Aha..betul sekalilah rasanya Ota Ota Tanggung kanda Zul

Tikus ini mati satu tumbuh seribu juga nampaknya, makannya apa saja, sabun yang 
licin saja tergeletak di dapur dimakannya juga, kertas diatas meja selesai juga 
sama dia, apalagi terpico kita lupa menutup beras selesai sama dia pesta pora 
semalam suntuk

Iba juga kita melihat nasib kucing sekarang Da Riri suka di buang orang, ada 
aku lihat dimasukannya kedalam goni pergi kerja lalu dilepasnya agak-agak jauh 
dari rumahnya biar kucing ini tidak balik lagi kerumah

Biasanya ditinggalkan saja di tempat orang buang sampah

Ke Rumah Sakit..saya tidak pernah melihat orang buang kucing kesana, memang 
banyak benar kucing di RS mereka beranak pinak disana karena makanan banyak 
bersisa, orang sakitkan patah seleranya, gulai pangek masin maco haji yang 
lamak benar kita bawa tidak disentuhnya sama yang sakit ini

Pahit betul selera orang sakit ini, akhirnya basi saja terletak di atas meja RS 
dibuang keluar jendela selesailah sama kucing makan enak, atau kucing tahu saja 
dia jam berkunjung pasien masuk dia kekamar mencari makanan yang enak2 dibawa 
orang tapi tidak dimakan oleh orang yang sakit karena itu tadi seleranya patah 
dan air liurnya pahit saja :)

Senang betulah rasanya menjadi kucing di eropa sana seperti cerita sanak 
suryadi, kalau hilang lansung masuk koran pakai foto lagi, 

Tapi sanak Suryadi kalau kita penganggur jaya tinggal dirumah mertua, ketika 
kita makan lewat kucing mertua lansung saja menyindir, diambilnya tangkai sapu 
dilakaknya kucing dekat kaki minantu yang sedang makan tadi

Cek cek hus..hus...kedalam rumah saja pandainya kucing ini cari makan..keluar 
kesana cari makan kata mertua didepan minantu

Ahaa..si minantu nasi yang dia makan dengan sambal lada tanak goreng tandeman 
terasa sekam dikerongkongannya, the goyang panas kasih gula selayang terasa 
garam dia minum :))

Sudahlah dulu ya saya bercerita tikus dan kucing jadi ingat saya lagu iwan fals 
jaman dulu

Tikus yang teramat pintar atau kucing yang kurang ditatar..

Wass-Jepe


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: zul tan <[email protected]>
Date: Fri, 15 Jan 2010 04:17:43 
To: <[email protected]>
Subject: Bls: [...@ntau-net] OOT: Tikus Dikejar Kucing, Tikus + Kucing dikejar  
        RS  Pekanbaru

Tambahan OOT (Ota-ota Tangguang)

Ado nan aneh...
Mancik babunuahi
Kucing paliang bacampak an
tapi populasi mancik 
tetap labiah banyak dari kuciang

ZulTan
L, 49+, Bogor


Pada Jum, 15 Jan 2010 05:08 EST Lies Suryadi menulis:

>Beda e saketek jo negeri maju: kalau kuciang ilang, urang punyo e lansuang 
>mamasang pengumuman di toko2 atau halte bus: "Telah hilang kucing siam, 
>jk: batino, namo Lenny, umua 3 tahun, meninggakan rumah tgl ..kapatang, sia 
>nan manampak tolong hubungi tel 064........ [sakalian di karateh pengumuman u 
>ado gambar kuciang tu]. Met vriendelijke groet,  Mevrouw Lenggogeni.
> 
>Di awak kuciang bacampak'an. Antahlah...dek korupsi banyak...jo kuciang2 
>tarasai-rasai.
> 
>syd
>
>--- Pada Jum, 15/1/10, Riri Mairizal Chaidir <[email protected]> 
>menulis:
>
>
>Dari: Riri Mairizal Chaidir <[email protected]>
>Judul: [...@ntau-net] OOT: Tikus Dikejar Kucing, Tikus + Kucing dikejar RS 
>Pekanbaru
>Kepada: [email protected]
>Tanggal: Jumat, 15 Januari, 2010, 4:32 PM
>
>
>
>
>
>
>
>
>Dunsanak Sadonyo,
> 
>Iko OOT – just skip it kalau ndak berkenan.
> 
>Kalau di awak ado carito Rapek Mancik, sebagai usaha Mancik untuak mengatasai 
>Kuciang
> 
>Tapi mungkin ndak lamo lai, di Pekanbaru akan ado Joint Meeting antaro Mancik 
>dan Kuciang untuak mengatasi Manusia ….
> 
> 
>Riri
>Bekasi, l, 47
> 
> 
> 
> 
>Jumat, 15/01/2010 16:01 WIB
>RSUD Pekanbaru Jadi Ajang Buang Kucing 
>Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
>Pekanbaru - Kucing liar terlihat banyak berkeliaran di halaman atau sekitar 
>RSUD Pekanbaru, Riau. Padahal keberadaan kucing-kucing yang tidak terurus itu 
>bisa mengganggu kesehatan para pasien.
>
>"Sekarang ini rumah sakit dijadikan tempat pembuangan kucing oleh warga. Ya 
>mungkin ada anggapan kalau makanan kucing banyak di rumah sakit. Padahal 
>kucing ini juga berbahaya buat kesehatan terutama lagi bila kucing  memakan 
>sisa makanan. Kucing di rumah sakit ini jelas tidak terurus dan rawan 
>menularkan penyakit pada pasien atau pengunjung," kata Humas RSUD Pekanbaru, 
>Zainal Arifin pada wartawan, Jumat (15/01/2010) di Pekanbaru.
>
>Banyaknya kucing-kucing yang berselewaran di rumah sakit, membuat pihak rumah 
>sakit harus mengontrak cleaning  service khusus untuk merazia si manis. 
>Hitungan dua hari ini saja, pihak RSUD telah berhasil menangkap 223 ekor 
>kucing.
>
>
>
>
>      Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk 
> Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka 
> browser. Dapatkan IE8 di sini! 
>http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer


      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke