi itu bermula dengan cita rasanya yang khas dan alami

Rina, jagalah terus dan promosikanlah terus seni kuliner ranah minang yang khas 
dan mempunyai sejarah yang panjang ini

Nanti saya akan coba tulis apa dan bagaimana Ayam Lado Patah Ijau ini 
berdasarkan tlsan Rina dan fotonya bukan mealih bahasakan bumbu dan resep rina 
tersebut tapi saya coba apresiasi dan ulas dari sisi lain tentang sebuah 
tradisi memasak ninik2 kita dan itu "alam takambang jadi guru" juga yang 
mengajarkan mereka menjadi ahli dalam memasak dengan cita rasa berselera 
didapat dari bumbu2 yang tumbuh di alam ranah minang yang indah dan subur mulai 
dari lereng gunung merapi dan singgalang sampai pesisir pantai

Terakhir

"Selera memang tidak akan pernah bohong"

Sama dengan

Anda tidak akan bisa membohongi dan menipu perut lapar

Kalau ada berbicara Revolusi di suatu negara, salah satunya di picu dari " 
"perut yang lapar"

Ada yang bilang

"Bukan kematian yang aku takutkan tapi kelaparan"

Berbahaya memang kata2 ini, hati2 hai para elit, penguasa dan pemimpin bangsa 
ini..denyutkan sektor rill di tingkat masyarakat banyak terutama petani dan 
nelayan kecil, 

Wass-Jepe
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "rinapermadi" <[email protected]>
Date: Thu, 14 Jan 2010 08:42:30 
To: <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] FW: Manujuah bulan jo 'AYAM PATAH LADO MUDO'

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke